Cegah Jamur di Kontainer, Pengiriman Jadi Lancar

Keberadaan jamur di kontainer dan benda-benda yang dikirimkan khususnya mold bisa menjadi sebuah masalah besar. Kelembaban yang tinggi bisa berakumulasi sehingga menyebabkan area-area yang basah. Bila dibiarkan, produk yang dikirimkan pun bisa mengalami kerusakan parah. Jamur bisa tumbuh pada produk tekstil, elektronik, furniture, dan lain sebagainya.

Penting bagi kita untuk memastikan tempat pengiriman yang kering dan bersih. Dan di kesempatan ini, antijamur.net ingin berbagai tips-tips mencegah munculnya jamur pada kontainer dan produk yang dikirimkan. Tapi sebelumnya, mari kita bahas asal muasal kemunculan jamur terlebih dahulu.

Alasan Jamur Tumbuh

Tumbuhnya jamur di kontainer sendiri bukan tanpa sebab. Setidaknya ada 3 faktor mengapa jamur bisa muncul.

  1. Adanya sumber air. Air merupakan sumber kehidupan bagi semua organisme. Air bisa hadir dalam bentuk kelembaban (partikel air di udara), kebocoran pada kontainer, hingga kelembaban konten (MC) pada produk yang dikirim.
  2. Adanya sumber makanan. Spora jamur akan tumbuh ketika mendapatkan asupan nutrisi. Dan kotoran bisa menjadi sumber makanan bagi spora jamur. Karenanya, pembersihan sangat vital dilakukan sebelum proses pengiriman.
  3. Adanya spora jamur. Spora jamur bertebangan di mana-mana. Oleh sebab itulah, fumigasi harus dilakukan. Fumigasi bisa membasmi spora jamur yang bisa hidup akibat tidak dilakukannya treatment pengendalian hama.

jamur di kontainer

Mencegah Jamur di Kontainer

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pertumbuhan jamur pada proses pengiriman. Pertama-tama, kita harus bisa memastikan bahwa kontainer tempat pengiriman benar-benar kering. Selain itu, perhatikan juga ada tidaknya lubang dan kerusakan pada kontainer. Eits, jangan salah lho. Kadang ada lubang pada kontainer yang menjadi sumber tumbuhnya jamur.
Bagian utama yang harus diperhatikan saat inspeksi kontainer adalah atapnya. Untuk memeriksanya, Anda bisa datang saat siang hari. Masuklah ke dalam kontainer lalu tutup pintunya. Perhatikan, apakah ada cahaya yang masuk dari atap atau tidak? Bila ada, sudah pasti itu bersumber dari lubang di kontainer. Pastikanlah agar lubang yang ditemukan sudah ditutup sebelum digunakan untuk mengirim produk.

Kedua, carilah jasa pengiriman yang terpercaya. Harus diakui bahwa di lapangan ada jasa yang menawarkan service lebih baik dibandingkan yang lain. Jangan segan untuk bertanya kepada mereka yang sudah berpengalaman dalam masalah pengiriman produk seperti ini. Selain itu, pastikan menerapkan fumigasi kontainer yang benar. Fumigasi bisa menjaga kualitas produk dari serangan aneka hama khususnya fungi yang sporanya bertebaran di mana-mana.

Dan ketiga, kita juga harus menyiapkan diri kita. Kenapa demikian? Sebab, bukan tidak mungkin diri kitalah yang menjadi sumber masalah yang kita hadapi. Misalnya begini. Anda mengirimkan produk kerajinan yang ternyata kotor. Kerajinan yang Anda kirim itu mengandung spora jamur yang sewaktu-waktu bisa tumbuh. Pada kasus seperti ini, jelas kesalahan ada pada pihak Anda dan bukan pada yang lain.

klasifikasi jamur di mebel

Mencegah Jamur di Kontainer dari Diri Sendiri

Agar kita tidak menjadi sumber masalah bagi diri kita sendiri, mari ikuti step step berikut ini.

Aplikasikan Treatment Pengawetan

Pengawetan kami sarankan untuk Anda yang bekerja di bidang furniture, kerajinan, dan lain sebagainya. Pengawetan diterapkan pada kayu dengan tujuan agar kayu tidak mudah diserang jamur. Caranya dengan meresapkan zat antijamur ke dalam substrat kayu. Sehingga, bilapun spora jamur di kontainer ada, tapi jamur tidak akan menembus produk kayu.

alterntif text

Di alam, beberapa kayu memiliki zat antijamur dalam resin-resinnya. Contohnya adalah jati yang secara alamiah terlindung dari serangan jamur. Namun tidak semua kayu memiliki zat antijamur alamiah seperti jati, sehingga kita perlu menggunakan antijamur sintetis.

Gunakan Penyerap Kelembaban

Selain menerapkan pengawetan, kita juga harus menggunakan penyerap kelembaban. Sebagaimana namanya, penyerap kelembaban atau humidity absorbant adalah produk yang bekerja mengikat partikel air di udara.

Dengan diikatnya partikel air, maka udara akan menjadi kering. Dan ketika udara menjadi kering, spora jamur akan gagal tumbuh. Jamur yang sudah tumbuh pun akan layu bila tidak mendapatkan sumber air yang memadai.

Kami Sedia Produk Pengawet dan Penyerap Kelembaban untuk Anda

Kami menyediakan produk pengawet antijamur dan penyerap kelembaban untuk Anda gunakan. Produk-produk kami ini telah diandalkan banyak pelaku usaha furniture dan wooden craft nasional maupun internasional.

Produk Fungsi Keterangan
BioCide Surface Film Preservative Bisa dicampurkan dalam bahan finishing sehingga lapisan cat menjadi tahan jamur. Konsentrasi pencampurannya cukup 0,5 hingga 3% saja. Dengan produk ini, Anda tak perlu membeli cat antijamur yang harganya mahal. Hanya saja, tidak semua cat bisa dipadukan dengan BioCide SFP. Cat terbaik yang cocok dengan BioCide SFP adalah cat Bio Varnish dan water based paint yang lain. Bisa digunakan pada produk kayu, bambu, serat alam dan lainnya. Hubungi CS kami untuk penggunaan pada produk yang harus food grade. Sebab secara umum kami hanya merekomendasikan pada produk non food grade seperti mebel dan hiasan.
BioCide Wood Fungicide Bisa digunakan untuk mencegah jamur stain atau noda. Jamur stain membuat kayu berubah warna menjadi kebiruan atau kehitaman. BioCide Wood Fungicide bisa digunakan langsung setelah kayu ditebang atau setelah kayu dikeringkan dengan metode perendaman. Saran penggunaan sama seperti BioCide SFP.
Silica Natural Merupakan penyerap kelembaban. Anda bisa menggunakannya pada wooden craft atau produk kayu yang berukuran kecil. Bungkus wooden craft pada kemasan kecil, lalu masukkan silica natural yang sudah dikemas dalam bungkusan kotak. Anda juga bisa menggunakan silica natural pada alat elektronik seperti smartphone dan kamera. Silica natural akan mencegah konsleting dan karat pada alat elektronik. Merupakan silica dalam varian yang aman. Sebab produk kami adalah produk silica alamiah (non sintetis).
Container Desiccant Produk ini merupakan penyerap kelembaban untuk ruangan yang luas. Dalam satu kontainer, Anda bisa memasang 5 hingga 6 container desiccant. Secara efektif, container desiccant akan membuat ruangan dalam kontainer benar-benar kering. Sangat cocok digunakan pada produk berukuran besar yang tak bisa dikemas dalam kemasan kecil sehingga ruangan kontainer harus benar-benar kering.

container desiccant pole

Simpulan

Penjelasan panjang di atas bisa kita ringkas pada poin-poin di bawah ini:

1. Proses pengiriman barang untuk jarak yang jauh merupakan suatu proses yang beresiko.
2. Salah satu resikonya adalah kerusakan produk akibat serangan jamur.
3. Jamur bisa muncul karena faktor kelembaban, kotoran, dan keberadaan spora jamur.
4. Agar masalah ini tak terjadi, kita perlu memastikan kondisi kontainer yang kering, bersih, dan tertutup rapat. Fumigasi juga perlu dilakukan.
5. Di sisi lain, kita juga harus memastikan produk tidak membawa spora jamur serta tahan jamur. Untuk mewujudkannya, kita bisa mengandalkan produk pengawet fungisida sekaligus penyerap kelembaban.

Semoga cara mencegah masalah jamur di kontainer ini bermanfaat untuk Anda ya.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Beli sekarang juga!