
Kayu berjamur utamanya terjadi karena kelembapan yang terlalu tinggi. Baik itu akibat kelembapan udara di dalam ruangan, paparan air hujan, atau kadar air kayu yang terlalu tinggi. Kita tahu bahwa jamur sangat suka tempat lembap agar bisa tumbuh optimal. Sehingga salah satu cara untuk mencegah masalah ini adalah dengan penggunaan cat kayu anti jamur dan lembap.
Cat yang baik mampu menciptakan lapisan yang sulit tertembus air, awet, dan tahan cuaca. Tapi, penggunaan cat kayu saja sering kali tidak cukup, perlu penambahan bahan lain di dalamnya. Untuk penjelasan lengkap mengenai cat kayu anti jamur dan lembap yang efektif dan cara pakainya, maka simak artikel ini.
Baca Juga : Solusi Cepat Mengatasi Jamur di Lemari Tanpa Merusak Cat
Hifa jamur yang berwarna kehitaman bisa merusak tampilan kayu. Bukan hanya itu, kekuatan kayu juga dapat melemah.
Kriteria Cat Kayu Anti Jamur dan Lembap yang Efektif
Peran penting cat kayu anti jamur dan lembap adalah menghalanginya dari penyerapan air dan kelembapan. Itulah mengapa kita perlu mempertimbangkan kritria berikut agar mendapat produk yang ampuh.
- Water Repellent (Menahan Penyerapan Air)
Efek ini tampak seperti air di daun talas yang mana membentuk butiran bukan terserap. Kemampuan ini sangat penting untuk menjegah jamur. - Tahan Cuaca (Weather Resistant)
Cuaca adalah faktor yang merusak kayu terutama jika diletakkan di area outdoor. Panas matahari akan mendegradasi lapisan kayu.Perberdaan anatar suhu panas dan dingin membuat kayu mengembang dan menyusut. Lama kelamaan lapisan film yang tidak tahan panas dan tidak lentur akan retak sehingga air hujan mudah masuk terserap ke dalam pori.Kayu outdoor sebaiknya dilapisi dengan cat kayu yang kuat menahan cuaca yaitu cat kayu Polyurethane (PU). Ini jenis cat premium yang terkenal kekuatannya, biasa digunakan untuk area outdoor dengan paparan cuaca ekstrim. - Tahan lama
Cat yang mudah terkelupas dan retak menjadi jalan masukkan air. Akhirnya kayu jadi lembap dan ditumbuhi jamur. Pilih lah produk cat kayu yang selain kuat melindungi juga tahan lama.
Penambahan “Anti Jamur Surface Preservative”
Benar bahwa cat kayu mampu melindungi dari kelembapan, namun itu saja tidak cukup. Butuh senyawa aktif yang mampu menghambat pertumbuhan jamur. Supaya cat kayu semakin kuat menahan jamur maka perlu dicampurkan dengan "anti jamur".
Terdapat dua macam anti jamur yang banyak dipakai yaitu surface preservative dan film preservative. Jenis anti jamur surface preservative dipakai untuk antisipasi atau langkah pencegahan jamur pada kayu basah (fresh cut) . Biasanya dilakukan dengan teknik perendaman kayu.
Sementara anti jamur film preservative perlu dicampur dengan bahan finishing seperti cat kayu atau clear coat terlebih dahulu. Fungsinya untuk mencegah jamur permukaan yang muncul pada lapisan coating. Biasanya jamur permukaan ini berwarna putih atau hitam.
Jika ingin cat kayu anti jamur dan lembap yang lebih efektif maka sebaiknya tambahkan dengan anti jamur film preservative.
Cara Pemakaian Cat Kayu Anti Jamur dan Lembap
Langkah ini dimulai dengan pemilihan cat kayu berkualitas seperti ciri yang sudah di bahas di atas. Selanjutnya ikuti panduan di bawah ini.
- Campurkan cat kayu dengan anti jamur
Sebagai contoh untuk mempermudah takaran kita akan memakai cat kayu water based dari Biovarnish dan Biocide SFP (Surface Film Preservative).
Campurkan bahan dengan komposisi :
Biovarnish Clear Coat 100 gram
Biocide SFP (Surface Film Preservative) 2 gram. Komposisi Biocide SFP adalah 2%
Air 50 gram (air 50% dari clear coat)
Aduk sampai seluruh bahan tercampur homogen. - Aplikasikan ke permukaan kayu dengan kuas.
Kayu pun akan terlindungi dari jamur, lumut, dan bakteri. Selain itu juga penggunaan clear coat mampu menahan kelembapan dengan efektif.
Melindungi kayu dari jamur tidaklah sulit, hanya butuh cat kayu yang berkualitas dan ditambah dengan anti jamur film preservative.










