Bahaya Serangan Jamur Kayu Pada Bangunan

Pelapukan kayu oleh jamur pelapuk menimbulkan kerugian ekonomi serta dampak negatif lainnya, sehingga perlu difahami dan dikendalikan dengan baik. Sehingga pengolahan dan pemanfaatan bahan kayu dapat berlangsung secara optimum dan lestari. Pengendalian serangan jamur pada kayu banyak bergantung pada pestisida sebagaimana pengendalian rayap.

Selain menggunakan obat anti jamur juga harus menggunakan cara pengendalian pelapukan kayu kusen pintu dengan pencegahan, yaitu dengan mengontrol sumber kelembaban atau air, membatasi hubungan kayu dengan tanah, serta mengganti kayu yang lapuk dengan kayu yang diawetkan. Apabila tidak menggunakan pengawet kayu yang bagus, apa saja dampak serangan jamur pada kayu? Simak lebih lanjut di bawah ini.

Serangan jamur pelapuk kayu menyebabkan perubahan sifat fisik kayu secara nyata. Artinya serangan jamur sangat merugikan baik kayu dalam bentuk apapun, baik gelondongan atau baru tebang, kayu kering, bahkan yang sudah menjadi mebel ataupun bangunan. Tingkat perubahan ini tergantung pada intensitas serangan jamur pada kayu. Di antara perubahan sifat fisik pada kayu lapuk adalah:

  1. Penurunan berat kayu karena hilangnya beberapa komponen kimia kayu.
  2. Warna kayu menjadi lebih gelap / kecoklatan setelah diserang JPC dan JPL, sedangkan yang diserang jamur perusak kayu menjadi lebih putih.
  3. Kayu berbau yang menusuk hidung.
  4. Kerapatan kayu lapuk menurun drastis.
  5. Kayu lapuk lebih mudah retak ketika dikeringkan.
  6. Kadar air kayu lapuk mengalami peningkatan.
  7. Nilai kalori kayu lapuk mengalami penurunan.
  8. Sifat mekanis kayu turun drastis setelah pelapukan, terutama keteguhan pukul.
  9. Selain itu, keteguhan lengkung, keteguhan tekan, kekerasan, dan elastisitasnya mengalami Penurunan.

Dari dampak yang telah didaftar di atas, dibutuhkan cara pengendalian yang efektif sehingga kerugian ekonomis yang tinggi bisa diatasi dengan tepat. Dalam skala kecil misalkan perumahan, memang masyrakat kurang terlalu sadar akan serangan jamur ini dan cara penanganannya, akan tetapi jika dijumlah kerugian serangan jamur pada keseluruhan bangunan akan mencapai angka yang mengejutkan. Apalagi dalam skala industri kayu ataupun mebel yang mempunyai stok kayu banyak, dan kondisi gudang yang tidak terkontrol. Industri perkayuan maupun rumah tangga, butuh strategi pencegahan ataupun pengendalian dampak serangan jamur kayu.

Strategi Pengendalian Pelapukan Kayu oleh Jamur

Dalam upaya mengendalikan serangan jamur pelapuk kayu, langkah-langkah pencegahan (preventive) adalah lebih baik dan lebih diutamakan daripada langkah-langkah penanggulangan (remedial). Secara umum pengendalian serangan jamur bisa dengan memperhatikan, menghilangkan faktor-faktor penting atau kondisi yang disukai jamur sehingga jamur kayu tumbuh pada permukaan atau dalam kayu.

Misalnya kayu akan aman dari serangan jamur bila disimpan pada suhu kurang dari 15⁰C atau lebih dari 38⁰C. Atau dengan membuat kadar air kayu kurang dari 19 %. Cara memutus jalur oksigen bagi jamur bisa dilakukan dengan membuat kayu jenuh air atau dengan merendamnya dalam air. Sumber makanannya juga bisa diolah lagi sehingga tidak disukai atau bahkan mematikan jamur dengan perlakuan modifikasi kayu atau dengan pengawetan kayu. Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah jamur pelapuk kayu pada kayu atau bangunan kayu:

Langkah-langkah Pencegahan (Preventive)

Kelembaban merupakan hal penting bagi pertumbuhan jamur dan yang paling mudah mengendalikannya. Jika digunakan bahan kering dalam suatu bangunan serta pelembaban kayu dapat dicegah, maka pelapukan dapat dihindari. Kelembaban dalam bangunan atau pada komponen bangunan seperti tiang, dinding atau kusen sering disebabkan oleh kurang pertimbangan kelembaban ketika perancangan konstruksinya, lalai pemeliharaan, pengerjaan konstruksi yang kurang baik, atau perpaduan dari faktor-faktor tersebut.

Jika bangunan dirancang dan dibangun dengan baik, pemeliharaan yang diperlukan mungkin kecil. Tapi bila terdapat kebocoran kecil pada atap yang tidak terdeteksi akan menimbulkan pelembaban dan kemudian pelapukan. Oleh karena itu pemeriksaan reguler dan prosedur pemeliharaan adalah penting. Bila kondisi basah pada gudang maupun bangunan tidak bisa dihindari atau kayu harus ditempatkan pada tempat yang basah, pengawetan kayu diperlukan untuk mencegah pelapukan.

Pertama, Tindakan Pencegahan Dalam Proses Pembangunan

  1. Penyimpanan log bahan penghara industri untuk waktu lama lebih baik direndam air; sedangkan penyimpanan bahan kayu untuk keperluan tertentu (seperti untuk penelitian) bisa juga dalam suhu sangat rendah (dalam freezer). Dalam kondisi demikian jamur tidak dapat merusak kayu.
  2. Membuat rancangan struktur yang baik dan sehat dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang optimal.
  3. Membangun struktur bangunan yang baik.
  4. Menggunakan kayu yang awet secara alami adalah lebih ramah lingkungan tapi ketersediaannya semakin jarang dan harganya relatif mahal.
  5. Komponen bangunan dari kayu sebaiknya terlindung dari air hujan.
  6. Komponen bangunan berbahan kayu jangan bersentuhan langsung dengan tanah.
  7. Sistem penyaluran air hujan dan air dari dalam bangunan harus baik, dengan memperhatikan bagian-bagian bertingkat, atap, talang, pipa-pipa saluran, saluran air dari air conditioner (AC), dsb.
  8. Menggunakan kayu bahan konstruksi yang sudah dikeringkan sehingga dicapai kadar air kayu kurang dari 19 %; proses pengeringan kayu sebaiknya dengan suhu lebih dari 35 oC.
  9. Kayu yang digunakan pada tempat lembab atau basah harus diawetkan dengan pengawet kimia (fungisida) yang aman bagi manusia.
  10. Pengaturan suhu dan kelembaban ruangan dengan AC dapat mencegah pertumbuhan jamur dalam ruangan tersebut.

Kedua, Pemeliharan Bangunan

Dalam melakukan pencegahan serangan jamur kayu juga dapat diselingkan pada saat Anda memilihara bangunan rumah atau gudang. Berikut ini rekomendasi tindakan apa saja yang harus dilakukan:

  1. Melakukan pemerikasan dan pemeliharaan bangunan secara berkala.
  2. Mendeteksi sumber kelembaban (seperti kebocoran pipa dan atap) serta memperbaikinya.
  3. Menghilangkan dengan segera komponen kayu lapuk yang merupakan sumber infeksi jamur.
  4. Mengganti kayu lapuk dengan kayu baru dan kering atau yang telah diawetkan.
  5. Menjaga kayu tetap bersih.

Ketiga, Pengawetan Kayu Bahan Konstruksi

Pengawetan kayu dengan bahan kimia adalah cara efektif mencegah pelapukan, terutama dengan metoda tekanan bahan pengawet kayu anti jamur, seperti BioCide Fungicide. Bahan lain sudah tidak beredar lagi karena sangat berbahaya bagi manusia dan bersifat karsinogenik. Bahan pengawet untuk mengantisipasi jamur biasanya yang berbasis borat.

Bahan kimia yang digunakan untuk melindungi kayu dari serangan mikroorganisme yang dikenal juga sebagai preservative (bahan pengawet). Persyaratan bahan pengawet kayu menurut Panitia American Wood-Preservers Association, antara lain adalah:

  1. Bahan pengawet harus beracun bagi organisma perusak kayu.
  2. Kemampuan bahan pengawet harus didukung hasil uji lapangan.
  3. Sifat fisika dan kimia bahan pengawet harus stabil pada kondisi penggunaannya.
  4. Bahan pengawet tidak mengganggu proses pengolahan dan penggunaan kayu.
  5. Bahan pengawet mendapat pengawasan yang baik di laboratorium maupun di pabrik.
  6. Bahan pengawet harus memenuhi peraturan-peraturan yang ada.
  7. Bahan pengawet digunakan secara komersial.

Selain itu, pestisida haruslah memenuhi persyaratan seperti efektif (memiliki daya bunuh hama yang tinggi), aman terhadap manusia (terutama operator), hewan ternak, selektif terhadap organisme sasaran, kurang persisten dalam lingkungan, tidak menyebabkan bioakumulasi dan biomagnifikasi. Ditambah lagi bahan pengawet haruslah ekonomis dan efisien. Memiliki spektrum luas (bisa untuk berbagai hama), cukup sepsifik, dan relatif tidak mahal. Sebagai rekomendasi, produk BioCide Fungicide yang telah disebutkan di atas memenuhi syarat tersebut dan dapat menjadi rekomendasi Anda.

Artikel "Uncategorized"

About Us

Antijamur.net merupakan akan obat anti jamur ramah lingkungan untuk merawat kayu baik kayu basah maupun kering atau sudah menjadi perabot. Produk Antijamur.net sangat efektif untuk merawat perabot/bangunan.

©2015 - 2019 AntiJamur.net - All Right Reserved.