kerajinan ayaman bambu

Inspirasi Bahan Baku dari Bambu yang Menawan

Ada berbagai mebel dari bambu yang menawan dan kualitasnya tidak diragukan. Bukan hanya dipilih karena bentuknya yang menarik, secara fungsi berbagai furniture bambu ini juga optimal digunakan, mengingat penggunaan bambu sebagai material yang cukup esensial untuk menggantikan kayu seperti halnya rotan.

Pemilihan mebel dari bahan bambu juga banyak diminati. Penggunaan mebel berbahan dasar bambu banyak digunakan untuk area eksterior. Namun ada pula yang menggunakannya untuk kebutuhan penggunaan di area interior.

Mebel dari Bambu

mebel bambu yang diampelas dan dicat Biovarnish Series

Bambu dan rotan kerap menjadi bahan baku alternatif andalan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku selain kayu. Penggunaan bambu sebagai bahan mebel cukup efektif karena bisa digunakan pada area luar ruangan maupun area dalam ruangan.

Ada berbagai produk mebel olahan dari bambu yang dapat digunakan pada hunian, di antaranya:

1.  Pembatas Balkon

Menggunakan bambu sebagai mebel dengan bentuk pembatas balkon dapat memberi kesan yang berbeda. Karena seringkali menggunakan logam, besi dan sejenisnya, rumah Anda akan tampak lebih indah dna menarik dengan menggunakan pembatas balkon dari bambu.

Jika ingin menggunakan bambu untuk area balkon rumah, pastikan untuk memilih jenis bambu yang memiliki daya tahan serta kualitas terbaik. Sehingga dapat lebih aman dan mampu memberikan fungsi serta meningkatkan estetika hunian.

2.  Tirai dari Bambu

Tirai dari bambu anyaman yang eksotis

Tirai menjadi salah satu produk olahan bambu yang sangat sering digunakan dan banyak dibutuhkan. Fungsinya sebagai tirai rumah menjadi salah satu alasan penting kenapa penggunaan produk ini sangat optimal.

Cahaya yang masuk ke area dalam rumah  dapat lebih terkontrol karena perlu menembus celah-celah tirai. Hal ini mampu membuat suasana dalam rumah terasa lebih sejuk dan terhindari dari teriknya sinar matahari.

Sebut saja pada penanaman tanaman tomat, melon, anggur, maupun berbagai jenis tanaman hias yang merambat. Akan lebih baik jika digunakan tiang penyangga yang bisa Anda buat dari bambu.

3.  Partisi Ruangan

partisi ruangan yang terbuat dari bambu dan telah diaplikasi dengan Bocide

Bahan lainnya yang sering dibuat dari material bambu adalah partisi ruangan. Anda dapat menjadikan partisi dari bambu ini sebagai pembatas antara satu ruangan dengan ruangan lainnya di rumah.

Anda bisa menggunakan partisi dari bambu untuk memisahkan antara ruang tamu dan ruang keluarga dalam rumah. Agar lebih aman dan tahan lama digunakan, jangan lupa untuk melapisi partisi dengan bahan pengawet ataupun produk cat kayu antirayap serta antijamur.

Jenis-jenis Bambu untuk Mebel

Untuk menghasilkan mebel dari bambu dengan kualitas terbaik, perlu dipilih jenis bambu yang berkualitas. Agar hasil pengolahannya lebih optimal dan memberikan kualitas produk yang terbaik, berikut adalah jenis bambu yang sebaiknya digunakan untuk pengolahan mebel.

1. Bambu Betung

bambu betung yang baru saja dipanen dan aka dijadikan mebel yang menawan

Jenis bambu betung termasuk bambu yang hidupnya merumpun. Dikenal dengan bambu yang kuat. Jenis bambu betung banyak digunakan untuk pembuatan mebel. Karena kekuatannya inilah, pengolahan bambu ini juga banyak dilakukan untuk kebutuhan pembuatan furniture maupun untuk kebutuhan bahan konstruksi bangunan.

Ciri fisik bambu betung yaitu panjang ruas kurang lebih 40-50 cm dengan diameter ada di kisaran12-18 cm. Tinggi buluh bambu betung bisa mencapai tinggi 20 meter

Penggunaan bambu betung untuk kebutuhan mebel dan konstruksi bangunan sangat beragam. Di antaranya dapat diolah menjadi material jembatan, tiang rumah, andang-andang perahu, dan lain-lain.

2. Bambu Gombong

Bambu gombong yang belum dipanen

Bambu gombong memiliki ukuran batang yang besar yang menjadikannya jenis bambu yang sering digunakan sebagai bahan baku furniture. Jenis bambu ini sering digunakan untuk menjadi bahan baku mebel, bahan bangunan maupun sebagai material perkakas rumah tangga.

Jenis bambu gombong juga sering digunakan untuk pembuatan berbagai produk selain mebel, yaitu perkakas, pipa air, anyaman, hingga alat music tradisional. Buluh dari bambu gombong dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan sumpit maupun tusuk gigi.

3. Bambu Apus

bambu apus yang baru saja ditebang dan siap digunakan sebagai bahan baku mebel

Bambu apus adalah jenis bambu yang sering digunakan untuk bahan membuat kerajinan tangan. Jenis bambu ini dapat tumbuh dan dibudidayakan di daerah dataran rendah dengan suhu panas dan lembab. Namun, bambu apus juga dapat tumbuh di daerah lerang perbukitan.

Ciri khas jenis bambu apus yaitu adanya buluh yang lurus dengan ketinggian mencapai 22 meter. Bagian ujung buluhnya melengkung. Bambu apus memiliki panjang ruas 20-60 cm dengan diameter sekitar 4-15 cm, dapat diketahui pula tebal dinding buluhnya mencapai 1,5 cm.

Keranjang dan alat kebutuhan rumah tangga, alat masak dain lain-lainnya sering dibuat menggunakan bahan baku bambu apus. Pembuatan plafon, dinding, hingga lantai rumah juga bisa menggunakan bambu apus.

4. Bambu Ater

bambu ater dengan rumpun yang padat

Bambu ater atau bulug jawa adalah jenis bambu yang paling sering digunakan untuk bahan bangunan maupun untuk bahan furniture. Pertumbuhan bambu ater cukup bagus pada daerah yang memiliki curah hujan >2.500 mm/tahun.

Pemanfaatan bambu ater cukup beragam, di antaranya untuk pembuatan mebel, berbagai alat musik tradisional, kebutuhan bahan bangunan, dan lain sebagainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.