kayu meranti

Cara Pengolahan Kayu Meranti agar Nilai Jualnya Lebih Tinggi

Pengolahan kayu meranti yang dilakukan dengan benar akan membuat kualitas dan harga jualnya juga meningkat. Peningkatan ini dapat terjadi dengan benar jika dilakukan dengan cara pengolahan yang tepat dan perawatan yang benar.

Mengingat meranti merupakan jenis kayu yang juga banyak diminati meski memiliki beberapa kekurangan. Untuk memaksimalkan kualitasnya, penanganan terhadap kekurangan yang ada pada kayu ini harus diatasi dengan baik.

Kayu Meranti dengan Potensi Nilai Ekonomi Tinggi

karakteristik kayu meranti

Sebagai negara dengan hutan tropis yang luas, Indonesia memiliki beberapa jenis pohon yang dapat tumbuh dan berkembang di beberapa wilayah. Salah satu jenis pohon yang banyak tumbuh dan kayunya sering dimanfaatkan adalah meranti.

Hampir di seluruh wilayah hutan Indonesia, meranti dapat tumbuh dan diandalkan sebagai komoditas yang memiliki nilai jual tinggi. Kayu ini dikenal sebagai kayu keras yang tahan rayap dan kerap menjadi pengganti jati untuk beberapa kebutuhan.

Ketahanan kayu meranti termasuk dalam kelas kuat II-IV yang bisa mencapai kurun waktu 15 tahun. Dari ketahanannya termasuk dalam golongan kelas III. Sehingga penggunaan kayu ini cukup bisa diandalkan dan bertahan hingga waktu kurang lebih 10 tahun.

Budidaya meranti cukup mudah dilakukan karena pertumbuhannya di Indonesia juga cukup mudah.  Pemanenan pohon meranti umumnya berada pada usia 30 hingga 50 tahun. Dipengaruhi dengan kondisi tanah dan luas diameter.

Potensi pengembangan meranti di Indonesia masih sangat menjanjikan, terlebih jika mampu dioptimalkan dengan baik dan benar. Harga kayu ini juga cenderung tinggi, sehingga semakin banyak masyarakat yang juga tertarik untuk menjualnya.

Meski demikian, keberadaan kayu meranti di alam semakin menipis. Diperlukan budidaya meranti yang dapat mengembalikan keseimbangan alam. Karena meski cukup mudah dibudidayakan, prosesnya perlu dilakukan dengan benar dan tepat agar kualitas kayu yang dihasilkan juga lebih optimal.

Penjualan kayu meranti ini juga dapat semakin meningkat nilainya jika sudah dalam bentuk produk olahan. Baik saat diolah menjadi furniture maupun berbagai produk olahan dari kayu meranti lainnya.

Pemanfaatan Kayu Meranti untuk Berbagai Kebutuhan

kayu meranti merah

Meranti memiliki beberapa jenis yang diolah untuk menjadi berbagai produk olahan yang berbeda-beda. Jenis meranti yang paling direkomendasikan adalah shorea leprosulai karena bibitnya mudah diperoleh dan dapat lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan tumbuh.

Peningkatan nilai jual meranti dapat terjadi dengan tajam jika penanganan pascapanen yang dilakukan sudah tepat. Karena pemanfaatan kayu ini sendiri untuk berbagai kebutuhan sangatlah beragam dan cukup penting.

Meranti memiliki 3 jenis yang dapat dibedakan dari warnanya, di antaranya yaitu warna merah, kuning, dan juga putih. Pada umumnya, meranti digunakan sebagai bahan baku kebutuhan industri kayu lapis (plywood), pembuatan furntiture indoor maupun untuk kebutuhan konstruksi bangunan.

Berikut ini pemanfaatan dan pengolahan dari ketiga jenis kayu tersebut:

Merah, untuk rangka balok, vinir kayu lapis, galar, peti mati, alat musik.

Putih, untuk konstruksi bangunan, papan partikel, lantai, untuk bahan baku perkapalan.

Kuning, untuk mebel, konstruksi bahan bangunan, sebagai bahan pembungkus, kayu lapis

Selain kayunya, bagian getah damar serta tengkawang yang diperoleh dari pohon meranti juga menjadi komoditas ekspor yang nilai jualnya tinggi. Terlebih kebutuhan pada industri cat dan lemak tengkawang.

Bagian lemak tengkawang dapat diolah untuk berbagai bidang industri, di antaranya untuk bidang industri sabun dan lilin, pembuatan margarin, cokelat, maupun kosmetik.

Pembuatan mainan anak dengan memanfaatkan kayu meranti juga banyak dilakukan. Berbagai produk olahan dari yang ringan, sedang hingga berat dapat dihasilkan dari kayu ini. Seperti balok, kusen jendela maupun pintu, veneer, perahu, dan lain sebagainya.

Meranti juga banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas dengan dibuat menjadi bubur kayu terlebih dahulu.

Tips Pengolahan Kayu Meranti agar Lebih Optimal

biocide wood fungicide untuk bahan pengawet kayu dan material alam lainnya

Untuk memaksimalkan kualitas meranti, diperlukan proses pengolahan yang baik dan tepat terlebih dahulu. Resiko kerusakan akibat organisme pengganggu seperti jamur dan rayap tetap dapat muncul kapan saja. Terlebih jika tidak dioptimalkan dengan baik perlakuan yang dilakukan setelah penebangan dan penyimpanannya.

Untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi, Anda dapat menggunakan produk pengawet kayu yang aman dan berkualitas seperti Biocide Wood Fungicide.

Perlindungan terbaik dari berbagai serangan jamur adalah langkah tepat yang dapat menjadi proteksi optimal bagi kayu meranti. Sebelum diolah, optimalkan kualitasnya dengan pengolahan kayu meranti yang terbaik. Sehingga saat diolah nantinya akan menjadi produk yang lebih awet dan tahan lama untuk digunakan.

Dengan kombinasi kandungan Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT), perlindungan optimal terhadap kayu meranti dapat terwujud. Perlindungan terhadap berbagai serangan jamur pada kayu di antara serangan jamur blue stain, white stain, dan black stain.

Kemunculan jamur-jamur perusak substrat kayu tersebut dapat merusak tampilan warna kayu. Serat kayu akan tertutup dan rusak karena kemunculan berbagai jenis jamur ini, termasuk kayu meranti yang juga beresiko mengalaminya.

Pengolahan kayu meranti dengan produk Biocide Wood Fungicide dilakukan dengan cara yang cukup mudah, cepat dan aman. Anda bisa mengaplikasikan produk pengawet kayu water based Biocide Wood Fungicide ini dengan cara dikuas, disemprotkan, direndam, maupun melalui penggunaan mesin vakum.

Pastikan untuk mengencerkannya terlebih dahulu agar proses pengaplikasian dapat dilakukan dengan lebih optimal. Hasil dari perawatan tersebut juga akan lebih baik jika telah diaplikasikan sesuai dengan konsentrasi yang diperlukan.

Di Manakah Anda bisa Menemukan Produk untuk Perawatan Kayu yang Berkualitas?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami melaui e-mail di [email protected] atau kontak Whatsapp yang tertera di website ini.

Anda juga dapat membeli seluruh varian produk dari PT Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published. Required fields are marked *