Lebih Dekat dengan MDF Hijau, Fiberboard Tahan Lembab yang Jadi Idola

Pernahkah Anda ke toko bangunan dan melihat produk MDF hijau? Berbeda dari fiberboard pada umumnya yang berwarna cokelat, produk ini hadir dengan warna dan harga yang berbeda. Nah, di kesempatan ini, antijamur akan mengulas produk tersebut khusus untuk Anda.

Fiberboard adalah salah satu kayu olahan yang banyak digunakan di Indonesia. Berdasarkan proses pembuatannya kita bisa membagi fiberboard menjadi dua, yakni High Density Fiberboard atau HDF dan medium density fiberboard atau MDF.

Di pasaran, MDF jauh lebih populer dibanding HDF. Dan karena permintaan yang tinggi itulah muncul lebih banyak varian produk medium fiberboard. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang memang sangat beragam.

Baca juga: Bahaya Lalat dan Cara Mencegahnya dengan Humidity Absorber

Pengertian MDF Hijau

Salah satu bentuk inovasi terkait MDF adalah kemunculan green fiberboard. Fiberboard seperti ini kadang juga disebut MDF HR (Humidity Resistance).

Perbedaannya dengan fiberboard biasa? Tentu saja sifatnya yang lebih tahan terhadap kelembaban. Pasalnya tentu saja karena tipe yang konvensional memiliki sifat yang kurang tahan lembab.

Fiberboard sebagaimana kita tahu terbuat dari serpih kayu yang kemudian dicampur dan disatukan dengan resin khusus. Sifat teksturnya lebih mudah terurai dibandingkan dengan kayu solid.

Padahal, dalam banyak kasus, tak sedikit kalangan yang membutuhkan fiberboard dengan sifat yang lebih tahan terhadap humiditas. Oleh sebab itulah kemudian produk ini lahir.

mdf hijau

Namun, perlu diketahui bahwa sifat tahan lembab produk ini tidak terletak pada warna hijaunya. Warna hijaunya hanya merupakan suatu penanda. Sifat tahan lembab produk ini berasal dari suatu resin khusus yang digunakan.

alterntif text

Manfaat MDF Hijau

Berikut ini beberapa contoh penggunaan MDF HR atau green fiberboard:

  1. Untuk membuat produk furniture pada ruangan yang kelembaban dan fluktuasi suhunya tinggi. Misalnya untuk membuat furniture dapur seperti kabinet dapur.
  2. Untuk membuat furniture indoor yang lebih tahan terhadap kelembaban.
  3. Untuk membuat aneka furniture kamar mandi (namun tipe kering)

Beberapa Pertanyaan tentang Green MDF

1. Apakah Harganya Lebih Mahal?

Pada umumnya, harga green MDF memang lebih mahal dibanding tipe konvensional. Namun perbedaan harga itupun masih sesuai dengan kualitas yang ditawarkannya.

2. Apakah Termite Resistance?

Tidak. Beberapa rayap mungkin agak menjauhi fiberboard ini karena punya ketahanan yang baik pada kelembaban. Namun seagaimana yang kita ketahui, di lapangan ada pula rayap-rayap kayu kering. Jangankan MDF, plastikpun bisa dirusak oleh rayap-rayap tersebut.

Hama itu pun belum tentu memakan fiberboard. Mereka bisa merusak produk fiberboard seperti yang digunakan pada kitchen set semata-mata untuk mengakses bahan makanan yang Anda simpan di kitchen set.

3. Apakah MDF Hijau Tahan Jamur?

Sifat humidity resistance yang dimiliki produk ini sudah pasti akan membuatnya lebih tahan terhadap serangan hama yang terkait dengan faktor eksterna tersebut. Termasuk di antaranya ialah jamur.

Namun untuk mengatakan bahwa produk ini tahan jamur, agaknya terlalu berlebihan. Kita memang bisa mengharapkan green MDF lebih tahan lama dibanding medium fiberboard yang biasa. Tapi perbedaannya terkait dengan serangan jamur dan lumut mungkin tak begitu signifikan.

4. Apakah Tahan Air dan Panas?

MDF HR memang tahan terhadap kelembaban. Dan kelembaban seperti yang kita ketahui adalah derajat banyaknya partikel air di udara atau pada sebuah benda.

Meski demikian, produk ini tidak memiliki water resistance (ketahanan pada air). Oleh karenanya, sangat tidak disarankan menggunakan produk ini sebagai bahan baku mebel outdoor yang bisa kehujanan.

Produk yang water resistance membutuhkan jauh lebih banyak zat protektif dibanding produk humidity resistance. Pun demikian, produk ini tidak memiliki ketahanan khusus pada panas. Mungkin ada beberapa brand MDF hijau yang ketahanan pada suhunya lebih baik, namun sifat tersebut tidak bisa digeneralisasikan pada semua fiberboard HR.

5. Apakah MDF HR Aman Digunakan?

Tidak ada perbedaan signifikan antara fiberboard tipe ini dengan yang biasa dalam hal keamanan. Secara umum sendiri, beberapa produk fiberboard memang kurang aman.

Itulah kenapa di beberapa negara bagian di Amerika Serikat, sempat dilarang penggunaan bahan ini. Sebab salah satu bahan pembuatan yang dipakai manufakturnya (tidak semua perusahaan) ialah formaldehida yang beracun untuk tubuh.

Namun sekali lagi, persoalan tersebut umum ditemukan pada banyak produk fiberboard. Dan dari segi bahan pembuatnyapun, fiberboard sesungguhnya cukup ramah lingkungan. Sebab ia dibuat dari limbah kayu sehingga tak perlu dibuat dengan penebangan di hutan-hutan.

BioCide SFP Menjaga MDF Hijau dari Serangan Jamur

Apakah Anda menggunakan produk MDF HR di rumah? Atau, apakah Anda adalah seorang pengusaha furniture yang menggunakan bahan baku fiberboard ini?

biocide sfp untuk gudang online

Bila Anda menjawab Ya pada salah satu dari 2 pertanyaan di atas, kami rekomendasikan untuk menggunakan BioCide Surface Film Preservative (SFP). Produk ini adalah antijamur yang sangat efektif untuk membasmi jamur permukaan.

Seperti yang kita tahu, dalam pembuatan mebel, MDF akan dilapisi dengan veneer, HPL, atau bahan lainnya. Bahan-bahan tersebut pun sebenarnya bahan yang tidak mudah ditumbuhi jamur.

Namun, debu bisa menempel di atas permukaan pelapis-pelapis tersebut. Tatkala ruangan memiliki udara yang lembab, spora jamur akan tumbuh dengan memanfaatkan debu yang mengandung nutrisi organic. Alhasil, permukaan furniture fiberboard akan terlihat berjamur.

Kondisi tersebut jelas buruk bagi kesehatan dan estetika. Dus, penggunaan BioCide SFP memang sangat diperlukan agar produk Anda tidak terlihat berjamur. Hal ini juga penting untuk menghindari salah paham konsumen. Bisa saja lho konsumen yang datang ke toko mebel Anda bingung kenapa permukaan kitchen kabinet green MDF-nya berjamur. Akibatnya, mereka tak jadi membeli produk ini.

Tak mau itu terjadi, bukan? Makanya, gunakanlah BioCide Surface Film Preservative.

Informasi dan Cara Pesan BioCide SFP

Pesan produk ini agar Anda tidak perlu bingung menghadapi serangan jamur yang tumbuh di permukaan fiberboard. Silahkan hubungi CS kami untuk informasi lebih jauh dan prosedur pemesanan online-nya.

Baca juga: Bisnis Gudang Online, Usaha Menjanjikan Tahun 2021?

Simpulan

  1. MDF hijau atau MDF HR adalah produk fiberboard khusus yang memiliki dua ciri utama. Pertama warnanya yang hijau, dan kedua kandungan resin anti kelembaban pada substratnya.
  2. Fiberboard seperti ini umumnya digunakan dalam pembuatan produk dapur atau produk mebel yang perlu ketahanan terhadap kelembaban ekstra.
  3. Contoh produk yang banyak mengandalkan green MDF ialah kabinet dapur, almari pakaian, hingga furniture untuk kamar mandi kering.
  4. Meski memiliki ketahanan yang baik pada kelembaban, namun produk ini juga masih memiliki kekurangan khas produk fiberboard pada umumnya. Misalnya sifat sangat mudah rusak terkena air dan ketahanan terhadap hama yang kurang.
  5. Agar produk green fiberboard Anda tetap awet, atau agar proses produksi mebel Anda yang menggunakan bahan ini tak mudah rusak, selalulah sedia BioCide Surface Film Preservative.

Semoga informasi mengenai MDF hijau ini bermanfaat, ya. Terus ikuti update artikel menarik lainnya di antijamur.net.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn