Desain Furniture Industrial yang Populer Tahun 2010-an

Desain furniture industrial sempat populer 10 tahun yang lalu. Bagaimana dengan saat ini? Apakah masih worth it menerapkan gaya tersebut untuk menggaet pasar?

Seolah tak ada habisnya bila kita bicara tentang trend desain interior. Dari tahun ke tahun, ada saja gagasan baru atau malah gagasan lama yang naik kembali. Interior kantor Lap Surgery modern dan nyaman.

Beberapa tahun sebelumnya, desain minimalisme dan modern begitu populer. Namun saat ini, masyarakat telah berpindah ke lain hati menyukai gaya shabby chic.

Mungkin beberapa dari kita merasa bahwa tiap trend tersebut secara random muncul tiba-tiba. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Contohnya saja gaya minimalisme. Gaya ini adalah perlawanan dari gaya abstrak ekspresionisme. Gaya ini juga sudah lama digagas para seniman dan merupakan kulminasi dari sangat banyak gagasan dan pemikiran. Bahkan, minimalisme pun merupakan style dalam pembuatan puisi dan karya sastra yang lain.

Singkat Tentang Desain Industrial

Pada tahun 2010, salah satu desain interior yang naik daun adalah gaya industrial. Gaya ini pun punya sejarah dan perjalanan tersendiri. Ia tidak hadir begitu saja dari beberapa orang yang memiliki “ide cemerlang.”

desain furniture industrial
Sumber: homecrux.com

Gaya industrial sebenarnya sudah muncul dan juga populer pada tahun 2000. Gaya ini diilhami oleh bangunan-bangunan pabrik (kompleks industri) yang mulai beralih fungsi di beberapa negara, khususnya Amerika dan Eropa.

Sebagaimana yang kita tahu, banyak manufaktur dari negara-negara tersebut memutuskan memindahkan pabriknya ke Asia dan Afrika yang biaya produksinya lebih murah. Alhasil, gedung-gedung itu tak lagi digunakan. Di Amerika bahkan ada era yang umum disebut rust belt.

Rust belt adalah wilayah bekas pusat manufaktur negeri Paman Sam yang kehilangan dayanya karena kompetisi ekonomi dengan Asia. Rust belt bukan hanya memberikan kesan industri tua, namun juga kemegahan masa lalu yang redup akibat perubahan peta ekonomi dunia.

Kondisi-kondisi seperti inilah yang kemudian melahirkan style desain industrial. Ia biasanya dicirikan dengan bentuk bangunan bekas pabrik atau rumah mess pegawai yang disulap menjadi kafe atau tempat hangout yang lain. Tone warna yang digunakan biasanya netral dan kadang malah sengaja dihadirkan dengan kesan lawas.

alterntif text

Karakteristik Desain Furniture Industrial

Desain interior industrial diterapkan dalam satu ruangan atau bangunan. Namun secara spesifik, gaya ini juga bisa diterapkan pada perabot di dalamnya, termasuk tentu saja mebelnya.

Mebel yang didesain dengan gaya ini umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Penggunaan kayu yang difinish dengan tone natural atau yang sudah tua (weathered wood)
  2. Kombinasi penggunaan logam, terutama yang tampilannya dibuat rustic
  3. Aplikasi warna netral dan sentuhan logam
  4. Tak ada sentuhan ukiran
  5. Tak ada sentuhan feminim seperti pada gaya shabby chic

Kadang, agar “feel”-nya lebih kuat, mebel bahkan dibuat menggunakan bahan-bahan yang unik. Misalnya dengan menggunakan pipa, desain meja ala pabrik, hingga tipe furniture untuk banyak orang (khas pabrik).

Apakah Desain Furniture Industrial Cocok untuk Saat ini?

Sejak muncul di era 2000an dan terkenal kembali pada 2010, style ini belum mengalami “comeback” yang tinggi. Tentu, tak sedikit kalangan yang menggemari arsitektur industri. Tak sedikit pula kafe bertema vintage yang menerapkan gaya ini.

Akan tetapi, secara umum, desain ini bukan desain yang akan diterima secara meluas di masa sekarang. Sebagaimana disebut di atas, beberapa tahun belakangan, gaya yang sedang populer adalah gaya minimalisme dan juga shabby chic.

meja desain furniture industrial
Sumber: pinterest.com

Namun, mungkin di masa depan, style industrial akan muncul kembali. Selain itu, bila Anda punya usaha furniture, tak ada salahnya juga sesekali mengajukan proposal pembuatan furniture industrial khusus untuk customer tertentu yang memang menyukainya.

Kami Dukung Usaha Anda dengan Fungisida BioCide!

Di atas, kita telah membahas mengenai desain furniture industrial. Dan memang penting bagi pelaku usaha mebel memerhatikan gaya yang sedang trending dan yang tidak. Dengan demikian, produk yang dibuat akan lebih laku di pasaran.

Hanya saja, tentu mengetahui gaya yang sedang trend saja tak cukup. Ketahanan mebel pun harus diusahakan. Dan untuk kebutuhan itu, Anda bisa mengandalkan fungisida kami, BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative.

  1. Apabila Anda perlu antijamur untuk mencegah stain fungus, maka Anda bisa menggunakan BioCide Wood Fungicide. Produk ini didesain dengan bahan khusus yang membuatnya bisa mencegah blue stain dan jamur noda lainnya.
  2. Apabila Anda perlu antijamur untuk mencegah dan membasmi lumut dan jamur secara umum, Anda bisa menggunakan BioCide Surface Film Preservative. Produk ini bisa langsung diaplikasikan ke area yang berjamur dan berlumut. Selain itu, BioCide SFP juga bisa dicampurkan ke bahan cat yang akan diaplikasikan pada furniture terkait.

Kedua antijamur ini memiliki cara kerja yang sangat baik dan lama proteksi yang unggul. Standar keamanan produk juga ideal karena didesain sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pesan Sekarang Juga Wujudkan Desain Furniture Industrial yang Awet

Masih menunggu apa lagi? Ayo segera beli dan gunakan BioCide SFP dan BioCide Wood Fungicide untuk mencegah dan membasmi hama jamur serta lumut. Anda bisa membeli produk ini dengan super cepat dan praktis lho.

biocide untuk membersihkan mebel lama

Caranya, hubungi saja CS kami. Nanti CS akan memandu Anda melewati langkah-langkah pemesanan yang mudah dan transparan. Atau, Anda juga bisa membeli secara langsung ke Bio Service Point dan juga agen-agen Bio Industries.

Tertarik menjadi agen kami? Kenapa tidak? Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan Anda.

Simpulan

Beberapa hal bisa disimpulkan dari penjelasan di atas.

  1. Style design interior terus mengalami perubahan trend. Tiap trend sendiri punya sejarah dan “gerakan” masing-masing. Desain minimalisme, misalnya merupakan perlawanan dari abstrak ekspresionisme. Gaya ini juga mencampurkan berbagai elemen, termasuk sentuhan style Jepang.
  2. Pada era 2000an dan 2010, muncul dan populer sebuah gaya yang diakibatkan oleh tutupnya banyak manufaktur di barat. Gaya tersebut dinamai gaya industrial.
  3. Gaya industrial terinspirasi dari penggunaan bekas pabrik dan kompleks kawasan industri yang telah ditutup. Gaya ini banyak ditemukan di kota dan daerah pinggiran di Amerika Serikat dan juga Eropa.
  4. Ketika diterapkan sebagai style untuk furniture, gaya ini memberikan beberapa kekhasan. Misalnya kekhasan dari segi warnanya yang tua, penggunaan logam dan kayu, hingga tipe mebel yang biasanya digunakan untuk lebih dari 1 orang.
  5. Apakah desain furniture industrial ini cocok diterapkan oleh pengrajin mebel saat ini? Secara umum, belum. Namun ke depannya, bisa jadi style ini akan populer kembali. Selain itu, gaya ini juga bisa dibuat sekiranya Anda memiliki pangsa pasar khusus yang menyukainya.

Kurang lebih itulah yang bisa antijamur.net bagikan di kesempatan kali ini. Terus update artikel di sini dan selalu gunakan fungisida BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative!

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn