Bahaya Lalat dan Cara Mencegahnya dengan Menggunakan Humidity Absorber

Awas, bahaya lalat bisa benar-benar merugikan. Dari penyakit dermatitis sampai menyebabkan kesan kumuh, ada baiknya kita mengantisipasi keberadaan hama tersebut.

Tak ada orang yang tak mengenal lalat. Hama ini tersebar di berbagai tempat hingga kadang muncul di area yang sangat higienis sekalipun.

Dalam ilmu taksonomi, lalat merupakan kelompok diptera. Anggota kelompok ini dicirikan dengan keberadaan 2 sayap yang digunakan untuk mobilitas. Selain itu, yang jarang diketahui orang, lalat ternyata mengalami metamorphosis.

Tipe metamorfosis lalat adalah metamorfosis sempurna sebagai mana kupu-kupu. Organisme ini bermula dari telur, larva, pupa, hingga lalat yang kita kenal. Dan sebetulnya, masa dewasa lalat tidaklah lama.

Hingga saat ini, tercatat sangat banyak spesies lalat yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Secara umum, kita bisa membedakannya dari segi makanan, perilaku, sampai genetiknya. Contohnya saja beberapa jenis lalat di bawah ini:

  1. Lalat buah
  2. Lalat rumah (common house flies)
  3. Lalat daging
  4. Lalat hijau
  5. Lalat pasir
  6. Lalat kuda
  7. Lalat limbah

Secara ekologis, organisme ini ternyata berperan sebagai pollinator awal. Namun saat ini, peran tersebut tidak lagi dominan. Sebab sudah muncul banyak spesies lain yang memiliki peran yang sama.
Hanya saja, dalam kehidupan manusia, tak bisa dipungkiri bahwa lalat seringkali menyebabkan kerugian. Di bawah ini, misalnya, adalah 5 contoh kerugian yang disebabkan oleh keberadaan organisme tersebut.

5 Bahaya Lalat yang Harus Diwaspadai

Menyebabkan Penyakit

Lalat sudah pasti merupakan organisme yang bisa menyebarkan berbagai kuman, virus, dan bakteri. Pasalnya, organisme ini seringkali hinggap di berbagai tempat kotor.

Sebenarnya, lalat hanya sedang mencari makan di tempat-tempat kotor tersebut. Akan tetapi tetap saja ia akan membawa sumber penyakit di kaki-kakinya. Ketika ia hinggap di makanan atau wadah makanan, seseorang bisa saja sakit akibat terpapar kuman yang dibawa lalat. Beberapa contoh penyakit yang umum disebabkan oleh serangga ini adalah muntaber, diare, tipes, hingga keracunan.

Menyebabkan Bahan Makanan Membusuk

Ketika terbang di tempat-tempat kotor, tubuh lalat kemungkinan besar ditempeli oleh bakteri pembusuk. Sebab bakteri seperti itu memang memiliki habitat di area kotor di mana proses dekomposisi banyak terjadi.

Saat lalap hinggap pada buah, roti, hingga camilan, jangan heran bila pembusukan terjadi pada makanan-makanan itu. Bahkan, kadang situasinya lebih mengerikan di mana ditemukan larva dan cacing dalam jumlah banyak.

alterntif text

Larva maupun cacing bisa jadi merupakan anakan dari telur yang terbawa oleh lalat. Atau, mungkin juga lalat sengaja meletakkan telurnya pada makanan-makanan itu. Sebab serangga ini memang dikenal sering meletakkan telurnya pada sumber makanan untuk anakannya.

Menyebabkan Penyakit pada Ternak

Pemilik peternakan juga perlu waspada akan bahaya lalat. Sebab beberapa spesies diptera terbukti bisa menyebabkan sakit pada hewan ternak.

Tentu lalat yang dimaksud bukan common house flies. Namun, yang dimaksud adalah jenis khusus sepeti lalat sapi dan kuda. Lalat sapi, misalnya pernah menyebabkan masalah yang sangat serius berupa dermatitis, keracunan, hingga gangguan pada sistem pencernaan sapi.

Menyebabkan Kesan Kumuh

Apakah Anda memiliki usaha? Contohnya saja kafe, restaurant, atau warung di pinggir jalan? Bila Anda memiliki usaha-usaha ini, pasti Anda tahu bahwa keberadaan lalat bisa sangat mengganggu.

Serangga itu bukan saja akan membuat kerja Anda jadi tidak nyaman. Lebih dari itu, para pembeli pun bisa kabur. Sebab mereka merasa tempat Anda sama sekali tidak higienis.

Bila dihitung, jelas kerugian yang harus ditanggung bisa begitu besar. Oleh karena itu, seharusnya bahaya lalat ini harus diantisipasi sejak dini.

bahaya lalat

Memicu Hama lain Muncul

Keberadaan lalat juga bisa memicu hama lain untuk muncul. Contohnya saja pada buah-buahan. Pada mulanya, hanya lalat buah yang tertarik dengan buah tersebut. Namun bila dibiarkan terus-terusan, Anda akan mendapati hama lain turut muncul. Misalnya saja hama jamur.

Jamur muncul karena keberadaan lalat membuat sebuah media jadi lembab dan terbuka. Spora jamur pun tumbuh dalam kondisi ideal tersebut.

Situasi seperti ini Dan hal ini harus benar-benar diwaspadai, sebab jamur akan membuat makanan benar-benar tak bisa dikonsumsi.

Antisipasi Bahaya Lalat dengan Mengontrol Kelembaban

Lantas apa yang harus dilakukan untuk mencegah berbagai masalah di atas? Ada bebarap hal yang krusial dilakukan. Pertama, menjaga higienitas atau kebersihan.

Pada umumnya, lalat tidak menyukai tempat yang bersih. Sebab di tempat bersih jarang ada sumber makanan untuknya.

Oleh karena itu, Anda bisa mengantisipasi hama ini dengan cara menjaga lingkungan yang tidak kotor. Meski tidak langsung pergi, secara berangsur lalat pasti akan pindah ke tempat lain yang lebih ideal untuknya.

Menjaga Kelembaban

Selain menjaga kebersihan, solusi lain yang bisa diambil untuk mencegah bahaya lalat adalah dengan memastikan kelembaban ruangan tidak tinggi.

Tingkat kelembaban menunjukkan jumlah air dalam udara. Semakin tinggi kelembaban, semakin banyak pula jumlah molekul air di udara.

Penjagaan kelembaban jelas harus diupayakan. Misalnya saja untuk kebutuhan penyimpanan bahan makanan sebuah usaha. Bila area tersebut tidak bebas lalat, tentu proses usaha bisa sangat terganggu.

Untuk menjaga kelembaban sendiri, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan container desiccant pole.

Container desiccant pole merupakan humidity absorber yang bisa diandalkan untuk ruang-ruangan penyimanan bahan makanan. Anda tinggal memasang saja container desiccant di dinding ruangan. Molekul air akan terserap sehingga ruang penyimpanan tidak lagi lembab. Dus, lalat pun akan enggan singgah di ruangan seperti itu.

Kami Sedia Container Desiccant!

Di antijamur.net, kami menyediakan container desiccant yang bisa Anda gunakan. Anda bisa bertanya-tanya dulu mengenai produk ini atau langsung melakukan pemesanan. Bila Anda ingin langsung memesan, silahkan tulis keterangan yang diperlukan untuk transaksi online. Jika semuanya sesuai, maka pesanan Anda pasti akan segera kami proses.

Adapun untuk pembelian secara langsung, Anda bisa ke Bio Service Point dan agen-agen Bio Industries. Di Bio Service Point, Anda bisa mendapatkan produk secara langsung sekaligus melihat lengkap produk kami yang lainnya. Sedangkan untuk pembelian di agen kami, silahkan hubungi CS dulu untuk informasi agen yang paling dekat dengan tempat Anda.

Penutup

Dari penjelasan di atas, ada beberapa hal yang bisa disimpulkan, yaitu:

  1. Lalat adalah salah satu jenis organisme diptera yang memiliki berbagai peran ekologis.
  2. Namun demikian, serangga ini pun bisa menjadi masalah untuk manusia.
  3. Ada berbagai bahaya yang perlu dipahami sekaligus diantisipasi. Beberapa contoh bahaya tersebut antara lain penyebaran penyakit hingga pembusukkan pada makanan dan bahan organic yang lainnya.
  4. Menjaga kebersihan adalah salah satu cara antisipasi ampuh untuk mencegah lalat. Sebab di area yang bersih, serangga itu akan sangat kesulitan mencari makanan.
  5. Selain menjaga kebersihan, kelembaban pun perlu dijaga dengan baik. Misalnya dengan menggunakan container desiccant pole, penyerap kelembaban yang sangat efektif.

Semoga informasi tentang bahaya lalat dan cara mengatasinya ini bermanfaat untuk Anda.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn