Berbahaya dan Kurang Efektif, Yuk Tinggalkan Pemutih Kayu Jati Hidrogen Peroksida

Pemutih kayu jati dengan formula hidrogen peroksida bukan hanya berbahaya, namun juga kurang efektif. Sebaiknya gunakan bleaching ini untuk hasil yang benar-benar maksimal.

Kenapa Perlu Pemutih Kayu Jati?

Banyak yang menyangka bahwa jati adalah kayu yang sempurna. Jati memiliki keindahan rupawan, kekuatan yang baik, dan keawetan tak tertandingi. Nyatanya sama sekali tidak demikian.

Benar, jati memang bagus. Bukan tanpa alasan kenapa Perhutani secara khusus menggarap kayu ini. Akan tetapi, untuk menyatakan jati sebagai kayu yang sempurna tentu tidak tepat. Ada kalanya jati juga terserang oleh hama seperti blue stain. Dan di lain waktu, tampilan jati terlalu tidak seragam sehingga perlu di-bleaching.

Penggunaan jati muda memperparah kondisi tersebut. Jati mudah secara umum memiliki kualitas di bawah jati tua. Dan karenanya lebih rentan terkena hama blue stain. Untuk itulah, seringkali diperlukan proses pencerahan untuk kayu ini.

Awas Pemutih Kayu Hidrogen Peroksida

Pencerahan kayu atau wood bleaching memiliki berbagai tujuan, beberapa di antaranya adalah:

  1. Membuat kayu tampak lebih seragam.
  2. Meningkatkan kecerahan warna kayu untuk hasil finishing yang diinginkan
  3. Menyamarkan noda pada kayu, terutama noda bekas blue stain

Di pasaran sendiri, proses bleaching biasa dilakukan dengan hidrogen peroksida. Padahal, bahan ini sebenarnya memiliki banyak kekurangan.

Hidrogen peroksida sebagaimana yang kita tahu adalah zat tak berwarna yang memiliki sifat yang cukup keras. Dalam kadar tertentu, H2O2 bisa digunakan sebagai antiseptic. Namun pemakaiannya yang paling umum adalah untuk produk pemutih sekaligus pembersih. Pada cat rambut, misalnya, bleaching H2O2 diperlukan untuk menghilangkan warna asli rambut.

Namun penggunaan bahan ini bukan tanpa pro dan kontra. Apalagi bila penggunaannya dilakukan dalam kadar yang tinggi. Karyawan yang menjalankan proses pemutihan adalah kelompok yang paling beresiko terkena masalah kesehatan akibat paparan hidrogen peroksida.

Sebagai pemutih kayu jati sendiri, cara kerja H2O2 tidak sebagus yang dipikiran orang. Ada beberapa masalah yang umum muncul akibat penggunaan bahan ini. Misalnya saja perubahan kayu menjadi agak merah muda.

alterntif text

Pemutih kayu ini bekerja dengan memanfaatkan sinar matahari. Ketiadaan panas dan sinar yang mencukupi akan membuat cara kerjanya tidak efektif. Kayu bukannya terlihat lebih cerah, namun kadang berwarna pink aneh. Kesan natural kayu pun pupus akibat efek warna tersebut.

Selain itu, hidrogen peroksida juga bisa menyebabkan karat. Sifat oksidatif ini sangat merugikan sebab:

  1. Akan merusak fasilitas dalam perusahaan woodworking yang menggunakan logam
  2. Berpotensi merusak komponen mebel jati yang menggunakan besi dan logam lainnya

Daripada menggunakan pemutih kayu jati berformula H2O2, akan lebih menguntungkan menggunakan White Agent WA-250. Produk ini akan memberikan hasil pencerahan yang tampak lebih alami, aman, dan efektif.

Proses bleaching dengan WA-250 adalah sebagai berikut.

  1. Pengenceran. Encerkan WA-250 sebelum digunakan. Gunakan rasio 1:1 dengan air bersih untuk melarutkannya.
  2. Aplikasi. Aplikasikan pemutih kayu ini ke seluruh permukaan kayu dengan cara direndam sambil dicuci. Atau Anda juga bisa mengaplikasikannya dengan cara dikuas dan di-spray.
  3. Aging process. Proses ini terjadi ketika pemutih kayu jati WA-250 mengangkat warna asli kayu. Jangan kaget bila warna kayu terlihat lebih gelap. Tampilan ini hanya bersifat sementara. Bila Anda ingin hasil yang lebih cerah, aplikasikan lagi WA-250 untuk hasil yang lebih cerah.
  4. Hasil warna optimal, setelah 4 hingga 6 jam, proses bleaching akan menunjukkan hasilnya. Namun untuk hasil yang lebih baik, tunggulah hingga semalaman.
  5. Pengeringan. Setelah warna kayu sesuai dengan keinginan, bilas permukaannya dengan air mengalir untuk menghentikan reaksi kimia bleaching. Setelah itu, Anda tinggal mengeringkan kayu saja.

3 Manfaat WA-250 sebagai Pemutih Kayu Jati Tanpa Hidrogen Peroksida

Bukan Hidrogen Peroksida sehingga Lebih Aman

pemutih kayu jati

White Agent (WA-250) sekali lagi bukanlah pemutih kayu yan menggunakan bahan aktif hidrogen peroksida. Dengan demikian dari aspek keamanan, produk ini lebih unggul.

Mungkin ada yang bertanya apa kelebihannya menggunakan produk yang lebih aman. Bila Anda pun bertanya demikian, coba bayangkan situasi di sebuah pabrik mebel. Bila Anda menggunakan bahan yang aman dalam proses produksi, karyawan Anda tak terancam keselamatannya. Resiko kerja rendah. Proses pengerjaan juga bisa lebih lancar dan cepat. Sebaliknya bila bahan yang digunakan berbahaya, resiko kerja menjadi tinggi, dan prosesnya secara umum lebih tesendat-sendat.

WA-250 sendiri bisa menyebabkan reaksi iritasi dan sejenisnya pada manusia. Namun sekali lagi, dibandingkan penggunaan pemutih hidrogen peroksida, produk ini jelas lebih aman digunakan, baik bagi karyawan atau bagi lingkungan.

Menyamakan Warna Jati tanpa Tergantung Matahari

Pengguanaan pemutih kayu, salah satunya memang ditujukan untuk menyamakan warna material tersebut. Hal ini penting bila kita perlu membuat mebel yang sama dalam jumlah yang banyak.

Pemutih kayu jati WA-250 jelas bisa diandalkan untuk kebutuhan ini. Malah, WA-250 pun menawarkan keunggulan penyeragaman warna yang lain, yakni tidak tergantung matahari!

Banyak lho produk pencerah kayu yang kerjanya sangat tergantung sinar matahari. Kadang, ada juga yang perlu pencahayaan khusus yang sangat boros. WA-250 sepenuhnya bekerja secara kimiawi sehingga tak membutuhkan fasilitas seperti itu.

Menyamarkan Noda dan Mencerahkannya Tanpa Khawatir Fenomena Jati Pink

Bila Anda lama bekerja dalam industri woodworking, Anda pasti familiar dengan perubahan warna jadi pink akibat gagal dalam proses bleaching. Biasanya hal itu terjadi bila kita nekat melakukan bleaching saat hari sudah mendung. Bukannya jadi cerah dan noda tersamarkan, kayu malah tampak seperti diwarnai menjadi merah muda.

WA-250 didesain untuk menghindari masalah seperti ini. Karena cara kerjanya, sebagaimana ditunjuk pada poin 2 cenderung tidak bergantung pada sinar matahari, maka kegagalan finishing pun tak akan terjadi. Sehingga tak ada fenomena kayu menjadi pink apabila Anda menggunakan White Agent WA-250.

Informasi serta Pembelian

Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Anda juga bisa memesan secara daring lewat email, telepon, ataupun WhatsApp. Pembelian secara langsung juga bisa dilakukan dengan mengunjungi kami di Bio Service Point dan agen Bio Industries. Kedatangan Anda selalu kami tunggu.

Ingin menjadi agen kami saja? Tentu saja bisa. Kami membuka kesempatan menjadi agen secara berkala. Anda bisa turut memasarkan produk kami dari bleaching, cat, hingga lem. Bila Anda tertarik menjadi agen kami, hubungilah kontak yang tersedia. CS kami akan memfollow up keinginan Anda tersebut.

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, beberapa bisa kita simpulkan sebagai berikut.

  1. Jati merupakan kayu berkualitas tinggi, namun kayu ini bukanlah kayu yang sempurna. Ada kalanya, jati perlu diproses secara khusus karena memiliki kekurangan. Misalnya karena terserang blue stain yang membuat warnanya rusak.
  2. Penggunaan jati muda pun membuat banyak kayu jenis ini harus ditreatment secara khusus.
  3. Salah satu treatment yang diperlukan pada kayu jati adalah bleaching atau pencerahan. Bleaching bisa dimaksudkan untuk menyamarkan noda, mencerahkan warna alami kayu, hingga menyeragamkan warna.
  4. Namun, tak banyak pilihan bahan bleaching yang bagus. Sebab kebanyakan pemutih kayu jati tersebut menggunakan hidrogen peroksida.
  5. Salah satu produk pemutih tanpa hidrogen peroksida yang bisa Anda andalkan adalah White Agent (WA-250). Sebagai pemutih non hidrogen peroksida, WA-250 lebih aman, tidak tergantung matahari, dan tidak menyebabkan kayu menjadi pink!

Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa, gunakan WA-250 untuk mencerahkan kayu-kayu Anda.

 

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn