Metode Pengawetan Rotan dan Produk Pengawet yang Direkomendasikan

Sebagai komoditas yang banyak digunakan untuk kebutuhan ekspor, diperlukan metode pengawetan rotan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Dengan pertumbuhannya yang mudah dan subur di Indonesia, keberadaan rotan juga dapat dimanfaatkan dengan optimal.

Untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya, diperlukan proses pengawetan terlebih dahulu sebelum rotan diolah. Pengolahan yang menggunakan rotan setelah diawetkan tentu akan lebih mudah dan lebih awet saat sudah dalam bentuk produk jadi yang siap digunakan.

Rotan Sebagai Salah Satu Komoditas Langganan Ekspor

rotan yang siap diolah

Indonesia memiliki beberapa komoditas unggulan yang pertumbuhan dan kualitasnya baik. Beberapa di antaranya juga berhasil memikat mata dunia sehingga kerap menjadi produk langganan ekspor. Salah satu komoditas tersebut adalah rotan.

Sebagai negara penghasil rotan terbesar di dunia, Indonesia mampu memasok 70% kebutuhan rotan dunia. Berbagai negara sudah menjadi langganan ekspor rotan Indonesia dalam bentuk rotan mentah yang belum diolah maupun dalam bentuk berbagai produk olahan yang menarik dan fungsional.

Rotan adalah tanaman dalam suku Arecaceae atau palem-paleman yang menjadi salah satu tumbuhan hasil hutan bukan kayu. Tanaman ini tumbuh merambat dengan bentuk batang langsing yang memiliki ruas. Batangnya berduri, dengan bentuk bulat memanjang menyerupai silinder dan tidak berongga. Ukuran diameter batang rotan akan tetap stabil dan tidak bertambah, meski usianya semakin tua.

Pada umumnya, bagian batang rotan inilah yang kerap dimanfaatkan untuk diolah menjadi berbagai produk olahan menarik. Sehingga tidak heran jika nilai ekonomi rotan yang paling tinggi berada pada bagian batangnya.

Tanaman rotan tumbuh subur di berbagai wilayah Indonesia dan dapat dimanfaatkan  menjadi olahan produk menarik. Olahan rotan yang sering dibuat yaitu produk kerajinan tangan, furniture, maupun anyaman untuk furniture.

Minat masyarakat secara umum baik dalam cakupan nasional maupun internasional masih cukup tinggi terhadap rotan. Pemanfaatan tanaman ini untuk memenuhi berbagai kebutuhan masih tinggi sehingga masih perlu terus dimaksimalkan. Baik dari segi penanaman, perawatan, hingga pengawetannya setelah dipanen.

Pentingnya Pengawetan pada Rotan

rotan yang siap diolah menjadi barang kerajinan

Mengingat tingginya minat masyarakat terhadap tanaman rotan ini, pengawetan untuk memaksimalkan kualitasnya tentu menjadi hal yang wajib dilakukan. Terlebih jika mengingat bahwa kualitas rotan memang di bawah kayu solid jika dilihat dari segi kekuatan dan kekokohan.

Pada tahapan pengolahan rotan, dilakukan pengawetan yang menjadi salah satu tahapan wajib. Dalam proses ini, ada perlakuan secara fisis ataupun kimia yang dilakukan pada rotan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan masa pemakaian rotan agar lebih lama dan awet.

Melalui pengawetan pula, diharapkan kerusakan akibat ulah organisme perusak seperti jamur dan serangga juga dapat dicegah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, tentu diperlukan penggunaan bahan pengawet yang bagus kualitasnya.

Yang harus diperhatikan dari bahan pengawet yang dilibatkan dalam proses pengawetan ini adalah efektivitasnya. Penggunaan bahan aktif yang mampu bekerja dengan optimal mampu membuat proses pengawetan pada rotan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang sesuai harapan.

Bahan pengawet yang digunakan untuk rotan ini juga mampu menjadi racun untuk mengatasi organisme perusak rotan dalam berbagai kondisi. Setelah diaplikasikan juga sebaiknya bahan pengawet tersebut permanen keberadaannya di dalam rotan.

Bahan pengawet juga sebaiknya tidak menimbulkan korosi sehingga lebih aman untuk digunakan. Dan pastinya terjangkau dari segi harga serta mudah untuk ditemukan dan tersedia dalam jumlah banyak.

Metode Pengawetan Rotan Menggunakan Biocide Series

Produk pengawetan rotan yang direkomendasikan adalah Biocide Series. Ada produk insektisida dan fungisida yang dapat diandalkan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas rotan. Ketiganya dapat diaplikasikan dengan metode pengawetan rotan yang beragam, sehingga cukup fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai produk pengawet kayu water based, keamanan sudah tentu menjadi prioritas utama. Mengandalkan bahan-bahan terbaik yang mampu menangani berbagai organisme perusak kayu termasuk rotan. Baik serangga maupun jamur dan lumut, kerusakan pada rotan tetap dapat terjadi dan menimbulkan hal yang fatal jika tidak segera diatasi.

Metode Pengawetan Rotan dengan Biocide Insecticide

cegah rayap dengan Biocide Insecticide

Penggunaan produk insektisida sangat diperlukan sebagai proteksi dari serangan serangga. Bukan hanya rayap, kerusakan pada rotan juga dapat diakibatkan oleh ulah serangga perusak lainnya. Untuk meminimalisir hal tersebut, kandungan Cypermethrine 100 Ec dari Biocide Insecticide dapat menanganinya.

Pengaplikasian insektisida dari Biocide ini dapat dilakukan melalui beberapa metode, di antaranya:

  1. Metode kuas
  2. Metode Pengolesan
  3. Perendaman
  4. Vakum tekan

Anda dapat menggunakan Biocide Insecticide pada berbagai material sejenis rotan. Di antaranya yaitu kayu, bambu, eceng gondok, ataupun berbagai material natural fiber lainnya.

Hindari Jamur pada Rotan dengan Biocide Wood Fungicide

Biocide Wood Fungicide

Selain insektisida, ada pula produk fungisida yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pengawetan rotan, yaitu Biocide Wood Fungicide yang mengandung kombinasi bahan aktif Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT).

Kombinasi kedua bahan aktif tersebut mampu memaksimalkan penjagaan pada rotan dari serangan berbagai jamur perusak rotan. Kerusakan pada rotan akibat jamur yang bahkan mampu merusak warna alaminya akan sangat menurunkan kualitas serta nilai jual rotan.

Dari segi tampilan, tentu rotan tidak semenarik saat belum terkena serangan jamur. Untuk mencegah bahkan mengatasi hal tersebut jika sudah terlanjur terjadi, Anda dapat mengaplikasikan Biocide Wood Fungicide.

Metode atau cara aplikasinya tidak berbeda dengan Biocide Insecticide. Pengaplikasian produk ini dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti:

  1. Metode kuas
  2. Pengolesan
  3. Perendaman
  4. Vakum tekan

Perawatan sekaligus perlindungan material rotan dapat dilakukan secara mudah dan cepat dengan mengandalkan produk Biocide Series.

Di Manakah Anda bisa Menemukan Produk untuk Pengawetan Rotan?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami melaui e-mail di [email protected] Atau melalui kontak Whatsapp yang tertera di website ini.

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari PT Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published. Required fields are marked *