Menjaga Kualitas Furniture Eceng Gondok

Sebagaimana namanya, furniture eceng gondok adalah furniture yang terbuat dari bahan eceng gondok. Berbeda dengan kayu, produk ini memiliki karakter khas tersendiri. Karakter yang paling mudah diamati adalah penampakannya yang terpilin seperti anyaman.

Eceng gondok sebagai serat alam memang tidak memiliki sifat solid dan keras seperti kayu. Sehingga, agar bisa digunakan sebagai komponen mebel, bahan ini harus dianyam atau diolah dengan cara sejenisnya.

Meskipun demikian, karakter tersebut justru menjadi daya tarik eceng gondok. Kita tak perlu memodifikasi bahan ini dengan ukiran untuk menciptakan detil-detil artistik. Seringkali keunikan ini dikombinasikan dengan kayu maupun bambu untuk menciptakan mebel yang menawan. Tapi sebelum kita membahas lebih jauh mengenai bahan ini sebagai bahan mebel, mari kita pelajari dulu apa itu eceng gondok.

Sekilas tentang Eceng Gondok

tanaman air

Kebanyakan di antara kita pasti mengenai eceng gondok. Tanaman ini adalah salah satu jenis tanaman yang banyak terdapat di Indonesia. Nama latinnya sendiri adalah Eichhornia cassipes. Ia sering ditemukan di rawa-rawa, waduk, sungai besar, hingga danau. E. crassipes memang merupakan tanaman akuatik yang tumbuh mengambang di permukaan air tenang.

Pada umumnya, eceng gondok digunakan sebagai penyerap polutan. Namun, kadang kala, ia juga digunakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang indah. Bila sedang masa blooming, perairan di mana tumbuhan ini ditemukan akan terlihat memesona dengan puluhan hingga ratusan bunga keungungan yang cantik.

Sayangnya, kadangkala tanaman ini bersifat terlampau invasif.
Sifat invasive tanaman eceng gondok bisa membahayakan biota yang hidup di sekitarnya. Ikan, udang, dan berbagai invertebrate bisa menurun populasinya karena kekurangan oksigen akibat masifnya jumlah E. crassipes. Dan karenanya, banyak pihak yang mencoba mengupayakan tanaman ini untuk sesuatu yang lebih bermanfaat. Misalnya saja pemakaiannya dalam industri kerajinan hingga mebel.

Eceng Gondok sebagai Bahan Mebel

Eceng gondok memang sangat potensial digunakan untuk membuat berbagai produk. Utamanya adalah produk-produk kerajinan. Misalnya saja tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, hingga sarung bantal. Di Indonesia sendiri, telah banyak pelaku usaha yang meraup untung besar tatkala memanfaatkan bahan ini. Misalnya saja Supardi dari Surabaya yang bisa mendapatkan 15 juta rupiah per bulan dengan memproduksi tas eceng gondok.

Selain kerajinan, rupanya bahan ini bisa dipakai untuk membuat mebel lho. Ya, nyatanya saat ini telah terdapat furniture eceng gondok. Tentu saja mebel eceng gondok tidak terbuat 100% dari bahan tersebut. Sebab, bahan ini memang bukan bahan solid yang memiliki kekokohan untuk menjadi rangka sebagaimana kayu ataupun rotan.

Yang dimaksud dengan mebel eceng gondok adalah mebel yang sebagian komponennya dan atau karakteristik khasnya bertumpu pada penggunaan eceng gondok. Bahan ini bisa dipakai sebagai pelapis sofa, anyaman untuk menghias meja, hingga sebagai bahan untuk sandaran kursi.

Iklan Biothane utama

Kelebihan Furniture Eceng Gondok

furniture eceng gondok

Mebel dari bahan kayu 100% itu biasa. Begitu pula mebel dari bahan bambu dan juga bahan rotan. Namun, mebel yang terbuat dari E. crassipes jelas lain daripada yang lain. Mebel ini, bagaimanapun juga menghadirkan beberapa kelebihan, yakni:

  1. Sifat mebel yang eco friendly. Bukan hanya karena bahan mebelnya aman digunakan, namun juga karena penggunaan eceng gondok bisa menyelamatkan ekosistem danau, waduk, hingga sungai di mana spesies ini bersifat invasive.
  2. Sebagai alternative sangat baik mebel yang terbuat 100% dari kayu. Penggunaan lebih sedikit kayu bisa menyelamatkan beberapa pohon yang terlalu banyak ditebang untuk industri woodworking.
  3. Tampilan yang unik dan lain daripada yang lain.
  4. Sasngat cocok sebagai furniture untuk diletakkan pada ruangan dengan desain-desain tertentu seperti desain bohemian, shabby chic, vintage, dan masih banyak lagi.
  5. Bisa menjadi sandaran atau bantalan yang nyaman (khusus untuk furniture kursi, sofa, dan lain sebagainya).

Kekurangan Eceng Gondok sebagai Bahan Furniture

Di luar kelebihan yang diterangkan di atas, mebel dari eceng gondok juga memiliki beberapa kelemahan dibanding produk serupa dari bahan berbeda. Kelemahan pertama produk ini adalah sifatnya yang mudah terserang serangga seperti kutu. Sedangkan kelemahan kedua, adalah rentannya pengolahan bahan ini akibat ancaman jamur.

Kekurangan pertama disebabkan karena produk tersebut memiliki banyak celah yang sering digunakan sebagai tempat persembunyian hama. Substrat yang tidak keras juga membuat eceng gondok makin rentan diserang berbagai hama. Bila produk dari material ini dibiarkan tanpa finishing, otomatis kerusakan parah hanya tinggal tunggu waktu saja.

Kekurangan kedua disebabkan sifat substrat yang basah dan mudah menyerap air. Eichhornia crassipes, nama latin tanaman tersebut, hidup di daerah berair seperti danau dan teluk. Tanaman ini juga mudah menyerap air yang berada di dekatnya atau air dalam udara. Sifat ini membuat ancaman jamur pada eceng gondok dapat terjadi sewaktu-waktu bahkan meski telah dikeringkan.

Agar Furniture Eceng Gondok Awet

Dua kekurangan di atas menyebabkan usia pakai mebel eceng gondok lebih rendah dibanding kayu maupun bambu. Oleh karena itu, sangat perlu dilakukan treatment khusus untuk meningkatkan usia pakai produk tersebut, atau dengan kata lain mempertahankan kualitasnya.

mencegah jamur tumbuh pada eceng gondok

BioCide untuk Antijamur Furniture Eceng Gondok

Treatment yang dilakukan hendaknya mengacu pada ancaman kerusakan eceng gondok. Sebagai contoh, dengan menyadari bahwa bahan ini mudah terserang jamur dan kutu, hendaknya kita menggunakan obat antiserangga dan antijamur. Anda bisa menggunakan BioCide Insecticide sebagai insektisida dan BioCide SFP serta BioCide Wood Fungicide.

Khusus untuk antijamurnya, kami menyediakan BioCide SFP dan BioCide Wood Fungicide di antijamur.net. BioCide Wood Fungicide adalah antijamur noda. Apabila Anda mendapati eceng gondok yang tampak kehitaman atau kebiruan, kemungkinan bahan tersebut terserang sap stain fungus atau jamur noda.

Sap stain sulit sekali dihilangkan. Sifat sap stain memang tak cepat melapukkan furniture eceng gondok. Akan tetapi, jamur ini sangat merusak keindahan produk. Sebagai akibatnya, Anda akan terpaksa memotong eceng gondok yang terkena sap stain. Kerugian yang diderita pun sangat signifikan.

Di sisi lain, BioCide SFP (Surface Film Preservative) adalah anti jamur pembusuk sekaligus anti lumut. Jamur ini bisa digunakan untuk membasmi lumut yang tumbuh pada furniture eceng gondok, ataupun jamur pelapuk pada produk tersebut. Yang menarik, BioCide SFP juga bisa dicampur pada bahan finishing. Dengan pencampuran ini, kita bisa mengaplikasikan finishing antijamur dengan biaya murah pada mebel eceng gondok.

Selain itu, perhatikan hal-hal penting di bawah ini pula untuk meningkatkan usia pakai dan meningkatkan kualitas furniture eceng gondok:

  1. Pastikan bahan ini difinish agar terlindung dari faktor luar secara langsung
  2. Saat menyimpan eceng gondok, simpan di tempat bersih dengan kelembaban rendah.
  3. Hindari menumpahkan cairan pada furniture eceng gondok.

Pesan BioCide Sekarang!

Pesan BioCide sekarang juga untuk furniture eceng gondok yang lebih tahan lama. Pembelian produk ini sekarang bisa dilakukan dengan sangat mudah lho. Anda bisa membeli secara online sehingga tak perlu repot-repot keluar tenaga dan waktu.

Anda tinggal duduk di kantor Anda dan memesan ke CS kami. Kontak bisa dilakukan lewat WA, telepon, hingga email. Selain membeli BioCide, Anda juga bisa bertanya dulu mengenai produk ini. Dan nanti selepas memesan, kami juga selalu siap menyediakan layanan konsultasi untuk Anda.

Adapun, bila Anda ingin membeli secara langsung, Anda bisa mengunjungi kami di Bio Service Point. Saat ini, Bio Service Point berlokasi di Yogya, Jepara, dan Cirebon. Kedatangan Anda ke Bio Service Point selalu kami nantikan.

Siap Bekerja Sama Lebih Lanjut

Kami siap bekerja sama lebih lanjut dengan Anda. Apabila Anda memiliki usaha yang bergerak dalam usaha pembuatan produk eceng gondok, baik itu untuk tas, dompet, dan lainnya, BioCide adalah produk yang paling tepat untuk diandalkan.

Selain BioCide, kami juga menyediakan berbagai produk pendukung industri kerajinan bahan alam yang lain. Kami di Bio Industries menyediakan cat yang ramah lingkungan, lem putih, lem kertas, hingga anti bubuk. Tim kami siap melakukan trial untuk perusahaan Anda.

Hingga hari ini sendiri, produk-produk kami telah digunakan dalam berbagai bidang usaha. BioCide, secara khusus bukan hanya digunakan industri kerajinan, namun juga industri furniture dan perawatan bangunan. Jadi, segera hubungi CS kami untuk menjalin kerja sama lebih lanjut yang saling menguntungkan.

Sekiranya, itulah informasi yang bisa kami bagikan di kesempatan kali ini. Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dari penjelasan di atas:

  1. Eceng gondok adalah salah satu bahan alam yang potensial dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Meski selama ini lebih sering dipakai untuk membuat kerajinan, namun bahan ini juga bisa digunakan untuk mebel.
  2. Sebagai bahan mebel, eceng gondok digunakan untuk kebutuhan non struktural. Misalnya, untuk membuat dudukan pada sofa, sarung sofa, sandaran kursi, dan lain sejenisnya.
  3. Furniture eceng gondok memiliki keindahan yang tak bisa kita dapatkan dari furniture biasanya. Eceng gondok yang dianyam atau dijadikan kain akan membuat mebel tampak mempesona, natural, vintage, hingga etnik.
  4. Namun, pengolahan eceng gondok sebagai bahan untuk membuat furniture memiliki persoalan tersendiri. Salah satunya disebabkan karena resiko serangan jamur terhadap material itu yang termasuk besar.
  5. Untuk mengatasi masalah itu, untungnya telah terdapat BioCide yang bisa diandalkan. Anda bisa menggunakan BioCide Wood Fungicide dan BioCide SFP untuk proteksi antijamur 100% pada eceng gondok.

Pesan BioCide sekarang juga dan jadikan furniture eceng gondok lebih tahan lama.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn