7 Manfaat Pohon Karet yang Luar Biasa

Pohon karet merupakan salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan di dunia. Manfaat pohon karet bagi manusia mencakup penggunaan getah hingga material kayunya untuk industri furniture.

Bagi Indonesia, pohon karet atau Hevea brasiliensis, merupakan salah satu komoditas penting perdagangan. Tak heran tanaman karet banyak ditemukan pada perkebunan-perkebunan skala besar. Di Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi, karet banyak dimanfaatkan oleh penduduk hingga perusahaan.

Usia pohon karet sendiri bisa mencapai angka 100 tahun dengan tinggi maksimal 40 meter. Tanaman ini umumnya memerlukan tanah subur yang padat namun tidak begitu mengandung banyak air.

Di dunia internasional, tanaman karet biasa disebut dengan nama rubberwood. Tanaman ini tersebar di berbagai belahan dunia khususnya di daerah tropis. Namun sebetulnya, karet adalah tanaman asli dari Brazil dengan diameter 0,3 hingga 1 meter.

Sejak abad ke delapan belas, tanaman ini sudah ditemukan di Brazil.  Demand atas karet yang tinggi pun berhasil memperkaya banyak daerah di Brazil. Negara-negara yang lain tak mau kalah, dengan Inggris yang secara khusus membudidayakan tanaman karet di daerah koloninya.

Sayangnya, di Brazil sendiri budidaya tanaman ini akhirnya menurun drastic. Hal tersebut dikarenakan serangan hama yang juga berasal dari Brazil. Hingga hari ini, kebanyakan perkebunan karet justru berada di luar Brazil. Negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia merupakan salah satu supplier produk karet terbesar di dunia.

Nah di kesempatan ini, antijamur.net akan membahas apa saja manfaat dari pohon tersebut. Berikut ini ulasan singkat manfaat pohon karet di berbagai bidang.

Berikut ini ulasan singkat manfaat pohon karet di berbagai bidang.

7 Manfaat Pohon Karet

Bahan untuk Industri Sintetis

Tanaman karet dapat menghasilkan getah karet. Getah ini selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk membuat beragai produk sintetis seperti ban kendaraan, alat-alat kendaraan, hingga perlengkapan olahraga seperti bola.

alterntif text

Pohon yang Ramah Lingkungan

Tanaman karet sering dianggap sebagai tanaman yang environmentally friendly. Pasalnya, tanaman ini dapat dimanfaatkan tanpa harus ditebang. Sehingga fungsinya menyerap gas buangan dan menghasilkan oksigen jauh lebih maksimal.

Pohon Karet Bisa Membuka Lapangan Pekerjaan

Perkebunan karet membuka banyak lapangan kerja. Karet adalah komoditas pokok dalam perdagangan dunia. Tak heran jumlah pekerja yang dapat diserap dalam bidang ini begitu besar. Belum lagi bila kita hitung juga industri yang memanfaatkan karet sebagai bahan bakunya.

Kayu Banyak Digunakan dalam Industri Mebel atau Furniture

Pohon karet juga digunakan menghasilkan kayu yang bisa diolah untuk bahan mebel atau furniture. Kelebihan kayu karet dalam pemanfaatannya sebagai bahan baku mebel adalah kayu karet merupakan produk sekunder dari budidaya karet yang utamanya diambil getahnya. Memanfaatkan produk sekunder dengan baik tentunya memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi industri.

Meningkatkan Pemerataan Penduduk

Sebagaimana disebut di atas, penanaman pohon karet membutuhkan lahan luas dengan lapangan kerja besar. Secara langsung mapun tak langsung, hal ini akan meningkatkan pemerataan penduduk, terutama di daerah-daerah terpencil.

Pohon Karet Meningkatkan Kerjasama Internasional

Tak semua negara memiliki lahan untuk penanaman pohon karet. Hal ini akan menciptakan terjadinya kerja sama internasional antara negara investor dan negara yang memiliki lahan luas dan membutuhkan suntikan dana.

Bahan Obat-obatan

Biji karet mengandung berbagai jenis senyawa. Selain nutrisi yang umum ditemukan seperti lemak, air, protein, karbohidrat, dan senyawa lain, juga terkadang zat-zat khusus seperti tiamin, akroten, asam nikotinat, dan tokoferol. Senyawa-senyawa tersebut diketahui bisa digunakan untuk campuran obat-obatan.

Karakteristik Kayu Karet

Ketujuh manfaat pohon karet di atas tentu tak bisa dilepaskan dari ciri atau karakteristik pohon tersebut. Dan khusus untuk kayunya, berikut ini beberapa ciri khas kayu karet.

1. Berat kering rerata kayu : 595 kg/m3
2. Specific Gravity (12% MC): .49, .59
3. Janka Hardness: 4,280 N
4. Modulus of Rupture: 71,9 MPa
5. Modulus elastis: 9,07 GPa
6. Crushing Strength: 42,1 MPa
7. Warna: tidak ada kontras yang signifikan antara kayu gubal dengan teras. Keduanya berwarna cerah, coklat medium, atau coklat agak gelap. Warna kayu akan semakin menua seiring pertambahan usianya.
8. Serat lurus, tekstur terbuka (open texture).
9. Keawetan: sama sekali bukan kayu yang awet. Kayu mudah busuk, terserang jamur, dan juga terserang hama serangga.
10. Kemudahan pengolahan: mudah diolah baik secara manual ataupun dengan mesin
11. Bau: memiliki bau yang tidak enak apalagi ketika kayu masih hijau
12. Catatan lain: ketika dijual di pasaran (terutama ekspor), produk ini sering diberi label sebagai “plantation hardwood.” Dan, perlu dipahami bahwa terlepas dari namanya, kayu karet bukanlah kayu yang memiliki elastisitas tinggi. Nama karet merujuk pada getahnya. Secara umum, karakteristik kayu ini sama saja dengan kayu kebanyakan.

Dari penjelasan di atas, bisa kita lihat bahwa ada poin-poin khusus yang membuat kayu ini menguntungkan sebagai bahan mebel hingga kerajinan. Namun di sisi lain, kayu ini juga memiliki banyak kekurangan. Salah satunya kekurangan dalam hal ketidakawetannya.

Perlu Pengawetan untuk Kayu dari Pohon Karet

Salah satu kekurangan kayu ini memang terletak pada ketidakawetannya. Dan hal ini memiliki imbas besar terhadap produk kayu karet secara umum. Di dunia internasional pun, furniture rubber wood terkenal sebagai furniture Asia murah, karena kualitasnya yang tak begitu baik.

Tapi apakah ini tak bisa diubah? Jelas bisa. Dan treatment pengawetan adalah solusinya. Pengawetan kayu adalah usaha untuk meningkatkan masa pakai kayu. Treatment pengawetan yang sukses bisa menjadikan kayu kelas III setara kayu kelas II atau bahkan kayu kelas I. Sengon adalah contohnya. Kayu yang masa pakainya pendek itu bisa bertahan sampai 90 tahun setelah diawetkan dengan baik.

Proses pengawetan dilakukan dengan memanfaatkan obat-obat antihama. Dalam hal ini, kami merekomendasikan obat antihama kami, yakni BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative.

BioCide sebagai Pengawet Antijamur

Kedua fungisida BioCide akan memaksimalkan manfaat kayu karet dengan fungsinya sebagai berikut.

Varian BioCide Fungsi Cara Pakai Keterangan
BioCide Wood Fungicide BioCide Wood Fungicide adalah antijamur dengan  bahan aktif Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT). Produk ini bisa dipakai untuk mencegah sap stain yang menimbulkan perubahan warna pada kayu. BioCide Wood Fungicide bisa digunakan pada kayu log hingga sawn timber, sebelum kayu difinish. Produk harus diencerkan dulu 1,5% pada musim kemarau dan 2,5% pada musim hujan. Metode aplikasi dapat dilakukan dengan pengolesan, perendaman, dan vakum tekan. Bila kayu sudah terlanjur terserang sap stain, maka harus digunakan wood bleaching WA-250.
BioCide Surface Film Preservative Produk ini bisa digunakan untuk membasmi jamur permukaan. Produk ini menggunakan bahan aktif Diuron dan Carbendazim Calcium bis (dodecybenxenesulfonate). Anda bisa menggunakannya pada mebel kayu karet yang sudah jadi atau belum jadi. Anda juga bisa mencampurkan BioCide SFP pada bahan finishing untuk rubber wood. Untuk pencampuran pada lapisan coating, hanya cukup konsentrasi 0,5 hingga 3% saja. Dan ingat, saat Anda melakukan pembasmian dengan antijamur ini, selalu gunakan pelindung yang memadai.  

biocide sfp

Kenapa BioCide dan Bukan yang lain?

1. BioCide antifungal tersedia dalam dua jenis yang berbeda. Fungsinya saling melengkapi, baik untuk mencegah sap stain maupun untuk mencegah jamur pembusuk kayu.
2. Memiliki kinerja yang sangat efektif dalam mencegah jamur dan membasminya.
3. Sifat perlindungan yang tahan lama. Produk kayu karet pun akan bisa bertahan lebih lama setelah diawetkan dengan produk ini.
4. Konsentrasi tinggi dan pemakaian yang lebih hemat.
5. Harga yang terjangkau dibanding kualitasnya yang sangat baik.
6. Pelarutan bisa dilakukan menggunakan air sehingga lebih aman diterapkan dan tidak membuat kayu sulit dicat.
7. Penggunaan pada berbagai tahapan kayu dengan metode yang beragam dari pengolesan hingga vakum tekan.

Cara Membeli BioCide Antifungal

Ayo dapatkan pembasmi jamur BioCide sekarang juga. Anda bisa mendapatkan produk ini secara langsung atau daring. Bagi Anda yang tinggal di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon, silahkan langsung bertandang ke Bio Service Point. Atau, bila Anda jauh dari ketiga lokasi tersebut, Anda bisa membeli secara online saja atau menghubungi agen kami. Informasi keagenan dan pembelian secara online bisa langsung dilakukan dengan menghubungi Customer Service kami.

Kami juga selalu siap untuk bekerja sama dengan Anda lebih lanjut. Kami bisa menyediakan tim khusus atau sampling BioCide untuk usaha Anda. Selama ini, kami juga sudah menjalin kerja sama dengan banyak pelaku usaha perkayuan dari furniture, kerajinan, dan juga konstruksi bangunan.

Nah itulah bahasan yang bisa kami sampaikan. Dari penjelasan di atas, ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan yaitu:

1. Salah satu kayu komoditas yang memberikan keuntungan di Indonesia adalah rubberwood atau kayu karet.
2. Terdapat sangat banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari kayu ini. Kayu ini digunakan dalam pembuatan furniture, kerajinan, dan aneka perkakas rumah tangga.
3. Kegunaan tersebut tak terlepas dari ciri khas kayu karet.
4. Secara umum, rubber wood memiliki beberapa keunggulan seperti harganya yang murah, mudah diolah, dan bukan kayu yang langka. Namun kayu ini juga memiliki kekurangan dalam hal keawetannya.
5. Untuk meningkatkan keawetan kayu ini, perlu diterapkan treatment pengawetan dengan menggunakan BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative.

Demikian pembahasan mengenai 7 manfaat pohon karet yang begitu luar biasa. Semoga bermanfaat dan terus nantikan berbagai informasi menarik lainnya di antijamur.net.

 

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Beli sekarang juga!