Simak 5 Tips Merawat Furniture Kayu Sengon Agar Lebih Awet dan Bebas Jamur

Memahami cara merawat furniture kayu sengon tentu harus diketahui dan dipahami dengan baik oleh pemilik dan pengguna jenis mebel ini. Apalagi, jika mengingat penggunaan kayu sengon sudah cukup sering dimanfaatkan untuk diolah menjadi furniture.

Furniture kayu sengon sering menjadi pilihan karena sengon termasuk bahan yang mudah ditemukan. Selain itu, kayu ini juga lebih mudah saat dipotong dan dibentuk.

Lantas, bagaimana cara merawat furniture kayu sengon yang tepat agar dapat lebih awet dan tahan lama? Simak tips perawatannya di bawah ini.

Baca Juga : Beragam Kerajinan dari Rotan yang Unik dan Menarik

5 Tips Merawat Furniture Kayu Sengon

Sumber: YouTube Bio Paint

Kayu yang berasal dari pohon sengon tentu lebih mudah ditemukan di Indonesia. Hal ini karena sengon memang jenis tanaman yang cocok untuk dijadikan sebagai tanaman industri.

Hal itu karena sengon memiliki masa pertumbuhan yang cenderung cepat. Pada usia 3 tahun, diameter dari pohon ini bisa mencapai 10 cm.

Tapi, sengon bukanlah jenis kayu keras. Hal ini membuat sengon termasuk jenis kayu yang mudah rusak akibat serangan hama dan jamur. Lalu, bagaimana cara merawatnya?

Baca Juga : Mengenal Jenis Rotan di Indonesia

Berikut adalah 5 tips merawat furniture kayu sengon yang bisa diikuti, simak selengkapnya:

1. Merawat Furniture Kayu Sengon dengan Rajin Membersihkannya

membersihkan furniture kayu

Yang paling utama saat ingin merawat mebel kayu sengon adalah jangan malas untuk membersihkannya. Pastikan untuk mampu meluangkan waktu agar dapat membersihkan furniture kayu sengon lebih sering.

Baca Juga : Cara Cek Keaslian Mebel dari Kayu Jati

Tapi untuk dapat membersihkannya pun tetap perlu menggunakan cara khusus. Hal ini dilakukan untuk menjaga kayu sengon agar kualitasnya tetap terjaga. Sehingga bisa lebih kuat dan awet.

Pakai spons yang sudah dibasahi dengan air hangat dan diberi sedikit sabun. Bersihkan area sudut yang sulit dijangkau dengan memakai sikat gigi bekas.

Kemudian, lap seluruh permukaan furniture menggunakan kain basah sampai bersih dan kering. Pastikan furniture terbebas dari debu juga tidak ada noda tertinggal pada permukaannya.

Karena hal tersebut dapat memicu munculnya jamur yang bisa membuat furniture sengon cepat rusak.

Baca Juga : Cara yang Benar untuk Menghilangkan Jamur pada Furnitur Kayu

2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

Ilustrasi furniture outdoor. Sumber: Freepik

Lokasi penempatan furniture juga wajib untuk diperhatikan. Karena jangan sampai mebel sengon terkena sinar matahari langsung. Mebel yang terlalu sering terkena sinar matahari langsung dapat mengalami kerapuhan lebih cepat.

Bukan hanya itu, lapisan car yang diaplikasikan juga bisa lebih cepat pudar, mengelupas, bahkan retak-retak. Apalagi jika tidak menggunakan produk cat yang berkualitas.

Baca Juga : Cara Mengetahui Jenis Jamur Beracun di Rumah

Sumber panas lainnya selain cahaya matahari juga sebaiknya dihindari. Seperti kompor, perapian dan sejenisnya. Jangan simpan mebel di dekat sumber panas karena sejatinya kayu merupakan bahan yang mudah terbakar.

3. Jauhkan dari Tempat yang Lembab

Ruangan yang lembab

Selain tidak boleh terlalu sering terkena sinar matahari langsung, untuk menjaga kondisi mebel sengon juga tidak boleh menyimpannya di tempat yang lembab.

Kelembaban yang terlalu tinggi, apalagi jika disimpan terus menerus dalam kondisi tersebut tentu justru akan mempermudah munculnya jamur.

Baca Juga : Aneka Jenis Jamur Tembok yang Bisa Ditemukan di Rumah

Jangan simpan mebel terlalu dekat dengan dinding yang bisa menjadi agen penyebar kelembaban. Jangan pula terlalu sering mengangkat, menggeser, atau memindahkannya karena furniture kayu sengon berasal dari jenis kayu lunak, tidak sekeras kayu jati.

Pastikan untuk tetap menjaga sirkulasi udara dengan baik. Buka jendela pada ruangan yang menjadi tempat penyimpanan dan penggunaan mebel agar kondisi ruangan tidak mudah lembab.

Cara ini juga membantu untuk menjaga kondisi kayu agar tetap kuat. Sehingga mebel bisa digunakan lebih awet dan tahan lama.

4. Jangan Lupa Gunakan Alas

Saat menggunakan furniture dari kayu, sebaiknya lapisi lantai dengan alas sebelum menggunakannya. Karena kayu mempunyai beban yang berat, sehingga jika bersentuhan dengan lantai apalagi saat sudah digunakan maka akan menambah beban yang ada.

Dengan kondisi tersebut, bisa saja penggunaan mebel justru menimbulkan bekas luka pada lantai. Untuk meminimalisir dampak yang dapat muncul seperti lantai tergores dan sebagainya, sebaiknya gunakan alas.

Kamu bisa menggunakan lap, karpet, dan lain sebagainya untuk menjadi alas. Yang penting bisa menjaga agar tidak ada gesekan langsung yang menimbulkan lecet pada lantai.

5. Gunakan Obat Anti Jamur

Biocide Surface Film PReservative

Yang tak ketinggalan dan sudah pasti harus dilakukan tentu saja menggunakan obat anti jamur. Jika furniture kayu sengon kesayaganmu sudah terlanjur berjamur, maka solusi terakhirnya adalah harus ditangani dengan obat anti jamur.

Aplikasikan obat yang khusus diformulasi untuk pengawetan dan perawatan furniture kayu sehingga hasilnya juga optimal. Sebagai rekomendasi, gunakan produk Biocide Surface Film Preservative (SFP).

Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan Biocide SFP dengan air, lalu aduk merata. Lalu aplikasikan pada permukaan furniture yang sudah dibersihkan.

Selain mudah diaplikasikan, Biocide Surface Film Preservative juga bisa didapatkan dengan mudah dengan membelinya melalui berbagai marketplace.

Anda juga bisa menghubungi kontak pada artikel ini untuk langsung memesan Biocide Surface Film Preservative dan mengatasi permasalahan jamur pada furniture kesayangan di rumah.

Demikian informasi mengenai cara merawat furniture kayu sengon, semoga bermanfaat!

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya