Cegah Munculnya Jamur dengan Pembasmi Jamur Yang Aman

Jamur merupakan tumbuhan yang sangat mudah tumbuh di tempat-tempat yang lembab. Jamur sendiri tergolong dari dua macam yakni jamur yang aman dikonsumsi dan yang berbahaya. Mungkin kita sudah familiar dengan jamur yang aman dikonsumsi bahkan sering kita jumpai disaat Anda di dapur namun bagaimana dengan jamur yang berbahaya. Jamur berbahaya ini pada umumnya merupakan jamur perusak kayu sehingga menyebabkan kayu mudah keropos dan membusuk. Bahkan banyak jamur yang tumbuh di tanah karena keadaan tanah yang lembab.

Mungkin kita akan sering menjumpai jamur pada kayu-kayu yang sudah lapuk dan berserakan di tanah. Perlu diingat bahwa jenis jamur yang menyerang kayu sangat beragam dan tidak hanya pada kayu yang tidak terpakai saja melainkan juga pada furniture yang terbuat dari kayu maupun bahan baku lain seperti bambu, rotan dll. Tentu ini sangat membahayakan tampilan furniture tersebut bahkan terdapat jamur yang sulit untuk dihilangkan begitu saja dan membutuhkan obat pembasmi jamur.

Cara Mencegah Pertumbuhan Jamur Pada Furniture

Furniture merupakan salah satu kebutuhan sekunder bagi manusia saat ini. Selain digunakan untuk menambah fasilitas penghuni, furniture juga bertujuan untuk menghias ruangan menjadi lebih indah. Furniture yang banyak digunakan di hampir semua hunian rumah adalah furniture yang terbuat dari kayu. Furniture dengan bahan baku ini memang memiliki peminat yang banyak karena memiliki tampilan yang natural dan bahan bakunya yang kuat. Bahkan kayu juga digunakan untuk furniture outdoor yang notabene mudah terpapar sinar matahari dan air hujan yang memungkinkan kayu mudah lapuk dan rusak. Maka dari itu, wajar saja jika kayu menjadi bahan baku favorit yang digunakan pada furniture.

Cegah Munculnya Jamur dengan Pembasmi Jamur Yang Aman

Kayu memang memiliki kualitas yang baik dari segi performa namun tidak semua jenis kayu memiliki ketahanan yang baik yakni hampir semua kayu selain kayu jati. Sedangkan jenis kayu yang banyak digunakan saat ini adalah kayu alternatif jati sebab kayu jati mulai langka sehingga sangat sedikit digunakan untuk furniture. Padahal kayu jati tersebut memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca sehingga jarang sekali terserang jamur maupun serangga seperti rayap. Terlepas dari kayu jati, hampir semua jenis kayu sangat mudah terserang jamur baik jamur perusak substrate maupun jamur permukaan kayu. Hal ini dikarenakan kandungan selulosa dalam kayu tersebut sangat tinggi dan rentan lembab.

Keadaan yang lembab sangat memudahkan kayu untuk terserang jamur, biasanya jamur yang tumbuh menyerang furniture disaat yang lembab adalah jamur permukaan. Sedangkan jamur perusak substrate kayu terjadi ketika kayu pasca ditebang dan kayu mengeluarkan banyak cairan. Apabila tidak segera dikeringkan maka kayu tersebut sangat rentan terhadap jenis jamur ini. Untuk jenis jamur ini memang cukup sulit untuk dihilangkan bahkan kayu harus dipotong pada bagian yang terserang jamur tersebut. Tentu hal ini bisa mengurangi produktivitas dari pengusaha kayu karena mengurangi kualitas dari kayu tersebut.

Sedangkan untuk jamur permukaan masih bisa tertangani apabila segera mungkin untuk diaplikasikan obat pembasmi jamur. Hal ini dikarenakan jamur baru tumbuh memiliki retan sebar yang lebih sedikit sehingga lebih mudah tertangani. Jenis jamur ini sangat mudah dikenal, ada yang mudah dihilangkan hanya dengan lap namun jamur tersebut hanya hilang di permukaan saja dan akan tumbuh kembali, ada pula jenis jamu berwarna coklat gelap bahkan ada pula yang menimbulkan bau yang tidak sedap.

Jenis-jenis jamur permukaan tersebut semua memilliki resiko yang cukup tinggi yang menjadikan kayu lebih mudah rapuh dan rusak jika tidak ditangani dengan serius. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu memperhatikan keadaan furniture Anda tetap bersih dan terawat dengan baik. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga furniture:

Iklan Biothane utama
  1. Letakkan furniture jauh dari tembok
  2. Gunakan bantalan kaki agar furniture tidak tersentuh tanah langsung
  3. Rawat furniture secara rutin menggunakan kain kering atau kemoceng
  4. Rawat setiap sebulan sekali dengan poles kayu
  5. Jauhkan furniture dari tempat penampungan air
  6. Sangat disarankan untuk tidak membersihkan furniture dengan air

Pembasmi Jamur Permukaan Yang Aman

Masalah yang seringkali timbul pada furniture pada umumnya adalah tampilan yang mengusam bahkan munculnya serangga atau jamur. Hal-hal tersebut menjadi faktor pengganggu yang dicemaskan oleh pengguna maupun pengusaha mebel. Apabila tidak tertangani dengan benar, alhasil serangga maupun jamur akan dengan mudah menyerang furniture kayu tersebut. Maka dari itu, untuk mencegah timbulnya jamur untuk terlebih dahulu mengaplikasikan obat pembasmi jamur sebelum kayu tersebut menjadi sebuah pola.

Pencegahan yang dilakukan sebelum kayu-kayu tersebut dibentuk pola seperti meja, kursi maupun lemari akan lebih baik daripada ketika sesudah menjadi pola. Sebab, pengaplikasian obat anti jamur sebelum kayu dibentuk pola akan menyerap ke dalam kayu sehingga lebih efektif menjaga kayu dari serangan jamur maupun serangga. Untuk proses pencegahan, biasanya banyak yang menggunakan cara rendam atau vakum tekan. Kedua cara ini memiliki kelebihan masing-masing bagi pengusaha kayu. Cara rendam ini jauh lebih murah daripada vakum tekan bahkan obat anti jamur bisa meresap ke dalam kayu dengan sempurna namun, waktu yang dibutuhkan cukup lama. Biasanya cara rendam banyak digunakan oleh pengusaha kayu mikro atau sedang dan untuk vakum tekan banyak digunakan pengusaha sedang hingga makro. Cara vakum tekan ini membutuhkan ketelitian namun aplikasinya sangat cepat.

Atasi Jamur Perusak Subtrate Kayu Dengan Obat Anti Jamur Aman

Baik dengan cara rendam maupun vakum tekan, aplikasi obat anti jamur tidak semua aman digunakan. Banyak diantaranya yang mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan aplikator ataupun merusak lingkungan. Jika kekhawatiran ini muncul, sebaiknya segera mungkin untuk berpindah ke obat anti jamur yang ramah lingkungan yakni BioCide. Obat anti jamur ini dibedakan menjadi dua yakni BioCide Surface Film Preservative dan BioCide Wood Fungicide. Untuk BioCide Surface Film Preservative ini digunakan untuk menghilangkan jamur-jamur permukaan yang sering muncul pada furniture. Sedangkan BioCide Wood Fungicide lebih digunakan untuk mengatasi jamur perusak substrate kayu.

Kedua obat anti jamur ini sangat ramah lingkungan karena cukup dicampurkan dengan air. Namun yang perlu diperhatikan adalah meskipun obat nanti jamur ini ramah lingkungan namun tetap berbahaya karena terdapat kandungan kimia. Kandungan kimia tersebut beracun untuk tikus maupun hewan air seperti ikan sehingga setelah penggunaan obat ini tidak disarankan untuk membuangnya secara sembarangan di aliran air bebas. Selain itu, obat anti jamur ini juga bisa menimbulkan reaksi iritasi ringan baik pada kulit, mata maupun pernafasan. Alangkah baiknya selama aplikasi obat anti jamur tersebut menggunakan perlengkapan keamanan yang disarankan seperti sepatu boot, pakaian panjang, masker, sarung tangan dan kacamata terutama bagi Anda sensitif terhadap bahan kimia tertentu.

Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn