Teknik Hilangkan Jamur Permukan pada Mebel dengan Pengawetan Kayu Glugu

Saat ini banyak bangunan maupun furniture mulai menggunakan bahan kayu glugu. Selain harga murah, kayu glugu dapat memiliki keawetan maksimal jika diberi perawatan pengawetan kayu glugu berkualitas.

Dalam berbagai aktivitasnya, manusia memanfaatkan aneka jenis furniture. Kita duduk di atas kursi, belajar memanfaatkan meja, dan menyimpan benda-benda dalam almari. Secara tak sadar, furniture menjadi benda yang begitu mendukung kehidupan yang kita jalani.

Selain memiliki manfaat fungsional, dalam banyak kasus, furniture juga memiliki manfaat estetika. Dengan kata lain, furniture pun bisa digunakan untuk memperindah suatu ruangan atau bangunan. Dan karena kedua manfaatnya itu, seyogyanya kita menerapkan usaha perawatan mebel.

Perawatan Furniture untuk Pelaku Usaha

Usaha menjaga kualitas mebel pun sesungguhnya tidak hanya perlu dilakukan oleh masyarakat awam. Lebih dari itu, pelaku usaha mebel sendiri perlu menerapkan perawatan yang baik.

Perawatan furniture sangat penting dilakukan, salah satunya menggunakan anti jamur film preservative. Penggunaan anti jamur merupakan salah satu cara melindungi kayu dari cuaca, kelembaban dan lain-lain yang dapat menyebabkan serangan jamur, serangga, serta berbagai faktor-faktor perusak lainnya.

Kenapa demikian? Sebab jika pelindung tersebut rusak atau retak maka fungsi pelindungnya gagal bekerja. Fleksibilitas lapisan finishing erat kaitannya dengan kemampuan bahan melindungi dari serangan jamur. Lapisan cat finishing harus dapat mengikuti dinamika gerak kayu. Jika lapisan cat terlalu keras, gerakan mekanik kayu atau kembang susut kayu akan menarik lapisan cat diatasnya dan akan retak.

Mebel Glugu

Terdapat sangat banyak jenis furniture di pasaran. Kita bisa membedakannya menurut berbagai aspek. Salah satunya dari aspek jenis kayu yang dipakai dalam pembuatan furniture tersebut. Dalam usaha perawatan mebel pun, pengetahuan akan jenis kayu yang digunakan merupakan hal yang penting.

Supplier Pengawet Kayu Glugu BioCide

Furniture Kayu Glugu 

Katakanlah Anda memiliki mebel dari kayu kelas unggulan dan tidak unggulan. Perawatan untuk mebel dari kelas non unggulan jelas harus lebih ekstra.

Bagaimana dengan kayu glugu? Perawatan anti jamur juga harus dilakukan pada furniture kayu glugu yang rentan terserang jamur. Pada kayu glugu,  tidak akan ditemukan alur serat lurus dan serat mahkota karena semua bagiannya adalah fiber. Tidak juga ditemukan mata kayu karena pohon glugu tidak ada ranting/ cabang. Pohon glugu tumbuh subur di sepanjang pantai Indonesia. Namun, yang paling terkenal dengan warnanya yang coklat gelap adalah dari Sulawesi dan Kalimantan. Pohon glugu di jawa umumnya berwarna terang. Untuk itu para pengrajin banyak memanfaatkan kayu ini.

Kayu glugu sendiri kemudian dilirik sebagai substitusi material, karena ketersediaannya di Indonesia yang berlimpah. Penggunaan kayu sebagai material bangunan di tengah masyarakat Indonesia, untuk saat ini rasanya akan sulit untuk tergantikan posisinya dengan material lain, hal ini dikarenakan harganya yang jauh lebih terjangkau.

Iklan Biothane utama

Selain itu, glugu juga memiliki beberapa keunggulan karena karakteristiknya. Agar lebih jelas, mari kita simak dulu ciri dan sifat kayu kelapa ini sebelum kita membahas lebih jauh mengenai tips perawatannya.

Karakteristik Kayu Glugu

Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa glugu atau kayu kelapa merupakan material dari batang tanaman monokotil (berbiji tunggal). Tanaman monokotil memiliki karakteristik yang berbeda dibanding tanaman dikotil, termasuk dari ciri khas kayunya.

pengawetan kayu glugu

Pada batang monokotil tidak ditemukan cincin pertumbuhan. Selain itu, batang juga tidak bercabang sehingga tidak akan ditemukan mata kayu. Kelapa sendiri termasuk tumbuhan yang tinggi, di mana perkembangannya bisa mencapai angka 25 meter dengan diameter 30 cm hingga 40 cm.

Sebagaimana kayu monokotil lainnya, glugu lebih sering dibedakan menurut derajat densitasnya. Berikut ini 3 pembagian kayu kelapa menurut kerapatannya tersebut.

  1. Glugu dengan Densitas Tertinggi. Tipe ini adalah tipe kayu kelapa yang memiliki kerapatan paling tinggi. Kayu biasanya diperoleh dari bagian batang yang paling padat, misalnya di bagian dermal. Bila diukur, densitas tipe ini kurang lebih 600 hingga 900 kg per meter kubik. Dan biasanya, tipe ini digunakan untuk membuat lantai, sambungan lantai, kusen, tiang, decking, dan masih banyak lagi.
  2. Medium Density. Tipe kedua adalah tipe dengan kerapatan medium. Kayu diambil dari bagian sub dermal yang dekat dengan bagian dermal yang paling padat. Kerapatannya kurang lebih 400 hingga 600 kilogram per meter kubik. Umumnya, glugu tipe kedua ini digunakan untuk membuat rangka horizontal, dinding, hingga beberapa jenis mebel.
  3. Glugu Densitas Rendah. Sebagaimana namanya, tipe ini memiliki densitas yang paling rendah. Kayu biasanya diambil dari bagian paling tengah suatu batang. Densitasnya berada di kisarang angka 200 hingga 400 kilogram per meter kubik. Tipe ini sangat ideal digunakan untuk membuat panel, kerajinan, dan juga perkakas rumah.

Karakteristik lainnya

  1. Kelas kuat: II
  2. Kelas awet: III (dengan kata lain, bukan kayu dengan kelas keawetan unggulan)
  3. Janka hardness: 1600 – 2200 psi
  4. Berat jenis 0,74
  5. Warna: variatif dari warna dasar kuning hingga coklat tua (serta serat kehitaman)

Dari jabaran karakteristik kayu kelapa di atas, kemudian muncul pertanyaan, apakah kayu glugu secara teknis dan ilmiah memiliki syarat standar untuk dijadikan material furniture? Salah satu syarat standar ini dapat dicapai apabila sudah terbebas dari hama seperti jamur. Padahal, seperti terlihat pada penjelasan di atas, glugu pun rentan terserang hama. Maka itulah, perawatan melalui pengawetan sangat penting dilakukan.

Teknik Pengawetan Menggunakan Bahan Pengawetan Kayu Glugu Untuk Furniture

Tak dapat dipungkiri bahwa kayu kelapa memang kayu yang sangat potensial untuk digunakan. Kayu ini bisa dimanfaatkan dalam berbagai industri termasuk industri furniture. Namun, keawetan kayu ini memang perlu diperbaiki dengan treatment pengawetan.

Treatment pengawetan dilakukan dengan meresapkan obat pengawet ke dalam substrat glugu. Bahan pengawet yang dimaksud merupakan obat antihama. Sehingga ketika diresapkan pada suatu kayu, kayu terkait menjadi toksik bagi hama. Hama seperti jamur dan rayap pun tidak akan memakanmaterial kayu terkait.

pengawetan kayu glugu

Treatment pengawetan bisa dilakukan dengan beberapa metode. Kita bisa mengoleskan antihama pada kayu, merendam kayu dalam larutan antihama, dan masih banyak lagi. Yang terpenting, usaha tersebut dilakukan secara terarah pada target hama yang jelas. Khusus untuk kayu kelapa sendiri, salah satu hama yang patut diwaspadai adalah jamur permukaan.

Pengawetan Kayu Glugu untuk Cegah Jamur Permukaan

Teknik pengawetan furniture dari serangan jamur permukaan sangat sederhana, yakni cukup dengan menggunakan Biocide Surface Film Preservative dari pengawet kayu glugu, dapat diaplikasikan dengan spray maupun rendam. Produk ini ialah bahan pengawet yang cocok untuk perawatan funiture kayu glugu agar memiliki peforma maksimal. Baik posisi indoor maupun outdoor. Biocide Surface Film Preservative merupakan produk anti jamur tempe dan anti lumut interior dan exterior, mencegah timbulnya jamur permukaan atau jamur tempe.

Bahan aktif Diuron, Carbendazim Calcium bis (dodecylbenzenesulfonate). Bahan baku kayu atau lainnya sebagai furniture interior rentan akan kebersihan dan kelembaban ruangan yang tinggi. Sedangkan, furniture exterior berhadapan dengan cuaca ekstrim, hujan, dan sinar matahari.

Keunggulan Menggunkan Biocide Surface Film Preservative Pada Funiture Kayu Glugu

Kegunaan Produk Ini Dapat Diaplikasikan pada kayu, bambu, rotan, serat alam, triplek, dan lain-lain. Produk ini memiliki keunggulan stabil dan efektif pada lapisan coating ,dapat dicampur air (System Water Based) dan  ramah lingkungan. Baik untuk digunakan pda furniture kayu glugu yang selalu bersentuhan dengan kita.

BioCide Wood Fungicide

biocide sfp

Selain BioCide SFP, sebetulnya kita juga perlu menggunakan BioCide Wood Fungicide lho. BioCide Wood Fungicide, sebagaimana BioCide SFP, adalah varian fungisida BioIndustries. Bedanya, produk ini tidak didesain untuk mencegah jamur permukaan. BioCide Wood Fungicide diformulasikan untuk mencegah jamur noda.

Jamur noda bisa merusak keindahan kayu glugu. Kayu kelapa yang terserang jamur ini akan menampakkan substrat yang bercak-bercak warna biru hingga kehitaman. Bercak ini tidak bisa dihilangkan dengan cara digosok biasa. Selain itu, bercak ini akan tampak membayang meski glugu sudah difinish. Bila kita ingin menutupi bercak jamur stain dengan baik, maka kita harus menggunakan banyak cat yang sudah pasti terhitung sangat boros.
Maka itulah, sebaiknya dilakukan antisipasi menggunakan BioCide Wood Fungicide. Produk ini pun bisa dipesan dengan sangat mudah sepertihalnya BioCide Surface Film Preservative.

Cara Pemesanan

Pengawet kayu glugu Biocide Surface Film Preservative dan BioCide Wood Fungicide dapat dipesan melalui wa & sms di 0821-6760-0693 atau 0821-6760-0692. Atau marketplace www.bukalapak.com/biodiana, www.tokopedia.com/dianarika25, dan www.shopee.co.id/biopaint.cs105.

Jangan khawatir untuk menghubungi kami. Kontak dari Anda selalu kami nantikan. Customer Service kami juga selalu siap memandu Anda dalam proses pembelian yang cepat, profesional, dan juga mengasyikkan. Anda juga boleh lho sekadar bertanya-tanya dulu mengenai kedua produk BioCide ini.

Bagaimana dengan pembelian secara langsung? Untuk pembelian secara langsung, Anda bisa mengunjungi kami lewat agen kami, atau langsung ke Bio Service Point. Untuk informasi alamat agen kami, silahkan tanya ke CS. Sedangkan untuk alamat Bio Service Point, silahkan Anda pilih untuk bertandang ke salah satunya sebagai berikut.

  1. Bio Service Point Cirebon: Jl Escot No.42, RT.014/RW.04, Tegalwangi, Weru, Cirebon kode pos45154
  2. Bio Service Point Yogya: Jlan Sidikan Nomor 94 Sorosutan Yogyakarta
  3. Bio Service Point Jepara: Jln Raya Kudus Kilometer. 9a, Ngabul, Tahunan, Jepara kode pos 59417

Nah, kurang lebih, itulah informasi yang bisa kami bagikan di kesempatan kali ini. Bila diringkas, penjelasan di atas bisa kita simpulkan sebagai berikut.

  1. Furniture merupakan benda yang begitu berguna dalam hidup kita. Dan karenanya, hendaknya kita merawat perabot tersebut.
  2. Selain untuk masyarakat awam, sejatinya perawatan furniture juga perlu dilakukan oleh pelaku usaha, tak terkecuali pelaku usaha furniture kayu glugu.
  3. Glugu adalah kayu yang menarik dan lain daripada yang lain. Pasalnya, kayu ini adalah kayu dari tanaman monokotil. Kayu ini tidak memiliki cincin pertumbuhan dan memiliki tampilan yang sangat khas.
  4. Glugu pada umumnya dibedakan menjadi 3 tipe. Ketiganya diklasifikasi menurut densitasnya, dan digunakan untuk kebutuhan yang berlainan.
  5. Namun semua tipe glugu tersebut tetaplah sama-sama harus diawetkan. Treatment pengawetan kayu glugu untuk perlindungan antijamur bisa dilakukan dengan mengandalkan fungisida BioCide SFP dan BioCide Wood Fungicide.
Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn