ruangan dalam rumha yang siap untuk direnovasi

Tips Renovasi Rumah Spesial untuk Anda

Dari masalah biaya sampai keterlibatan, silahkan simak 6 tips renovasi rumah di bawah ini. Pastikan Anda tidak salah langkah atau harus menanggung kerugian yang tak sedikit.

Rumah sebagaimana berbagai benda lainnya, bisa mengalami kerusakan. Kadang genteng kita bocor, plafon berlubang, hingga lantai kayu retak-retak. Kalau kerusakannya masih minim, barangkali kita bisa mengabaikannya.

Tapi bagaimana kalau kerusakannya sudah begitu parah? Duh, sudah pasti kita jadi tidak nyaman di rumah sendiri.

Mau tak mau kita harus mempertimbangkan perbaikan untuk bagian yang rusak tersebut. Nah, di kesempatan ini, antijamur.net ingin berbagi tips untuk Anda tentang proses ini. Simak ya biar tidak mengalami kerugian akibat salah langkah!

rumah dengan kondisi yang tidak layak huni karena rusak parah akibat gempa dan hal lainnya

6 Tips Renovasi Rumah

1. Biaya, Waktu, dan Persetujuan

Berapa biaya yang dihabiskan untuk proses renovasi? Sampai kapan proses renovasi harus dilakukan? Dan, apakah keluarga Anda setuju soal ini?

Ketiga pertanyaan ini sebenarnya adalah pertanyaan yang sangat mendasar. Anda perlu mengetahui jawabannya supaya kelak jalannya proses perbaikan tidak macet di tengah jalan.

Coba bayangkan, bila Anda hendak merenovasi dinding dapur yang berjamur. Namun ternyata, biayanya sangat mahal. Atau, Anda ingin memperbaiki paflon yang lembab tapi ternyata keluarga Anda tidak menyetujuinya.

Hal-hal begitu bila tidak diselesaikan sejak awal justru bisa berdampak buruk ke depannya. Jadi sekali lagi, selesaikanlah dulu perkara-perkara mendasar seperti ini.

2. Apa yang Perlu Direnovasi?

Kadang, kita merasa tahu bagian mana saja dari rumah yang mengalami kerusakan. Beberapa bagian rumah cukup sulit dilihat secara langsung dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Misalnya, bagian langit-langit hingga bagian bawah lantai.

Jangan sampai Anda bermaksud merenovasi pintu dan jendela dapur tapi ternyata langit-langitnya pun sudah rusak parah sehingga tidak layak bahkan untuk sekadar direnovasi.

Selain kerusakan, perhatikan juga aspek yang lain seperti fungsionalitas dan estetika. Sebab renovasi rumah kadangkala juga dilakukan agar fungsi dan keindahannya meningkat.

Misalnya:

  1. Renovasi untuk membuat pintu belakang atau antar ruang
  2. Renovasi untuk mengganti desain interior, misalnya, ingin mengganti tema kontemporer menjadi bohemian
  3. Renovasi untuk menambah lantai dan ruangan

Pikirkan masak-masak menurut kebutuhan dan dana Anda. Prioritaskan mana yang perlu diperbaiki terlebih dahulu.

3. Cari Ide

tips renovasi rumah

Katakanlah Anda sudah tahu apa yang perlu diganti dari rumah Anda. Bila demikian, kini saatnya mencari tahu perbaikan yang ingin dilakukan atau kualitas yang ingin ditingkatkan.

Contoh, Anda bosan dengan nuansa yang diberikan rumah Anda. Anda ingin menggantinya supaya lebih indah dan memberikan kenyamanan yang “homey.”

Pertanyaannya, seperti apa rumah yang Anda harapkan bisa memberikan kenyamanan dan keindahan seperti iu? Sebagian dari Anda mungkin sudah tahu jawabannya.

Namun sebagian yang lain belum terpikirkan sama sekali. Tak jarang ada yang akan menyerahkan masalah ini ke jasa renovasi yang disewa.

Padahal rumah Anda adalah miliki Anda sendiri. Tentu idealnya, Anda tahu apa yang akan dilakukan pada rumah tersebut.

Dalam hal ini, bila Anda bosan dengan nuansa dalam rumah, Anda bisa mencari ide desain ruangan yang berbeda. Ada banyak sekali lho desain ruangan yang bisa dijadikan referensi. Di dunia maya, dengan mudahnya Anda bisa menemukan contoh-contoh make over ruangan menjadi lebih baik.

4. Jangan Abaikan Masalah Hama

Rumah juga bisa rusak oleh serangan hama. Kerusakan tersebut dapat mengancam kekokohan tiang, langit-langit, dinding, hingga lantai bangunan.

Oleh karena itulah, masalah ini juga perlu dipertimbangkan bila Anda ingin melakukan perbaikan. Bahkan bukan hal yang salah bila Anda bermaksud melakukan renovasi semata-mata untuk mengatasi serangan hama.

Pasalnya, bila hama terus-menerus dibiarkan, bisa-bisa rumah jadi ambruk. Apalagi bila rumah itu jarang ditinggali.

Namun untuk perbaikan seperti ini, Anda tidak bisa memanggil jasa tukang yang biasa. Anda harus mencari pekerja atau jasa yang dapat mengatasi kerusakan hama dengan profesional. Selain itu, pastikan juga obat yang digunakan adalah obat hama yang bagus.

Masalah obat hama ini sangat perlu diperhatikan lho. Sebab, kadangkala pihak renovator menggunakan obat yang kurang begitu efektif. Akibatnya, tak sampai 1 tahun, hama sudah muncul lagi. Jadi rugi, bukan?

Makanya, gunakanlah anti hama yang bagus. Misalnya Biocide yang kami sediakan di antijamur.net. Fungisida tersebut tersedia dalam 2 varian. Silahkan pilih yang sesuai kebutuhan:

  1. Biocide Wood Fungicide untuk atasi jamur stain
  2. Biocide Surface Film Preservative untuk atasi jamur pembusuk serta lumut

5. Gunakan Jasa Kontraktor atau Tukang Bangunan Handal

Gunakanlah jasa kontraktor atau tukang bangunan yang bisa dipercaya dan kerjanya bagus. Minta rekomendasi kenalan sekiranya Anda tak tahu siapa yang bisa diandalkan.

Masalah komunikasi juga penting diperhatikan ya. Jangan menggunakan jasa dari mereka yang sulit diajak berkomunikasi karena sudah pasti akan membuat proses renovasi kurang menyenangkan dari sisi Anda.

Carilah mereka yang bisa berdiskusi dan terbuka dengan ide Anda. Cari juga mereka yang bisa memberikan saran-saran baik dan jujur.

6. Terlibat atau Tidak ya?

Keterlibatan Anda dalam proses renovasi sejatinya adalah keputusan Anda sendiri. Bila Anda sibuk dan jasa yang Anda sewa sudah terbukti bisa diandalkan, boleh saja untuk tak terlalu terlibat.

Namun bila Anda masih tak yakin, sebaiknya tingkatkan keterlibatan Anda. Berdiskusilah dengan mereka dan lakukan pengecekan secara rutin jadi semuanya berjalan sesuai dengan rencana.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya