Jenis-jenis Gudang dan Manfaatnya dalam Alur Produksi dan Distribusi

Kenali jenis-jenis gudang di bawah ini. Sebagai ruang untuk menyimpan benda yang belum terpakai, ruangan ini secara tak disangka memiliki peran yang sangat penting.

Di sebuah rumah, idealnya terdapat 1 ruang khusus sebagai gudang. Fungsinya agar kita bisa menaruh benda-benda yang belum perlu digunakan sehingga ruangan lain lebih longgar dan tertata cantik. Dengan demikian, gudang dalam rumah-rumah pribadi menawarkan fungsi estetika (keindahan) dan juga space (memperluas ruangan).

Namun demikian, ruangan ini sering sekali diabaikan. Jarang orang memikirkan letak ruangan tersebut ketika pertama-tama membangun rumah. Alhasil, rumah akan cenderung berantakan dan penuh dengan berbagai benda. Apalagi bila rumah tersebut tidak luas.

Dalam kebutuhan yang lebih profesional, space ini pun tak bisa diabaikan. Malah kebutuhan untuk gudang jauh lebih krusial untuk kebutuhan profesional dibanding untuk kebutuhan sendiri. Makanya, tak heran muncul usaha-usaha terkait seperti jasa gudang online.

Nah, di kesempatan ini, antijamur.net akan membagikan beberapa tipe ruang tersebut. Silahkan dipelajari apabila Anda ingin meningkatkan performa usaha yang ada.

Jenis-jenis Gudang menurut Spesifikasi Manfaatnya

1. Gudang Sebagai Tempat Penyimpanan Bahan Baku

Tipe ini bisa dibilang adalah tipe gudang yang populer. Gudang, dipakai untuk menyimpan material dasar atau bahan baku. Contohnya saja untuk menyimpan kayu pada perusahaan mebel dan eceng gondok pada perusahaan kerajinan natural fiber.

Gudang harus benar-benar dalam kondisi baik. Sebab, produk mentah umumnya punya kerentanan lebih tinggi dirusak hama dan faktor-faktor eksternal.

jenis-jenis gudang

2. Gudang Barang Setengah Jadi

Untuk membuat suatu produk, kadang dibutuhkan rangkaian proses yang kompleks. Dengan demikian, untuk kebutuhan produksi massal, diperlukan jenis-jenis gudang untuk barang setengah jadi.

Sebagaimana namanya, gudang tersebut dipakai untuk menyimpan benda yang biasanya adalah komponen suatu produk. Setelah beberapa lama, barang setengah jadi itu akan diambil untuk diproses hingga produk benar-benar selesai dibuat.

Iklan Biothane utama

3. Gudang Penyimpan Produk Jadi

Jenis-jenis gudang yang ketiga ialah gudang penyimpanan produk jadi. Misalnya, Anda memiliki usaha pembuatan furniture. Ketika semua komponen mebel sudah dirangkai, maka Anda tinggal memasarkannya.

Namun karena proses pemasaran tak bisa dilakukan secara cepat, produk harus “menunggu” dulu. Produk pun harus disimpan di tempat yang baik agar kualitasnya tak menurun.

Gudang seperti ini seringkali disewakan secara khusus. Biayanya bisa diminta per periode waktu tertentu sesuai perjanjian.

4. Gudang Pusat Konsolidasi

Tipe gudang ini digunakan sebagai pusat transit produk-produk dari pusat. Produk dikumpulkan lalu digabungkan, untuk kemudian dikirim lebih lanjut hingga sampai di tangan konsumen.

5. Jenis-jenis Gudang Cross Docking

Pengiriman satu logistik dari satu daerah ke daerah yang lain kadang membutuhkan waktu yang sangat panjang. Pengiriman pun seringkali tak bisa dilakukan oleh satu pihak tunggal hingga ke tiap daerah tujuannya. Dalam hal ini, satu truk kadang perlu memindahkan muatannya ke truk yang lain untuk meneruskan perjalanan.

Saat pemindahan muatan tersebut, diperlukan suatu space tersendiri yang kemudian disebut sebagai cross decking ware house. Proses pemindahan muatan di gudang ini tergolong lebih cepat, sehingga biaya sewanya pun secara umum lebih terjangkau.

6. Gudang Transhipment

Jenis-jenis gudang selanjutnya adalah transshipment warehouse. Fungsinya sebenarnya serupa dengan cross docking ware house, di mana di gudang ini dilakukan pemindahan muatan dari satu moda transportasi ke moda yang lainnya.

Yang membedakannya dari coss docking hanyalah adanya proses sortir, di mana muatan-muatan besar kemudian dibagi menjadi lebih kecil. Setelah itu barulah dikirim oleh kendaraan yang lain.

7. Fulfillment

Pernahkah Anda membeli suatu produk yang ternyata cacat? Atau, pernahkah Anda mendengar sebuah perusahaan yang menarik barang dagangannya karena kualitasnya di bawah standar dan dianggap tidak aman?

Ketika produk ditarik, baik dalam jumlah besar-besaran atau hanya karena kecatatan per satuan, dibutuhkan suatu gudang tersendiri. Dan inilah fungsi dari fulfillment warehouse atau gudang fulfillment. Alur yang berlaku di gudang ini adalah reverse logistic.

Apapun Jenis-jenis Gudang yang Dipunya, Jaga dengan Container Desiccant dan BioCide SFP

Tiap gudang yang disebut di atas memiliki peran masing-masing dalam sebuah alur produksi hingga distribusi. Dan karenanya, penting sekali untuk menjaga kondisinya.

Sistem manajemen gudang idealnya diterapkan dengan baik. Begitu pula sistem anti hama pada gudang. Sebab kehadiran hama seperti jamur bisa menyebabkan kerusakan serius.

Kelembaban dan kotornya lingkungan juga harus dihindari. Sebab kedua faktor tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada produk yang disimpan, sekaligus memicu munculnya hama. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca artikel kami 5 Akibat Gudang Lembab dan Cara Efektif Mengatasinya.

Di antijamur.net sendiri, kami menyediakan dua produk yang bisa Anda gunakan untuk menjaga jenis-jenis gudang di atas. Keduanya ialah Container Desiccant dan BioCide Surface Film Preservative.

1. Container Desiccant

Produk penyerap kelembaban sangat krusial digunakan pada gudang yang cenderung lembab. Oleh karena itu, kami pun menyediakan Container Desiccant.

Produk container desiccant adalah humidity absorber yang bisa digunakan untuk skala ruangan. Anda tinggal menggantungkannya saja di dinding gudang hingga kontainer pengiriman. Selain sangat efisien menyerap kelembaban, Container Desiccant kami juga lebih aman dan berkualitas. Harganya pun terjangkau sehingga tidak menyebabkan modal Anda bengkak.

2. BioCide Surface Film Preservative

biocide sfp untuk gudang online

BioCide Surface Film Preservative akan memberikan manfaat dalam pemeliharaan gudang yang bebas hama. BioCide SFP sendiri merupakan antijamur permukaan. Anda bisa menggunakannya untuk membasmi jamur yang telah tumbuh. Selain itu, produk ini juga bisa dipakai untuk membasmi lumut dengan mengacaukan metabolisme dan proses fotosintetisnya.

Sebagai pencegahan kerusakan jenis-jenis gudang di atas, BioCide SFP dapat dicampurkan ke bahan cat kayu. Apabila Anda menggunakan perangkat kayu dalam gudang, aplikasikanlah cat yang telah dicampuri BioCide. Dengan demikian perangkat kayu tersebut tak akan diserang oleh hama bakteri pembusuk, jamur permukaan, hingga lumut.

Informasi dan Pemesanan BioCide dan Container Desiccant

Jika Anda tertarik dengan BioCide SFP dan container desiccant yang memang sudah terbukti di lapangan, silahkan hubungi Customer Care kami untuk informasi lebih lanjut. CS kami akan menjawab pertanyaan yang Anda ajukan terkait kedua produk kami. Selain itu, CS juga akan dengan cepat memroses layanan Anda.

Simpulan tentang Jenis-jenis Gudang menurut Manfaatnya

  1. Untuk kebutuhan pribadi, gudang digunakan agar benda-benda yang tak terpakai bisa disimpan secara aman. Alhasil, rumah akan terlihat lebih indah dan longgar.
  2. Dalam kebutuhan usaha, fungsi gudang jauh lebih krusial. Sebab dalam kebutuhan tersebut, ruang penyimpanan tersebut tak sekadar dipakai untuk meletakkan benda yang tak terpakai.
  3. Gudang juga digunakan untuk meletakkan produk jadi yang siap dipasarkan hingga bahan-bahan mentah yang belum diolah.
  4. Menurut kebermanfaatannya sendiri, jenis-jenis gudang bisa dibedakan menjadi tempat penyimpanan bahan mentah, fulfillment, cross docking, transshipment, pusat konsolidasi, bahan jadi, dan bahan setengah jadi.
  5. Tiap jenis tersebut memiliki peran tersendiri dalam sebuah alur rantai produksi hingga distribusi. Karenanya, diperlukan suatu penjagaan kondisi agar bebas hama dengan container desiccant dan BioCide Surface Film Preservative.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn