Anda pengusaha kerajinan rotan? Tentunya anda ingin agar usaha anda semakin meningkat dan kian sukses dari hari kehari. Namun sayangnya anda masih bermasalah dengan hama yang menyerang rotan. Sudah berulang kali kerajinan rotan yang akan anda ekspor ataupun di jual lokal tidak laku. Jika hal seperti itu dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin anda bangkrut?.

Guna menyiasati hal tersebut hal yang perlu anda lakukan adalah mencegah serangan jamur tersebut. Selain itu anda jugamembutuhkan pengetahuan untuk mengindentifikasi jenis jamur yang menyerang.

CS Anti Jamur

Dengan mengetahui jenis jamur yang menyerang tentunya kita lebih mudah untuk mengatasinya. Selain itu dapat mencari obat anti jamur yang tepat sesuai dengan jenis serangan jamur tersebut. Nah apa saja jamur yang biasa menyerang rotan dan bagaiamana cara mengatasinya? Berikut ini akan kami jelaskan dibawah.

Jamur Yang Sering Menyerang Rotan

contoh kerajinan rotan

Rotan merupakan salah satu kekayaan alam indonesia yang eksotis. Di indonesia rotan di jadikan berbagai bahan kerajinan alam. Rotan terkenal sebagai serat aam yang cantik dan banyak sekali digunakan untuk berbagai bahan bahan furnitur  ataupun sekedar kerajinan tangan.

Rotan banyak tumbuh di berbagai daerah di indonesia. Rotan juga tidak bebas dari hama perusak. Salah satu jenis hama perusak yang menyerang rotan adalah jamur. paling tidak ada dua jenis  jamur yang merusak rotan, yaitu jamur blue stain dan jamur permukaan atau mold.

Jamur blue stain dikenal dengan jamur substrat. Jamur ini menyerang bagian subtrat dari rotan atau lebih mudahnya menyerang bagian dalam rotan. Akibat yang tidak menyenangkan dari serangan jamur subtrat adalah adanya warna pada subrat rotan saat rotan dibelah. Biasanya berwarna biru gelap atau titik titik gelap seperti noda yang sulit dihilangkan.

Jika sudah terserang jamur subtrat tentu nilai keindahan dari rotan akan berkurang. Jika dibuat kerajinanpun akan mengurangi keindahanya. Warnaya menjadi tidak merata dan tampak kotor. Tentu hal ini sangat merugikan bagi anda para pengrajin rotan.

Selain itu serangan mold juga menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Jamur permukaan ini  memiiki ciri khas yang menumpuk atau bergerombol pada bagian permukaan rotan. Seranan jamur permukaan bisa terjadi bahkan ketika rotan telah dibuat furnitur atau kerajinan. Tentu hal ini sangat merugikan. Lebih parah lagi jenis jamur permukaan atau mold ini jenis jamur pengikis kekuatan rotan. Jika  rotan terserang jamu ini lama kelamaan akan menyebabkan membusuk dan kehilangan daya kekuatanya.

Serangan hama jamur tersebut memang merugikan. Tentunya diperlukan cara untuk mencegah terjadi serangan jamur pada rotan. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan tindakan preventif dengan menggunakan obat pengawet rotan.

Penggunaan obat pengawet rotan dilakukan sebelum rotan diolah. Lebih tepatnya paska rotan di tebang.  Cara pengawetan rotan ini akan menyelamatkan rotan dari serangan hama perusak. Oleh karena itu serangan jamur blue stain ataupun mold pada rotan bisa dicegah sedini mungkin.

Merk Obat Pengawet Rotan Untuk Mencegah Tumbuhnya Jamur Pada Rotan

Untuk mencegah serangan hama pada rotan dilakukan teknik pengawetan rotan dengan menggunakan obat anti jamur. saat ini anda bisa menggunakan obat anti jamur kayu yang juga bisa digunakan pada rotan. Yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa obat jamur kayu tersebut sesuai dengan jenis hama yang menyerang rotan.

Jika anda masih bertanya mengapa menggunakan obat jamur kayu? Pasalnya kayu juga mengalami serangan jamur subtrat sekaligus jamur permukaan seperti mold. Selain itu ada juga produk obat pengawetan kayu yang digunakan untuk  mengawetkan rotan juga.

Untuk merk obat jamur rotan, kami menyarankan untuk menggunakan merk biocide. Merk dagang obat jamur rotan ini pada dasarnya juga bisa digunakan untuk mengatasi jamur pada kayu. Anda dapat mencoba menggunakan biocide sesuai dengan varian jamur yang menyerangnya juga.

biocide wood fungicide

Biocide memiliki varian biocide wood fungicide dan biocide surface film preservatife untuk mengatasi serangan jamur pada rotan. Keduanya memiliki unfgisi sama untuk mengawetkan dan mencegah terjadinya serangan jamur pada rotan. Namun perbedaanya ada pada jenis jamur yang menyerang.

Memilih obat pengawet jamur yang tepat sesuai dengantarget hama akan menigkatkan efektifitas penagwetan rotan. Oleh karena itu jangan sampai sembarangan memilih pengawet rotan karena bisa jadi  justru anda merusak rotan itu sendiri.

Teknik mengawetkan rotan bisa jadi sama dengan cara mengawetkan kayu ataupun cara mengawetkan bambu. Yang diperhatikan adalah cara mengawetkan rotan dengan sederhana, misalnya seperti cara mengawetkan kayu secara tradisional dengan cara direndam. Anda bisa menggunakan teknik ini untuk mengawetkan rotan dengan obat jamur kayu dari biocide.

Biocide dapat digunakan dengan berbagai macam teknik. Mulai dari menggunakan teknik rendam, kuas bahkan semprot. Bahkan biocide juga bisa di campur pada bahan finishing untuk merk biocide sfp. Sedangkan untuk biocide woodfungicide dapat dicampur pada solvent base seperti solar, minyak selain itu juga bisa di campur didalam air. Tujuan pengenceran ini untuk memudahkan pengaplikasian selain itu kadang kadang dalam beberap teknik pengawetan memang butuh dicampur dengan air atau solvent.

Kedua merk ini biocide wood fungicide dan biocide sfp memiliki fungsi membasmi jamur yang berbeda. Untuk mencegah munculnya jamur permukaan menggunakan biocide sfp sedangkan untuk mencegah munculnya jamur blue stain, anda bisa menggunakan  biocide wood fungicide.

Kedua produk ini direkomendasikan dengan bahan bahan yang khusus untuk mengatasi serangan jamur. biocide wood fungicide di buat khusus dengan bahan utama Methylene Bis Tiosianate dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole (MBT/TCMBT). Bahan aktif dalam biocide wood fungicide mampu mengatasi jamur blue stain sekaligus mencegah pertumbuhan jamur blue stain. Namun untuk membersihkan noda dari blue stain itu sendiri anda memerlukan produk lain. Nama produk tersebut adalah white agent atau bleaching kayu. Kami merekomendasikan merk bleaching kayu terbaik ramah lingkungan adalah white agent 250 atau WA 250.

Biocide sfp direkomendasikan untuk mengatasi serangan dari jamur permukaan atau dikenal degan istilah mold. Biocide sfp mengandung bahan aktif  Diuron, Carbendazim Calcium bis (dodecylbenzenesulfonate) yang mampu mengatasi pertumbuhan bakteri, lumut dan jamur permukaan. Jadi penggunaan biocide sfp dapat sebagai obat pencegahan ataupun mengobati.

Jamur permukaan yang membandel dpat diatasi dengan menggunakan obat jamur kayu dan rotan dari biocide sfp. Anda juga bisa menggunakanya dengan mudah. Cara aplikasinya bisa dilakukan siapa saja sesuai dengan kebutuhan anda. Biocide sfp dikenal dengan stabilitas dan efektifitas yang tinggi. Daya tahan inilah yang seharusnya anda pilh untuk membeli obat jamur untuk rotan sekaligus kayu. Bisa dicampur pada cat rotan ataupun varnish atau pelitur yang akan anda aplikasikan pada rotan.

Dimana bisa beli biocide sfp dan biocide wood fungicide? Anda tidak perlu repot kemana mana. Silahkan saja hubungi nomor whatsapp yang tertera pda website ini atau dibawah artikel ini. Silahkan hubungi customer care  kami atau beli langsung di marketplace favorit anda.

CS Anti Jamur