Memilih Kayu untuk Kursi: dari Keindahan sampai Legalitas

Fakta menunjukkan, ada ribuan bahkan mungkin jutaan jenis kayu di dunia. Namun dari berbagai kayu tersebut, jelas tak semuanya dapat digunakan sebagai bahan baku kursi dan furniture secara umum. Perlu seleksi khusus untuk memilih kayu untuk kursi. Di antaranya harus menyangkut beberapa hal di bawah ini:

Keindahan Kayu

kayu-ebony

Beberapa kayu memiliki tampilan sangat khas. Misalnya saja kayu eboni dengan warna hitamnya yang begitu terkenal. Kita juga sudah familiar dengan jati yang sangat menawan baik karena warna maupun serat kayunya. Mangga yang dulunya jarang digunakan pun sedikit banyak telah disukai karena memiliki pola serat kayu yang unik.

Estetika kayu jelas akan mempengaruhi harga kursi. Namun semakin cantik material tersebut, harga dan jumlahnya pun dipastikan akan makin mahal dan langka.

Ketersediaan dan Harga

Sebagai material yang banyak digunakan manusia, kayu semakin sulit dicari dan harganya pun terus meroket. Mempertimbangkan aspek ini jelas krusial demi kelancaran proses produksi. Anda harus mulai menjauhkan keinginan menggunakan kayu yang kurang prospektif.

Ketahanan Kayu untuk Kursi

kursi-luar

Faktor ketahanan menyangkut masalah pelekatakan produk kayu. Apakah kursi akan diletakkan indoor atau diletakkan outdoor. Bila kursi akan diletakkan di luar ruangan, tentu sebaiknya kita mengandalkan kayu dengan ketahanan yang baik seperti jati. Aplikasi pengawetan dan finishing juga merupakan langkah tepat.

Mudah Tidaknya Dibuat Kursi

Buat apa kayu yang bagus dan tersedia banyak namun sulit diolah? Jangan salah. Banyak sekali kayu yang terlalu kelas untuk dibentuk atau terlalu mudah patah sehingga pada akhirnya justru merugikan.

Iklan Biothane utama

Masalah Regulasi: Kayu untuk Kursi Harus Bebas Hama dan Jelas

Aspek regulasi rupanya juga harus Anda perhatikan. Misalnya bila Anda ingin mengirim produk ke luar negeri, pastikanlah kayu tersebut tidak mengandung hama. Sebab Anda bisa terkena pasal bioterorisme kalau sampai kayu yang dikirim mengandung hama seperti teter.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah kejelasan asal mula kayu tersebut. Kayu-kayu illegal loging akan mengalami kesulitan untuk memasuki pasar luar. Jadi, bila Anda ingin lancar dalam hal ekspor impor sekaligus berkontribusi terhadap kelestarian alam, gunakanlah kayu yang jelas mulai saat ini juga.

Kursi Anda cantik, alam pun lestari!

Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn