Berkenalan dengan Jenis-jenis Ukiran Asli Indonesia

Selain kaya akan flora dan fauna, Indonesia juga begitu kaya akan keragaman budayanya. Terbentang dari Aceh sampai Papua, keragaman budaya itu salah satunya ditunjukkan dengan keragaman ukiran asli negara ini. Yuk, cari tahu lebih banyak mengenai jenis-jenis ukiran asli Indonesia!

Sekilas Mengenai Seni Ukir

Ukiran adalah suatu produk seni rupa 3 Dimensi (3D). Kesenian ini dilakukan dengan cara membuat suatu bentuk dipermukaan media dengan cara memotong atau memangkasnya. Biasanya, media yang digunakan adalah kayu. Sebagaimana lukisan, ukiran menampilkan suatu bentuk yang khas dan indah. Namun bentuk dan tampilan ukiran tersebut bisa diraba, sedangkan bentuk atau tampilan pada lukisan tidak bsiadiraba sama sekali.

Di berbagai penjuru dunia, mengukir merupakan teknik kerajinan yang sudah lama dikenal. Teknik ini juga sudah diterapkan sejak zaman dahulu kala. Beberapa peninggalan masyarakat zaman lampau membuktikan hal tersebut. Masyarakat nusantara pada masa lalu pun sudah jamak yang membuat hasil karya ukiran ini. Dan kali ini, antijamur.net akan menjelaskan beberapa contoh seni ukir khas negara kita. Yuk, simak langsung informasi menariknya di bawah ini.

Banyaknya Jenis-jenis Ukiran Asli Indonesia

  1. Seni Ukir Toraja. Suku Toraja mendiami bagian utara pulau Sulawesi. Suku ini mampu mempertahankan budayanya di tengah infiltrasi berbagai budaya lain yang masuk. Tak heran, kesenian suku Toraja juga sangat unik, tanpa pengaruh ukiran dari bangsa lain. Ciri ukiran Toraja adalah penggunaan warna merah serta hitam. Bentuk ukirannya dibuat dari kombinasi titik, tekstur, dan garis yang harmonis.
  2. Pulau Dewata Bali memiliki kesenian ukir tersendiri. Ukiran dari pulau indah tersebut biasanya memiliki bentuk angkup, daun, dan tanaman yang berbentuk cembung atau cekung. Selain itu ad juga sunggar di ujung ikal benangan pada daun.
  3. Jenis-jenis ukiran asli Indonesia selanjutnya adalah ukiran dari Yogyakarta. Ciri ukiran khas Yogyakarta adalah penggunaan bentuk cekung dan cembung. Selain itu, bentuk tanaman memiliki banyak sulur.
  4. Di pulau Jawa juga terdapat banyak ukiran yang khas. Selain ukiran Yogyakarta, terdapat juga ukiran Surakarta. Ukiran khas Surakarta memiliki kesan yang lembut dan mencerminkan nilai-nilai keharmonisan. Bentuk-bentuk ukiran yang biasanya muncul adalah tanaman pakis serta gambar pemandangan alam.
  5. Ukiran khas Papua. Pulau Papua terdiri dari sangat banyak suku. Misalnya saja suku Dani, Asmat, dan lainnya yang tak bisa disebutkan satu per satu. Karena begitu beragamnya masyarakat Papua, tak mengherankan berbagai produk kebudayaan lahir dari pulau tersebut. Salah satunya bisa dilihat dari ukirannya. Beberapa ukiran khas dari pulau ini dicirika dengan bentuk dan garis yang besar dan jelas. Ukir-ukiran tersebut sering diaplikasikan pada topeng serta peralatan rumah tangga.

Masih banyak lagi sebetulnya jenis-jenis ukiran asli Indonesia. Misalnya, seni ukir dari Sumatra, seni ukir dari NTT, NTB, masyarakat Banjar, Dayak, dan masih banyak lagi. Bagi kita sebagai anak negeri, kehadiran ukiran ini pun bisa memberikan keuntungan-keuntungan tersendiri.

Kekhasan ukiran tersebut bisa mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Jepara dan Bali sudah membuktikannya. Karena branding yang baik, ukiran Jepara dan Bali sudah dikenal ke berbagai penjuru dunia. Berbagai furniture Indonesia pun kerap menambahkan dekorasi ukiran Jepara atau Bali supaya laku.

Tentu saja ukiran dari suku yang lain memiliki potensi sama besarnya seperti ukiran Bali dan Jepara. Pemerintah hanya harus mendorong masyarakat agar bisa memanfaatkan budayanya sendiri.

Ukiran juga Bisa Rusak Gara-gara Jamur!

Keindahan ukiran yang bagus memang sangat menawan. Namun demikian, seperti produk yang memanfaatkan bahan organic lainnya, produk ukiran juga bisa mengalami kerusakan. Salah satunya disebabkan serangan jamur.

Seringkali, ketika produk ukiran diletakkan di area yang lembab, akan tumbuh jamur permukaan berwarna putih. Bisa saja pelaku usaha menggunakan cat antijamur. Tapi harga cat anti jamur sangatlah mahal. Daripada menggunakan cat antifungal, kami sarankan penggunaan BioCide Surface Film Preservative.

alterntif text

BioCide Surface Film Preservative

BioCide Surface Film Preservative adalah fungisida yang bisa digunakan untuk membasmi hama jamur permukaan. Antijamur ini bisa digunakan dengan mudah dengan efek yang sangat baik. Anda hanya perlu mengusapkannya pada media yang sudah ditumbuhi jamur.

biocide sfp

Yang menarik, BioCide Surface Film Preservative juga bisa dicampur ke dalam bahan cat lho. Dengan cara ini, Anda tak perlu membeli cat antijamur yang mahal hanya untuk menjaga jenis-jenis ukiran asli Indonesia bebas hama.

Tapi, tidak semua cat bisa dicampuri oleh BioCide Surface Film Preservative. Hanya cat berbasis air, khususnya cat BioVarnish yang cocok dengan fungisida ini.

Begini Cara Membeli BioCide Surface Film Preservative!

Ayo segera beli BioCide Surface Film Preservative sekarang juga. Pembelian BioCide Surface Film Preservative kini bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah.

1. Pembelian secara online. Pembelian secara online bisa dilakukan dengan menghubungi kami via kontak Customer Service yang disediakan. Kami akan memandu Anda melakukan tahapan pemesanan dengan cepat dan praktis. Biaya yang harus dikeluarkan sendiri adalah harga produk ditambah dengan ongkos kirim.

2. Pembelian secara langsung. Pembelian secara langsung juga bisa dilakukan. Caranya pun sama mudahnya dengan pembelian secara online. Anda tinggal bertandang ke Bio Service Point atau mengunjungi agen-agen kami. Bio Service Point berlokasi di Yogyakarta, Cirebon, dan Jepara. Sedangkan agen-agen kami, tersebar di berbagai kota di Indonesia. Hubungi CS kami untuk informasi agen kami yang lokasinya paling dekat dengan lokasi Anda.

3. Pembelian via pihak ketiga. Pembelian via pihak ketiga juga bisa dilakukan. Sebab, produk kami telah didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia. Anda bisa, membeli lewat toko-toko yang menjual produk kami atau lewat marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Pada akhirnya, membeli BioCide Surface Film Preservative sangat mudah dilakukan. Dan dengan produk ini, tentu saja Anda bisa melindungi jenis-jenis ukiran asli Indonesia dari serangan jamur.

Kiranya, itulah yang bisa kami sampaikan di artikel kali ini. Pada dasarnya, bisa kita katakana bahwa seni ukir adalah seni yang sangat universal. Seni ini sudah diaplikasikan berbagai negara di dunia. Hasilnya pun sangat menarik. Dan, berbeda dengan seni lukis, seni ukir merupakan seni 3 dimensi, di mana tampilan yang dibuatnya bisa diraba.

Di Indonesia terdapat sangat banyak pola khas ukiran di tiap daerah. Jenis-jenis seni ukir asli Indonesia antara lain seni ukir Manado, Jepara, Bali, Papua, Dayak, dan lain sebagainya. Beragam pola seni ukir yang unik tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Tapi ingat, produk ukiran juga bisa rusak. Salah satunya akibat serangan hama jamur. Dan karenanya, Anda perlu sedia BioCide Surface Film Preservative untuk mencegah kerusakan produk seni ukir akan serangan fungi-fungi perusak.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Beli sekarang juga!