Begini Cara Mengawetkan Kayu Meranti

Bagaimana cara mengawetkan kayu meranti? Sebagai insan yang berkecimpung dalam industri woodworking, tentunya pertanyaan tersebut wajar bila hadir dalam pikiran kita. Apalagi, jenis kayu ini termasuk salah satu kayu komersil dengan tingkat penjualan signifikan. Meranti merupakan komoditas penting untuk memenuhi kebutuhan kayu konstruksi, plywood, hingga furniture. Mengingat fungsinya tersebut, jelas mengoptimalkan kualitas kayu ini adalah hal yang amat wajar dilakukan.

Lantas bagaimana cara mengawetkan kayu meranti? Zaman dulu, orang akan menyarankan kita untuk merendam kayu dalam air seperti di sungai atau kolam ikan. Kadang, kayu juga akan diasapi, diberi oli, diberi garam, dll. Tujuannya pengawetan kayu dengan garam atau pengasapan ini adalah agar nutrisi meranti hilang atau termodifikasi sehingga tidak terserang hama. Tetapi cara-cara tersebut jelas tidak efisien karena selain tidak efektif juga dapat memakan waktu amat lama. Treatment terbaik untuk mengawetkan kayu meranti adalah dengan menggunakan obat pengawet.

Pentingnya Obat Pengawet untuk Kualitas Kayu Meranti

cara mengawetkan kayu meranti

Obat pengawet berfungsi membuat kayu meranti beracun bagi berbagai jenis hama. Sehingga kerusakan akibat hama dapat dicegah sedini mungkin. Dengan demikian, apabila kita ingin memberikan proteksi terbaik pada kayu meranti, obat pengawet yang digunakan pun harus berkualitas. Anda bisa mengandalkan Insectide 100 EC sebagai antiserangga dan Microcide 100 EC sebagai antijamur. Keduanya adalah contoh obat pengawet kayu meranti yang memiliki cara kerja bagus.

3 Cara Mengawetkan Kayu Meranti

Selain penggunaan obat pengawet, pemilihan metode juga harus Anda perhatikan. Berikut ini beberapa metode yang bisa Anda pilih untuk meningkatkan usia pakai kayu ini.

Metode Pengkuasan

Cara agar kayu tahan lama yang paling mudah mengkuaskan larutan Insecticide 100 EC dan Microcide 100 EC pada kayu meranti. Sebaiknya metode ini diaplikasikan sebagai treatment “darurat” pasca meranti ditebang. Sebab pada kondisi sehabis ditebang, keadaan meranti yang lembab sangat rentan diserang hama terutama jamur. Dengan mengkuaskan bahan pengawet di bagian pinggirnya diharapkan meranti tetap dalam kondisi baik hingga dikeringkan. Pengkuasan juga cocok diaplikasikan pada kayu yang Anda beli untuk diolah lebih lanjut. Pasalnya, biarpun kayu tersebut mungkin sudah diawetkan, tetapi perlindungan yang diberikan bisa saja telah berkurang.

Metode Perendaman

Metode perendaman dilakukan dengan memasukkan kayu meranti dalam larutan pengawet. Ada berbagai varian dalam metode ini, misal perendaman di air dingin hingga panas. Metode ini memiliki efektivitas lebih baik dibanding pengkuasan tetapi masih kurang efektif dibanding vakum tekan.

Metode Vakum Tekan

Metode vakum tekan dilakukan dengan memasukkan kayu meranti ke dalam ruang khusus. Setelahnya, larutan pengawet turut dimasukkan juga ke dalam ruang tersebut. Kondisi ruang kemudian diatur tekanan dan kadar airnya agar larutan pengawet meresap ke dalam kayu.

Selain memilih metode yang paling tepat di antara ketiga cara mengawetkan kayu meranti di atas, terapkan pula finishing yang baik terutama pada meranti yang akan digunakan sebagai kayu konstruksi dan mebel. Lapisan finishing akan memberikan perlindungan ekstra pada kayu ini.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn