Kenali Jamur Blue Stain dan Kerusakan Estetik yang Ditakuti Pengrajin

Penurunan kualitas kayu akibat jamur blue stain adalah salah satu kasus yang sering terjadi terutama pada kayu Pinus dan sejenisnya. Apa dan bagaimana jamur stain serta tipe kerusakan yang ditimbulkannya?

Kayu merupakan material yang banyak digunakan dalam produk-produk buatan manusia. Kayu memiliki manfaat sebagai bahan furnitur, bagian dari konstruksi bangunan, hingga digunakan sebagai kayu bakar. Masing-masing pemanfaatan kayu memiliki persyaratan yang harus dipenuhi. Sebagai contoh, kayu yang digunakan untuk furniture biasanya harus cukup kuat untuk diolah dan mengalami proses-proses seperti pengamplasan, pemahatan, hingga pemakuan.

Ini membuat perusahaan penyedia kayu harus hati-hati dalam mengawasi kualitas kayu yang mereka produksi. Salah langkah dalam menangani kayu atau ketidaktekunan menjaga kualitas kayu bisa menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.

Salah satu kerugian yang umum terjadi pada kayu disebabkan oleh serangan organisme. Jamur blue stain adalah jenis organisme yang bahkan sudah biasa ditemukan menyerang kayu sebelum kayu tersebut dipanen. Blue stain akan masuk dalam batang pohon dan secara perlahan-lahan menyebabkan pohon tersebut mati.

Kasus ini umum ditemui pada jenis tumbuhan bergetah seperti mangga dan pinus. Ketika kayu yang terjangkit jamur ini ditebang, akan terlihat perubahan warna yang tidak biasa. Warna yang muncul sendiri beranekaragam. Blue stain tidak hanya muncul dengan warna biru. Jamur ini juga kadang tampak berwarna hitam, coklat, hingga abu-abu. Sebab, yang dimaksud jamur stain sendiri sebenarnya merujuk sekelompok jamur yang terdiri atas berbagai macam spesies.

Apa Efek yang Ditimbulkan Jamur Blue Stain

Selain menyerang pohon, saat ini ancaman Blue stain juga biasa menyerang kayu-kayu log yang baru dipanen atau setelah disimpan dalam kondisi yang buruk. Bagi perusahaan penyedia kayu, keberadaan Blue stain memang relatif merugikan. Disebut relatif merugikan sebab jamur ini tidak menyebabkan kerusakan kekuatan pada kayu.

Kayu yang diserang jamur mikroskopis ini tetap kuat sebagaimana jenis kayu lainnya. Jamur ini pun tidak akan menyebabkan resiko kesehatan pada manusia. Jadi, kayu yang sudah terinfeksi jamur ini tetap aman digunakan.

kayu berjamur (3)
jamur blue stain

Hanya saja, adanya perubahan warna pada kayu akan membuat perusahaan pengolah kayu terutama yang mengedepankan kualitas estetika seperti perusahaan furniture enggan menggunakannya. Perusahaan furniture umumnya memerlukan kayu-kayu yang warnanya seragam dan tidak cacat. Cacat warna akibat jamur ini akan membuat ongkos produksi lebih tinggi dengan proses penyeragaman warna yang harus dilakukan.

Sebab, jenis jamur ini tidak bisa dihilangkan. Anda tidak bisa sekedar mengusap kayu untuk menghilangkannya jamur blue stain. Jamur stain terpenetrasi jauh di dalam  substrat kayu dan berada di antara jaringan sel kayu sehingga menggosok-gosok permukaan kayu tidak akan memberikan perubahan yang berarti.

Jamur Blue Stain Menjadi Musuh Bersama Perusahaan Berbasis Kayu

Karena sifatnya yang bisa membuat kayu jelek dan nampak kotor, mau tak mau blue stain menjadi “musuh bersama” para pelaku usaha di bidang perkayuan. Dari petani kayu, pengusaha mebel, pengusaha kerajinan, hingga pengusaha mainan kayu bisa pusing dibuatnya. Sebab keberadaannya bisa merusak rencana pengolahan kayu tersebut. Kadang, karena estetikanya terlampau jelek kayu bahkan harus dibuang dan tak digunakan lagi.

Iklan Biothane utama

Solusinya Adalah BioCide Wood Fungicide

Kita sudah sepakat bahwa jamur blue stain memang sangat merugikan. Hama yang ukurannya mikroskopis dan tak bisa dilihat kasat mata ini bisa menyebabkan kerugian hingga angka milyaran rupiah.

Akan tetapi, bukan berarti tak ada solusi yang bisa diambil lho. Untuk mengatasinya, kita bisa menggunakan wood bleaching. Di antijamur pun kami menyediakan wood bleaching yang bagus untuk mengatasi noda blue stain.

Namun sebetulnya, akan lebih baik bila kita mencegah noda jamur tersebut daripada repot-repot mencerahkan kayu. Toh, pasti tidak semua dari Anda ingin mengubah tone kayu jadi cerah, bukan?
Kami sangat menyadari konsen tersebut. Oleh sebab itulah, di sini kami menghadirkan produk pencegah jamur ini yang memang khusus dipakai untuk kebutuhan tersebut. Nama produk yang kami sediakan adalah BioCide Wood Fungicide.

fungisida biocide wood fungicide

BioCide Wood Fungicide bisa memberikan perlindungan menyeluruh pada kayu dari serangan berbagai mikroba perusak kayu dan jamur blue stain. BioCide Wood Fungicide tinggal Anda larutkan saja dengan air atau solvent. Hasil larutannya bisa dijadikan rendaman untuk kayu atau dikuaskan pada permukaan kayu.

Kontak dan Pemesanan

Ingin memesan BioCide? Atau Anda ingin bertanya-tanya terlebih dahulu? Untuk kontak dan pemesanan Biocide, silahkan hubungi Customer Care kami di +62.274.388.301 dan email di [email protected] Nanti Anda akan diberikan informasi sejelas-jelasnya serta data-data teknis sekira dibutuhkan. Anda juga bisa melakukan pemesanan yang akan dipandu oleh Customer Service kami.

Namun, Anda juga bisa melakukan pembelian secara langsung lho. Bio Service Point sentiasa bisa Anda kunjungi di Yogyakarta, Jepara, dan juga Cirebon. Selain itu, ada pula agen-agen kami yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Informasi alamat agen kami bisa Anda peroleh dari Customer Service.

Bagaimana dengan membeli ke pihak ketiga? Apakah aman melakukan pembelian bukan lewat tim kami? Tak masalah. Sebab produk kami memang sudah dipasarkan di mana-mana setelah sebelumnya kami hanya menjualnya untuk perusahaan besar saja. Hanya saja, pastikanlah bahwa produk itu asli, bukan produk tiruan. Bila Anda ragu, Anda selalu bisa menghubungi CS kami untuk menanyakan masalah keaslian produk yang dijual di toko lain.

Penutup

Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dari pembahasan panjang mengenai jamur blue stain di atas.

  1. Kayu adalah suatu material serbaguna yang dimanfaatkan manusia di berbagai bidang. Kayu dipakai untuk membuat bangunan, mebel, kerajinan, hingga dibakar untuk membuat makanan.
  2. Meski lebih baik dibanding plastik dan bahan sintetis lainnya, akan tetapi kayu juga memiliki banyak kekurangan. Salah satunya terletak pada sifatnya yang rentan terserang oleh hama jamur.
  3. Blue stain adalah contoh jamur yang sering memusingkan pengolah kayu. Blue stain memanglah tidak membusukkan. Namun, hama ini membuat kayu menjadi jelek dan terlihat kotor.
  4. Jamur ini menjadi ancaman yang harus diwaspadai pelaku usaha furniture, kerajinan, hingga para petani kayu.
  5. Untuk mengantisipasinya, kami menyediakan BioCide Wood Fungicide yang khusus diformulasikan untuk hama ini.

Semoga informasi ini bermanfaat.

alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn