Ini Obat Antijamur untuk Pengawetan Kayu Jabon yang Kami Rekomendasikan

jamur pelapuk kayu

Meski memiliki ketahanan relatif baik pada serangga, jabon memiliki defensi yang tak begitu bagus pada jamur. Karena itu, penggunaan obat antijamur untuk pengawetan kayu jabon menjadi salah satu kunci vital usia pakai produk dari kayu ini.

Tercatat, selain tergolong sebagai kayu dengan kelas keawetan V, jabon juga sangat rentan pada jamur pelapuk. Serangan jamur lainnya pun berpotensi serupa karena syarat tumbuh jamur yang sebenarnya mirip satu sama lain. Misalnya serangan jamur blue stain yang dapat menimbulkan dampak sangat besar karena merusak estetika kayu. Padahal, blue stain bisa menyerang sangat cepat sehingga harus ditangani sedini mungkin.

Pada artikel sebelumnya mengenai pengawetan kayu jabon, sebenarnya hal ini telah disinggung. Sebab itu, fokus tulisan ini akan ditujukan pada obat antijamur untuk pengawetan kayu jabon yang bagus.

Tips Membeli Obat Antijamur untuk Pengawetan Kayu Jabon

Sebagai langkah awal, pilihlah produk fungisida dengan kriteria di bawah ini:

  1. Bahan aktifnya stabil pada kayu
  2. Bukan hanya bisa mencegah tumbuhnya jamur, tapi juga bakteri pembusuk
  3. Bisa diaplikasikan bersama antiserangga yang digunakan pada treatment preservasi secara umum
  4. Relative aman ketika kontak dengan manusia
  5. Ongkos produksi murah

Berdasarkan kriteria tersebut, kami merekomendasikan Anda fungisida Microcide 100 EC dan Film Preservative FPR36.

Microcide 100 EC

Microcide 100 EC merupakan antijamur sekaligus antibakteri yang sangat stabil pada substrat kayu. Obat ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah beragam jenis jamur perusak kayu, terutama jamur noda seperti blue stain. Microcide 100 EC memiliki sifat relatif aman bagi manusia, ongkos produksi murah, serta dapat diaplikasikan bersama antiserangga Insecticide 100 EC dengan solvent maupun air.

obat antijamur untuk pengawetan kayu jabon

Film Preservative FPR 36

Film Preservative FPR36

Aplikasi finishing atau pengecatan dapat memberikan proteksi pada kayu jabon. Lapisan cat yang menutupi kayu dari lingkungan luar akan mencegah serangan jamur pada material tersebut. Tapi bagaimana bila jamur-jamur tersebut tumbuh pada lapisan cat yang digunakan?

Di sinilah pentingnya penggunaan antijamur yang bisa dicampurkan pada bahan cat. Kadangkala, produk cat yang dibeli memang sudah mengandung antijamur atau fungisida. Tapi perlu Anda ketahui, kandungan tersebut belum tentu efektif digunakan.

Iklan Biothane utama

Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan FPR36. Fungisida yang bisa dicampurkan ke dalam larutan cat water based tersebut akan memberikan ekstra proteksi yang perannya sangat signifikan. Untuk langkah pencegahan lebih lanjut, sebaiknya Anda mengatur kelembaban udara tempat produk kayu jabon diletakkan.

Informasi Obat Antijamur untuk Pengawetan Kayu Jabon

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai fungisida untuk pengawetan kayu jabon dan cara pembeliannya via telp +62.274.388.301 dan sms atau WA di +6287839346433. Anda juga bisa menghubungi kami via email di info(at)bioindustries.co.id atau datang langsung ke kantor kami di Jalan Sidikan no 94 Sorosutan Yogyakarta dan kantor cabang di Cirebon serta Jepara.

Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn