Fakta Menarik Tentang Kayu Mahoni

Mengetahui berbagai fakta menarik kayu mahoni dapat menjadi sumber referensi bagi Anda yang berencana untuk menggunakannya. Penggunaan mahogany wood ini sudah sangat populer di Indonesia karena ketersediaannya yang melimpah.

Lalu apa saja yang menjadi fakta menarik dari kayu mahoni? Untuk lebih jelasnya, simak informasinya di artikel ini.

Popularitas Kayu Mahoni

kayu mahoni yang baru selesai dipotong
Kayu mahoni

Mahoni termasuk salah satu kayu populer yang menjadi favorit untuk kebutuhan industri kayu, terutama untuk kebutuhan pembuatan mebel dan bahan bangunan. Ketersediaannya cukup stabil karena pertumbuhannya cukup merata.

Waktu panen pohon mahoni lebih cepat jika dibandingkan dengan jati. Dengan masa tumbuh yang relatif, pohon mahoni juga memiliki diameter yang cukup besar.

Hal tersebut membuat harga jual mahoni menjad cukup terjangkau dan sering menjadi alternatif untuk menggantikan kayu jati. Hal ini karena didukung dengan kualitas yang juga tidak kalah dari jati.

Dengan kondisi tersebut, wajar jika kayu mahoni banyak disukai dan populer di kalangan pecinta kayu. Kayu jati bahkan menjadi pilihan utama untuk penggunaan yang berkaitan dengan kebutuhan tertentu. Misalnya untuk material saat mendirkan bangunan.

Mahoni sering digunakan untuk menjadi material konstruksi maupun penopang bangunan. Mahoni juga serig dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan perabot rumah tangga.

Di balik popularitasnya, ada beberapa fakta menarik kayu mahoni yang layak Anda ketahui.

Deretan Fakta Menarik Kayu Mahoni

Berikut adalah beberapa fakta menarik yang menjadi karakter unik dari kayu mahoni.

1. Fleksibel untuk diolah

Penggunaan kayu mahoni cukup fleksibel. Kayu ini dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel, produk kerajinan tangan, alat musik, dan lain sebagainya.

2. Kayu mahoni sebagai filter polusi udara

Selain fleksibel untuk diolah, mahoni juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi polusi udara. Daun dari pohon mahoni mampu menyerap polutan yang membuat udara lebih segar untuk dihirup.

Menurut persentasenya, daun kayu mahoni mampu memfilter polusi udara sampai 70%. Oleh karena itu, mahoni sangat cocok untuk ditanam di daerah sekitar perkotaan. Terutama pada area dengan tingkat polusi yang tinggi.

3. Memiliki warna yang menarik

kayu mahoni yang telah dipotong menjadi kotak untuk lantai
Potongan kayu mahoni

Kayu mahoni menjadi salah satu material andalan untuk banyak kebutuhan, terutama untuk kebutuhan pembuatan mebel dan perabot. Warnanya yang kemerahan alami menjadi ciri khas dan daya tarik yang menonjol.

Selain itu, teksturnya yang keras dan pori kayu yang kecil, membuat tampilan kayu mahoni semakin menarik. Dengan fleksibilitasnya yang tinggi, proses pengolahan untuk menjadi bahan baku berbagai kebutuhan bisa dilakukan dengan mudah.

Yang cukup memakan waktu adalah proses membuat mahoni memiliki warna kemerahan alami yang menarik. Proses ini dapat memakan waktu hingga 20 tahun. Bahkan, jika lebih lama dari itu hasil warna dari kayu mahoni juga akan semakin baik.

4. Sebagai cadangan air

Akar dari pohon mahoni mampu menyerap air dengan baik di dalam tanah dan membuatnya menjadi cadangan air.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda juga ingin menanam pohon ini di sekitar area rumah, karena dapat difungsikan sebagai penyerap air dan menghindari adanya genangan saat kondisi curah hujan tinggi.

5. Bisa digunakan sebagai obat herbal

Bukan hanya untuk menjadi bahan baku kebutuhan rumah tangga, biji mahoni juga bisa diolah menjadi obat herbal. Saat usia pohon masih muda, akan ada buah yang dihasilkan. Bentuk buahnya menyerupai bola rugby.

Buah tersebut akan mekar saat pohon sudah berusia lebih tua. Lalu akan muncul biji buah yang bisa diolah menjadi obat herbal. Namun, obat herbal dari biji mahoni cukup terasa pahit.

6. Cepatnya pertumbuhan dan masa panen

Karakter unik yang juga dimiliki oleh mahoni adalah masa tumbuh dan panennya yang cepat. Dibandingkan dengan jenis kayu lain, mahoni bisa lebih cepat untuk dipanen.

Saat sudah mencapai diameter batang 1,5 cm, pohon mahoni sudah bisa dipanen. Untuk mencapai ukuran tersebut biasanya butuh masa tanam kurang lebih 10 tahun.

Namun, untuk dapat menghasilkan kayu yang lebih kokoh terutama saat akan digunakan untuk material bangunan, Anda bisa memanen mahoni saat berusia sekitar 15 tahun.

Sementara, untuk mendapat warna merah yang lebih menarik dan kualitas kayu yang lebih baik, usia 20 tahun adalah waktu yang layak untuk mahoni dipanen.

7. Termasuk kayu yang stabil dari penyusutan

Karakter menarik kayu mahoni yang selanjutnya adalah stabilitas kayu. Mahoni memiliki stabilitas yang tinggi sehingga tidak mudah mengalami pemuaian atau penyusutan.

Dengan tekstur kayu yang sempurna, mahoni dapat terjaga dari penyusutan kayu hingga jangka waktu puluhan tahun. Kokohnya kayu mahoni juga menjadi alasan kenapa para pengrajin sering mengandalkannya.

8.  Rendah kandungan minyak alami

Mahoni adalah kayu yang punya kandungan minyak dalam jumlah rendah. Hal tersebut menjadikannya lebih mudah untuk difinishing dengan cat duco.

Anda juga dapat mempertahankan tampilan natural kayu mahoni denganmelakukan pengecatan natural dengan mengandalkan sanding sealer dan pernis.

Itulah beberapa karakter menarik kayu mahoni yang perlu Anda ketahui.