Mengenal Kayu Laban yang Punya Banyak Manfaat

Ada banyak jenis kayu yang tumbuh di hutan Indonesia, salah satunya adalah kayu laban. Kayu laban ini sudah banyak diolah dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

Seperti kebanyakan pohon yang dimanfaatkan kayunya, laban juga sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel. Namun, yang menjadi keunikannya, kayu laban seringnya malah digunakan untuk kebutuhan  di bidang selain industri mebel, yaitu untuk kesehatan.

Karakteristik Kayu Laban

kayu laban yang baru ditebang

Kayu laban memiliki nama latin Vitex pinnata. Pohon laban termasuk salah satu pohon endemik Indonesia yang dikenal mempunyai banyak manfaat.

Baca Juga : Mempertahankan Kualitas Kayu Laban untuk Bahan Baku Furniture

Kayu laban termasuk jenis hardwood yang kuat dan tahan lama sehingga dapat diolah menjadi produk. Kemampuan adaptasinya untuk bertahan di kondisi lembab menjadi salah satu keunggulannya. Hal tersebut dikarenakan jenis kayu ini memang memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap air.

Kayu laban berwarna coklat keabuan dengan densitas kurang lebih 930 kg/m3. Tingkat kekerasan kayu laban termasuk dalam golongan yang cukup tinggi. Bagian biji buahnya akan berkecambah ketika terkena paparan cahaya.

Baca Juga : Dari Eboni sampai Laban, Ini Daftar Kayu Kelas Awet II

Dengan kemampuan ini, sebenarnya cukup mudah untuk merawat bibit tanaman laban. Proses budidaya pohon ini juga tidak sulit untuk dilakukan. Wilayah yang menjadi tempat tumbuh tanaman ini di Indonesia yaitu Sumatera, Kalimantan, Sumba, dan beberapa wilayah lainnya.

Bukan hanya tumbuh dan berkembang di Indonesia, kayu laban juga tumbuh di banyak negara lain di sekitar Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, dan Kamboja. Di negara lainnya seperti India dan Sri Lanka juga ditemukan adanya kayu laban. 

Pertumbuhan kayu laban cukup optimal terutama pada kawasan hutan sekunder di sekitar tepi sungai. Selain itu pertumbuhannya juga optimal pada area alang-alang.

Kulit Kayu Laban yang Bersisik dan Punya Banyak Nama Lain

Di masa awal pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, kayu laban cukup popular menjadi buah bibir. Ada pendapat dari beberapa pihak yang menyatakan bahwa daun laban dapat digunakan untuk penangkal covid.

Seperti halnya jenis pohon lainnya, tanaman ini juga memiliki nama atau julukan lain di tiap wilayah. Sebutannya di beberapa wilayah di Indonesia dan Malaysia juga beragam, simak tabel berikut ini.

Wilayah Sebutan
Kalimantan Laban, gagil, kalapapa, amola, humulawan
Sumba Hiketaroe
Sumatra Aloban bunga, aloban batu, aloban kardoek, kopiher.
Komodo Pampa
Malaysia Laban

Daun kayu laban yang dipercaya bisa menangkal Covid-19

Pohon laban memiliki karakteristik kulit kayu yang pecah-pecah dan bersisik. Warna batangnya abu-abu kekuningan hingga abu-abu kecoklatan. Bagian dalam kulit batangnya memiliki warna kuning pucat namun dapat berubah menjadi hijau jika dikelupas. Bagian kayu gubalnya lunak dan terdapat warna kuning hingga kecoklatan.

Daun laban berbentuk menyerupai oval atau cenderung bulat telur. Memiliki panjang kurang lebih 3 cm - 25 cm dengan lebar kurang lebih 1,5 hingga 10 cm. Bunga dari pohon ini warnanya biru biru keputihan dengan warna hitam pada buahnya saat sudah matang. Ukuran buah laban pada umumnya memiliki diameter 5 mm hingga 8 mm.

Kayu Laban yang Punya Banyak Manfaat

Pemanfaatan kayu laban bukan hanya pada bidang industri pembuatan mebel saja, merambah ke bidang kesehatan dan minuman herbal. Ada hasil penelitian dari Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura  yang menyatakan bahwa bagian kulit batang kayu laban dulunya sering digunakan untuk membuat minuman teh.

Kayu ini memiliki banyak manfaat, di antaranya

  1. Buah laban dapat dimanfaatkan menjadi sumber makanan untuk burung liar yang tumbuh di hutan dan sekitarnya.
  2. Bagian kayunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat berbagai bahan konstruksi. Seperti tiang, kusen pintu dan jendela.
  3. Kayu laban juga sering digunakan sebagai bahan pembuatan furniture dan kerajinan.
  4. Kayu laban bisa digunakan sebagai pengganti  kayu ulin atau kayu jati (karena kuat).
  5. Daun laban sering dijadikan obat demam dan obat luka. Menurut hasil penelitian, ada kandungan senyawa steroid, flavonoid, ecdysteroid, dan fenolik di dalam daunnya. Kandungan senyawa-senyawa tersebut sangat baik untuk kesehatan tubuh.
  6. Akar pohon laban dapat dimanfaatkan untuk menjadi obat sakit perut.
  7. Bagian kulit batang dari kayu laban bisa dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami yang aman dan ramah lingkungan. Kayu laban punya kandungan senyawa flavonoid (senyawa antioksidan) yang mampu membantu untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Keunggulan Kayu Laban

kayu laban sebagai barrier (tembok) dari kebakaran hutan

Laban dikenal sebagai jenis pohon yang memiliki daya tahan cukup baik. Bukan hanya tahan setelah dipanen dan diolah, kayu laban juga sudah tahan ketika pohon masih tertanam di lahan.

Yang menjadi contoh nyata adalah saat ada kebakaran hutan yang juga menyebabkan laban ikut terbakar. Namun setelah kebakaran selesai, pohon ini mampu melakukan recovery secara cepat dan hidup kembali.

Keunggulan lainnya dari kayu laban adalah memiliki ketahanan yang baik terhadap air. Pohon ini sering diandalkan sebagai tanaman barrier yang menahan api saat kebakaran hutan terjadi.

Kemampuan itu juga yang membuat persebaran pohon laban cukup luas di Indonesia. Keunggulan ini juga memberikan status khusus kepada kayu laba sebagai tanaman yang digunakan untuk menjaga kondisi hutan. Terutama untuk menjaga hutan tetap aman dari resiko terjadinya kebakaran.

Kayu laban dijual dengan kisaran harga sekitar Rp2,3 juta per meter kubiknya. Laban termasuk jenis kayu yang sulit untuk ditemukan di pasaran karena ketersediaannya tidak selalu ada.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published.