Begini Cara Merawat Kayu Meranti

Melakukan perawatan kayu meranti adalah salah satu upaya untuk memaksimalkan kualitas kayu. Banyak diolah menjadi bahan baku mebel maupun untuk konstruksi bangunan menjaga kualitas kayu meranti menjadi hal wajib dilakukan.

Untuk melakukan perawatan dan pengawetan, diperlukan produk yang tepat. Hal tersebut untuk menjaga keamanan dan memastikan kualitas dari hasil akhir pengawetan yang dilakukan. Memastikan penggunaan produk yang aman dan mampu memberikan hasil optimal sebaiknya menjadi prioritas utama.

Kenapa Kayu Meranti Harus Diawetkan ?

karakteristik kayu meranti

Mungkin saat ini muncul pertanyaan mengenai bagaimana cara mengawetkan kayu meranti di kepala Anda. Jika Anda termasuk orang yang berkecimpung di dunia woodworking, tentunya pertanyaan tersebut sangat wajar untuk hadir dalam pikiran Anda.

Meranti termasuk dalam komoditas penting yang diandalkan untuk menjadi bahan baku kebutuhan kayu di berbagai bidang. Di antaranya untuk kebutuhan konstruksi, plywood, hingga sebagai bahan pembuatan furniture.

Mengingat fungsi kayu meranti, tentu hal yang wajar jika Anda berusaha untuk mengoptimalkan kualitas dari kayu ini. Terutama sebelum diolah dan digunakan menjadi produk untuk kebutuhan.

Lalu seperti apa perawatan kayu meranti yang harus dilakukan? Pada zaman dahulu, masyarakat akan melakukan pengawetan atau perawatan pada kayu dengan cara alami. Di antaranya:

  • Perendaman kayu di dalam air yang biasa dilakukan di kolam ataupun di sungai
  • Mengoleskannya dengan oli
  • Memberikan garam
  • Diberi asap

Tujuan dari seluruh kegiatan pengawetan tersebut tentu untuk meningkatkan kualitas meranti. Seperti pada proses pemberian garam maupun melalui teknik pengasapan. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan nutrisi pada kayu atau membuatnya agar tidak mudah terkena serangan hama.

Namun, berbagai cara tersebut tidak benar-benar memberikan hasil yang optimal. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, dibuatlah produk untuk memaksimalkan pengawetan atau perawatan kayu meranti, yaitu dengan produk pengawet kayu yang mengandung bahan baku berkualitas.

Pentingnya Menggunakan Bahan Pengawet untuk Perawatan Kayu Meranti

rekomendasi terbaik anti rayap

Penggunaan bahan pengawet untuk memaksimalkan kualitas kayu melalui proses perawatan sebaiknya rutin dilakukan. Meranti sendiri memang termasuk kayu yang tahan terhadap rayap, namun dalam kondisi tertentu jika ada celah, bukan berarti serangan hama maupun jamur tidak akan muncul.

Untuk memberikan proteksi atau perlindungan terbaik pada material kayu meranti, sebaiknya dilakukan perawatan rutin dengan bahan pengawet kayu, sehingga berbagai resiko akibat serangan serangga maupun jamur dapat diminimalisir atau dicegah sedini mungkin. Agar hal ini terwujud, Anda perlu mengandalkan produk yang tepat dengan kualitas yang tidak diragukan lagi.

Untuk kebutuhan perawatan kayu agar terjaga dan terhindar dari serangan serangga termasuk rayap dan berbagai jenis hama lainnya, Anda bisa mengandalkan Biocide Insecticide. Mengandung cypermethrine 100 Ec sebagai bahan baku utamanya, produk ini akan memberikan perlindungan optimal pada meranti.

Sementara jamur juga kerap muncul dan menjadi permasalahan yang rutin muncul, terlebih pada kondisi lembab seperti musim hujan. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan produk perawatan dari Biocide Wood Fungicide. Produk ini mengandung bahan aktif berupa kombinasi antara Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT).

biocide wood fungicide

Anti jamur dari Biocide Wood Fungicide dapat diandalkan untuk mengatasi serangan dari jamur substrat. Sementara Biocide Insecticide dapat diandalkan untuk mengatasi dan mencegah serangan dari berbagai jenis serangga seperti rayap, tothor, kumbang, dan lain sebagainya.

Anda dapat mengaplikasikan keduanya sesuai dengan kebutuhan perawatan. Diaplikasikan secara rutin akan membuat kondisi kayu menjadi lebih optimal dan terjaga dari berbagai faktor lain yang beresiko merusak.

Metode Pengawetan yang Dapat Dilakukan

Biocide Insecticide dan Biocide Wood Fungicide dapat diaplikasikan dengan metode yang fleksibel. Pengaplikasiannya mudah dan cepat, tentunya aman pula dilakukan oleh aplikator.

Jangan lupa gunakan alat pelindung diri minimal sarung tangan dan masker. Hal tersebut dilakukan agar proses pengawetan atau perawatan kayu meranti dapat dilakukan dengan lebih aman. Berikut adalah beberapa metode yang dapat dilakukan untuk perawatan meranti:

·  Metode Kuas

Metode paling mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja, cukup menggunakan kuas. Proses ini dilakukan seperti melakukan pengecatan pada umumnya. Anda cukup mengaplikasikan bahan pengawet menggunakan kuas ke seluruh permukaan kayu meranti.

·  Metode Semprot

Selain kuas, alat yang dapat digunakan pula yaitu alat semprot atau spray gun. Alat ini dapat digunakan dalam metode penyemprotan dalam pengaplikasian produk pengawet kayu sebagai proses dari perawatan kayu meranti.

Seperti halnya mengecat dengan spray gun, Anda dapat melakukannya sama persis. Aplikasikan ke seluruh permukaan media dengan halus dan merata. Atur kecepatan penyemprotan agar hasilnya lebih maksimal.

·  Metode Perendaman

Metode yang sudah dilakukan sejak dahulu yaitu metode perendaman. Cara ini dapat dilakukan jika Anda memiliki lahan atau lokasi perendaman yang cukup untuk melarutkan bahan pengawet sekaligus merendam kayu meranti.

Perendaman biasanya dilakukan minimal 60 menit. Lebih lama direndam hasilnya tentu lebih baik. Metode ini memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan metode lainnya.

·  Mesin vakum tekan

Penggunaan mesin vakum tekan juga menjadi salah satu metode yang dilakukan. Kayu meranti akan dimasukan dalam ruangan khusus yang diatur tekanan serta kadar airnya agar larutan dari pengawet kayu dapat meresap dengan baik pada kayu.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published.