Kayu Bakau : Perlu Tidak ya Diawetkan?

Salah satu tanaman yang sangat vital dalam ekosistem air payau adalah pohon bakau. Dan ternyata, taaman bakau pun mampu menghasilkan kayu bakau dengan berbagai manfaatnya.

Mengenal Tanaman Bakau

Dalam ekosistem estuaria atau payau, keberadaan hutan mangrove sangatlah penting. Mangrove sendiri merupakan hutan yang dicirikan dengan dominasi tanaman bakau. Hutan ini biasanya berlokasi di sepanjang garis pantai, atau di sekitar muara sungai yang mengalir ke laut. Selain ditumbuhi tanaman bakau, hutan ini juga menjadi pelindung sekaligus habitat berbagai organisme khas payau. Misalnya saja ikan-ikan yang memang hidup di perairan peralihan, kepiting pantai, hingga burung-burung yang sering melakukan migrasi antar benua.

Dalam penamaan ilmiah, bakau disebut dengan nama Rhizophora. Varian genus Rhizophora sendiri sangat banyak seperti Rhizophora mucronata, Rhizopora apiculata, Rhizopora stylosa, serta dua hibridanya, yaitu R. lamarckii, serta R. annamalai.

Tanaman Rhizopora tersebar di berbagai belahan dunia, khususnya di daerah beriklim tropis. Sepanjang garis pantai di Afrika dan Asia yang tropis, kita akan sering menemukan ekosistem hutan mangrove.

Karena hidup di daerah peralihan dengan pasang surut yang terus terjadi, bakau memiliki modifikasi-modifikasi tersendiri. Tanaman ini tahan terhadap air asin, dan memiliki akar nafas. Keberadaan akar nafas ini adalah salah yang membuat bakau tampak berbeda dari tanaman darat kebanyakan. Fungsi akar nafas sendiri adalah untuk meningkatkan ketahanan bakau selama air pasang.

Berdasarkan catatan yang tersedia, Rhizophora bisa tumbuh dalam rentang antara 30 hingga 40 meter. Sangat tinggi, bukan? Namun demikian, kebanyakan tanaman bakau hanya tumbuh hingga 8 meter saja. Tingkat pertumbuhannya sendiri kurang dari 1 meter tiap tahunnya. Dan bagi Anda yang ingin menanam tanaman ini, akan lebih baik bila dilakukan pencampuran dengan bakau yang lain. Selain itu, tidak direkomendasikan menanam tanaman ini di luar habitatnya. Sebab, Rhizophora dikenal memiliki sifat yang invansif.

Klasifikasi Ilmiah

Berikut ini klasifikasi ilmiah tanaman Rhizophora.

1. Kingdom: Plantae

2. Divisi: Magnoliophyta

3. Kelas: Magnoliopsida

alterntif text

4. Ordo: Malpighiales

5. Famili: Rhizophoraceae

6. Genus: Rhizophora

Apa Saja Manfaat Tanaman Bakau?

Bagi masyarakat yang tinggal dekat dengan hutan mangrove, pemanfaatan Rhizophora sudah dilakukan sejak dulu. Masyarakat sering menggunakan tanaman ini untuk membuat berbagai perkakas rumah tanga. Misalnya saja untuk membuat meja, kursi, almari, dan lain sebagainya. Ketahanan kayu bakau terhadap air juga membuatnya diandakan untuk membuat konstruksi bangunan. Selain itu, kayu bakau yang tak terpakai dikeringkan masyarakat untuk kemudian dijadikan kayu bakar.

kayu bakau

Bebarapa suku, juga menggunakan tanaman ini untuk obat tradisional. Namun demikian perlu penelitian lebih jauh untuk mengungkap khasiat bakau dalam hal medis tersebut. Yang jelas, manfaat paling vital dari tanaman ini adalah untuk menjaga daerah pesisir dari abrasi. Tanpa hutan bakau, abrasi yang mengancam manusia akan terjadi. Berbagai flora dan fauna seperti burung-burunng langka pun akan terkena imbasnya ketika hutan mangrove digunduli.

Kayu Bakau yang Serba Guna

Di atas, telah dijelaskan manfaat tanaman Rhizophora secara umum. Salah satu bagian dari pohon tersebut yang begitu penting adalah kayunya. Ya, kayu bakau memiliki berbagai karakteristik yang menarik. Misalnya saja sifat kayu yang tahan air, dan tampilannya yang khas. Tak mengherankan apabila kayu dari hutan mangrove ini banyak digunakan untuk membuat mebel, kerajinan, sampai kayu konstruksi bangunan.

Selain itu, di era pengolahan kayu yang lebih modern seperti sekarang, ternyata bakau juga sudah dimanfaatkan untuk membuat veneer lho. Kayu ini juga digunakan untuk membuat pulp atau buubur kertas yang kualitasnya sangat baik.

Perlunya Pengawetan Kayu Bakau

Zaman sudah semakin berkembang. Demikian juga dengan dunia woodworking. Pemanfaatan kayu bakau pun harus memerhatikan nilai-nilai modernitas. Misalnya, dalam pendayagunaannya, kita wajib memerhatikan kelestarian lingkungan hutan mangrove. Budidaya pohon bakau tidak boleh dilakukan dengan merusak ekosistem air payau. Sebab kerugian besar justru menghadang bangsa kita sendiri.

Selain itu, untuk mengoptimalkan pemanfaatan bakau, pengawetan juga harus dilakukan. Pengawetan?

Pengawetan adalah segala usaha yang dilakukan untuk meningkatkan usia pakai kayu. Pengawetan akan mencegah kerusakan dini kayu, sehingga hutan tidak cepat ditebang. Cara melakukan pengawetan sendiri adalah dengan meresapkan obat pengawet ke dalam substrat kayu, dalam hal ini kayu bakau.

Ada sangat banyak jenis obat pengawet yang dijual di pasaran. Namun untuk pengawet kayu antijamur terbaik, produk yang kami sarankan adalah BioCide Wood Fungicide. BioCide Wood Fungicide bisa mencegah serangan hama jamur blue stain di substrat kayu bakau.

Pernahkah Anda melihat kayu bakau yang berwarna hitam agak kebiruan? Bila iya, kemungkinan kayu tersebut berubah warna akibat serangan hama jamur blue stain.

BioCide Wood Fungicide bisa dioleskan langsung pasca kayu bakau ditebang di bagian ujung-ujungnya. Sebab, jamur blue stain sering menyebabkan kerusakan pada kayu-kayu log segar yang memang baru ditebang tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan ekstra proteksi dengan BioCide Surface Film Preservative. Fungisida ini cocok digunakan pada pengguna kayu bakau yang ingin menjadikan material tersebut sebagai furniture atau kerajinan.

BioCide SFP bisa dicampurkan ke dalam cat water based yang digunakan. Dengan cara ini, lapisan cat yang diaplikasikan akan memiliki ekstra proteksi terhadap serangan jamur.

Yuk, Beli Fungisida BioCide untuk Cegah Jamur Rusak Kayu Bakau!

Tunggu apa lagi? Ayo segera beli BioCide antijamur sekarang juga. Anda bisa memperoleh BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative dengan cara yang sangat mudah. Pembelian bisa dilakukan secara online ataupun secara konvensional.

Untuk pembelian konvensional atau secara langsung, Anda bisa mengunjungi kami di Bio Service Point. Di sana, Anda bisa bertemu langsung dengan Customer Service kami dan meminta informasi lebih jauh mengenai BioCide dan cara menggunakannya. Teknisi dan marketing kami pun bila dperlukan, bisa membantu Anda.

Adapun, untuk pembelian secara online, Anda bisa menghubungi kontak yang kami cantumkan di website ini. CS kami akan melayani pemesanan Anda dengan ramah dan profesional. Selain itu, Anda juga bisa membeli produk kami di berbagai toko online seperti Tokopedia dan juga Bukalapak. Menarik, bukan?

Kurang lebih, itulah yang bisa kami berikan di artikel kali ini. Apa yang bisa kita simpulkan dari penjelasan di atas? Pada dasarnya, bisa kita katakana bahwa tanaman bakau adalah tanaman yang serba guna. Dari segi kelestarian alam, tanaman ini vital untuk mencegah abrasi sebagai pelindung flora dan fauna khas ekosistem payau.

Namun selain memiliki fungsi di bidang kelestarian alam, ternyata tanaman bakau juga bisa memberikan manfaat ekonomi. Kayu ini memiliki kualitas yang baik untuk dijadikan mebel, konstruksi bangunan, dan lain sebagainya. Tapi ingat, agar manfaat kayu bakau tersebut optimal, gunakan selalu fungisida BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative.

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Nantikan terus update tips menarik lainnya di antijamur.net.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Beli sekarang juga!