Perlunya Bahan Pengawet Kayu Jati untuk Menangkal Serangan Jamur

Pengawet Kayu Jati

Sebagian besar orang, ketika mendengar nama kayu “jati” pastilah akan mengasosiasikannya dengan istilah lain seperti “berkualitas” dan “awet”. Meskipun keterkaitan tersebut punya landasan, tetapi bukan berarti kita bisa mengasumsikan bahwa semua jati punya kualitas yang sama. Untuk menangkal serangan jamur misalnya, kami tetap merekomendasikan penggunakan bahan pengawet kayu jati yang konon kebal hama tersebut. Sebab pada kenyataannya memang banyak jati yang kualitasnya rendah. Misalnya saja jati rakyat yang ditebang pada usia muda. Jelas kayu yang dihasilkan tidak akan seperti kayu jati ideal yang kita bayangkan.

Blue Stain Pada Kayu Jati

Rekomendasi kami untuk menggunakan obat antijamur sendiri bukan tanpa alasan. Beberapa kali, kami menemukan kasus jati yang diserang jamur seperti blue stain. Padahal, blue stain seringkali dipandang hanya akan menyerang kayu dengan kelas setara pinus.

Serangan jamur seperti blue stain sendiri jelas sangat merugikan. Blue stain secara umum memang tidak banyak menyebabkan kekokohan jati berkurang. Tapi jenis jamur ini menimbulkan noda permanen sehingga kayu yang terserang tak bisa difinishing dengan warna natural transparan. Padahal seperti yang selama ini kita tahu, jati sangat diunggulkan untuk finishing warna natural. Untuk itulah langkah pencegahan harus dilakukan sedini mungkin.

BioCide, Bahan Pengawet Kayu Jati yang sedang Jadi Primadona

Memilih obat pengawet untuk jati sendiri sebenarnya bukan perkara sulit. Banyak tersedia fungisida di pasaran. Dari berbagai produk tersebut, kami menyarankan penggunaan BioCide. Produk yang sedang jadi primadona di industri pengolahan kayu ini terdiri dari 3 varian, dengan dua di antaranya merupakan fungisida:

BioCide Wood Fungicide

Merupakan antijamur stain dari mulai blue stain hingga white stain. Selain itu, produk ini juga dapat digunakan untuk mencegah lumut maupun bakteri pembusuk kayu. Harga BioCide Wood Fungicide Rp. 80.000,- dan konsentrasi penggunaannya 1,5%-2,5%. Cara penggunaan obat ini dengan diresapkan ke dalam kayu baik melalui metode perendaman hingga pengkuasan.

BioCide Surface Film Preservative

Merupakan antijamur yang bisa mencegah sekaligus membasmi jamur permukaan. Jamur permukaan sendiri dicirikan dengan tampilannya yang berhifa seperti jamur tempe dan jamur kayu kebanyakan. Cara penggunaan obat ini ialah dengan dicampur pada bahan finishing berbasis air. BioCide Surface Film Preservative bisa diperoleh dengan harga Rp. 80.000,- dengan konsentrasi penggunaan 0,5%-3%.

Kami sangat menyarankan penggunaan kedua bahan pengawet kayu jati di atas. Keduanya akan menjamin kelancaran pengolahan material tersebut menjadi mebel (furniture) hingga bahan bangunan serta menjadikan jati yang dihasilkan berkualitas tinggi.

Artikel "Uncategorized"

About Us

Antijamur.net merupakan akan obat anti jamur ramah lingkungan untuk merawat kayu baik kayu basah maupun kering atau sudah menjadi perabot. Produk Antijamur.net sangat efektif untuk merawat perabot/bangunan.

©2015 - 2019 AntiJamur.net - All Right Reserved.