Pengawetan Kayu Albasia: Hal-hal Penting yang Wajib Anda Tahu

Apa yang Dimaksud Pengawetan Kayu Albasia?

kayu albasia

Wood preservation yang diterapkan pada kayu albasia, sebagaimana pada kayu lainnya adalah sebuah usaha untuk meningkatkan masa pakai produk tersebut. Albasia dan semua jenis kayu memiliki nutrisi yang disukai hama sehingga rentan dirusak. Treatment pengawetan, dengan demikian, merupakan sebuah cara agar kayu tidak dirusak hama.

Mengapa Harus Dilakukan? Apa Keuntungannya?

Selain alasan umum agar kayu albasia tidak dirusak hama, pengawetan sangat krusial dilakukan karena albasia tergolong kayu kelas IV-V dalam hal keawetan. Tingkat tersebut menandakan kayu ini sangat rentan pada jamur maupun serangga. Bahkan sebagai material mebel dalam ruangan sekalipun, kayu ini lebih rentan dibanding kayu lainnya. Apalagi bila kayu ini akan digunakan sebagai bahan mebel luar ruangan atau konstruksi bangunan.

Dengan dilakukannya treatment khusus untuk mengawetkan kayu ini, diharapkan produk dari material tersebut juga lebih tahan lama. Albasia nantinya juga dapat digunakan untuk kebutuhan yang memerlukan ketahanan berat seperti sebagai material konstruksi bangunan dan mebel luar ruangan. Proses pengolahannya pun lebih lancar karena gangguan hama dicegah sedini mungkin.

Metode Pengawetan Kayu Albasia: Bagaimana dan Kapan?

Ada beberapa cara untuk mengawetkan kayu albasia. Secara umum, metode yang bisa dipilih antara lain perendaman, pencelupan, pengkuasan, spray atau penyemprotan, hingga vakum tekan. Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  Misal, meskipun metode dengan sistem vakum tekan adalah yang paling bagus, akan tetapi dana yang dikeluarkan sangat besar. Sebab harga mesin vakum tekan sama sekali tak terjangkau.

Waktu yang tepat untuk pengawetan kayu albasia sendiri adalah pada saat kayu sudah digergaji. Akan tetapi, treatment “darurat” dapat dilakukan pasca kayu ditebang. Treatment darurat ini diterapkan dengan cara lebih sederhana misal mengkuaskan larutan pengawet ke bagian ujung kayu gelondongan sengon. Pasalnya, kayu yang baru ditebang sangat rentan terserang hama karena belum dikeringkan sama sekali.

Obat Pengawet Kayu Albasia yang Direkomendasikan

Kami merekomendasikan Anda menggunakan obat pengawet kayu albasia  Insecticide 100 EC dan Microcide 100 EC. Keduanya adalah antiserangga dan antijamur yang bisa diaplikasikan bersama agar kayu albasia lebih awet. Sifat stabil kedua bahan tersebut akan memberikan proteksi jangka panjang pada berbagai produk dari kayu albasia.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Beli sekarang juga!