Silica Gel untuk Tas yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Salah satu kebutuhan sandang yang paling banyak digunakan dan bahkan sudah menjadi trend adalah tas. Pertanyaannya, bisakah kita menggunakan silica gel untuk tas sebagai usaha perawatan?

Pada mulanya, tas hanya digunakan untuk membawa barang. Kita bisa melihat hal ini pada berbagai tas yang ditemukan pada masa lalu. Tak jarang, tas yang digunakan hanya berupa selembar kain yang kemudian diikat sehingga bisa dipakai sebagai wadah. Kadang, wadah kain itu dipadukan dengan tongkat kayu sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana.

Seiring berjalannya waktu, produksi tas semakin menggunakan teknik yang kompleks. Misalnya dengan metode pengayaman. Perlahan namun pasti, tak bukan hanya digunakan untuk fungsi pembawaan barang saja. Saat ini, tas sudah menjadi item fashion yang terkait pada:

  1. Sarana aktualisasi diri secara sosial dan ekonomi
  2. Ekspresi diri dengan desain-desain tertentu

Tas sebagai Produk Koleksi

Silica Gel Untuk Tas Yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Jenis tas yang beragam membuat banyak orang ingin mengoleksinya. Dari tas dari model ransel hingga sling bag tak lepas dari tatap ketertarikan para penggemar produk ini. Beberapa orang bahkan rela mengeluarkan ratusan juta hingga milyaran rupiah untuk mendapatkan tas kesukaan mereka. Mereka yang budgetnya terbatas pun seakan tak mau kalah. Meski tidak mengoleksi tas branded, namun mereka rajin berburu kemana-mana untuk mendapatkan tas yang unik dan kualitasnya bagus.

Namun mengoleksi tas sejatinya bukan sekadar mengumpulkan tas. Kolektor tas yang sejati idealnya tahu bagaimana cara merawat benda-benda tersebut. Apalagi jenis bahan tas pun berbeda-beda sehingga perawatannya tak bisa disamakan satu sama lain. Bila ini diabaikan, dampak buruknya akan pada koleksi diri sendiri.

Kebutuhan sandang yang paling banyak digunakan dan bahkan sudah menjadi kewajiban salah satunya adalah tas. Tidak hanya perempuan yang selalu melekat dengan tas melainkan juga pada laki-laki.

Masalah Kelembaban dan Koleksi Tas

Salah satu masalah yang wajib diperhatikan bagi pencinta tas adalah masalah kelembaban. Tingkat kelembaban menunjukkan tinggi rendahnya kandungan air di udara. Semakin tinggi jumlah partikel air, udara semakin lembab.

Penyerap Kelembaban Bandung

Kelembaban bisa mempercepat kerusakan tas. Bahan logam pada benda tersebut juga bisa berkarat. Dan yang lebih parah, udara yang lembab bisa menimbulkan jamur. Pada beberapa jenis tas, seperti tas kulit, serangan jamur bisa berakibat sangat fatal. Oleh sebab itulah antisipasi wajib dilakukan.

Iklan Biothane utama

Silica gel untuk tas menjadi salah satu cara paling ideal untuk mencegah masalah tersebut. Dan di artikel ini kami akan membahas apa itu silica dan jenisnya yang paling tepat untuk kebutuhan perawatan tas.

Jenis Bahan-Bahan Tas dan Karakternya

Sebelum membahas mengenai cara merawat tas, alangkah baiknya mengetahui jenis-jenis bahan tas yang banyak terdapat di pasaran. Mungkin diantara kita masih awam mengenai hal ini karena pada dasarnya banyak yang memilih untuk membeli tas karena modelnya yang menarik atau sesuai dengan kebutuhan saja.

Berikut jenis-jenis bahan tas yang perlu Anda ketahui:

  1. Tas Berbahan Kulit atau Leather

Tidak sedikit orang memilih tas karena melihat dari bahan baku tas tersebut. Salah satu bahan baku yang cukup bahkan banyak diminati adalah dari bahan kulit. Sebab, bahan ini dijamin berkualitas dan sangat awet untuk digunakan. Kulit asli biasanya tahan terhadap panas dan tidak mudah rusak. Jenis bahan kulit yang sering digunakan diantaranya adalah kulit sapi, buaya hingga ular.

Awalnya banyak produk tas yang terbuat dari kulit selalu terlihat kaku, namun saat ini banyak brand yang menginovasinya sehingga kulit tersebut lebih elastis. Karena jenis bahan ini tergolong mahal sehingga wajar saja jika harga tas hingga jutaan. Namun, jika memilih harga yang lebih murah pada umumnya tas tersebut menggunakan kulit sintetis. Jenis kulit ini tidak sebaik kulit asli jika dilihat dari kualitasnya.

Kulit sintetis sendiri juga dibedakan dengan grade sehingga apabila grade semakin rendah maka harga tas tersebut juga akan semakin murah.

  1. Tas dari Polyester

Polyester merupakan salah satu jenis bahan baku yang paling banyak digunakan untuk tas karena tidak kaku dan lebih elastis. Jenis bahan tas ini biasanya banyak digunakan untuk tas jinjing, tas ransel, tas laptop ataupun yang lainnya karena bahannya yang ringan.

Tidak hanya itu, jenis bahan tas ini juga water resistant dan tidak mudah terserang bakteri sehingga wajar jika digunakan sebagai bahan baku tas. Namun, kelemahan dari tas ini adalah tidak mudah menyerap keringat atau air sehingga ketika musim panas tas ini akan terasa sangat panas. Sebaiknya untuk tidak terlalu lama dibawah terik sinar matahari.

  1. Tas dari Denim

Mungkin kita mengenal denim digunakan untuk celana atau bahan kemeja, namun nyatanya denim juga banyak digunakan untuk bahan baku tas mulai dari tas ransel, sling bag atau satchel bag.

Silica Gel Untuk Tas Yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Denim sendiri juga memiliki tingkatan yang berbeda, ada yang terlihat sangat kaku adapula yang lebih lentur. Namun demikian, tas ini sangat kuat sehingga bisa digunakan untuk menampung beragam barang. Tas yang menggunakan bahan baku denim , penggunanya akan terlihat lebih casual.

  1. Tas dari Kanvas

Kanvas selalu dikenal sebagai dasar untuk melukis namun kenyataannya bahwa kanvas sendiri juga banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk tas. Kanvas sendiri merupakan perpaduan dari katun dan polyester sehingga jenis bahan ini sangat kuat untuk menampung beragam jenis barang.

Pada umumnya, yang paling banyak meminati tas dari kanvas adalah laki-laki. Hal ini dikarenakan tas tersebut mampu memenuhi kebutuhan dari laki-laki seperti untuk tas gunung yang bisa memuat berbagai macam barang.

Secara keseluruhan semua jenis bahan tersebut sangat bagus digunakan untuk bahan dasar tas karena sifatnya yang kuat dan mampu menampung berbagai jenis barang. Namun, apabila tidak dirawat dengan baik, tas tersebut akan mudah rusak. Salah satu merawatnya sebagaimana disebut di atas adalah dengan manaruh silica gel untuk tas.

Jenis Silica Gel Untuk Tas Yang Aman dan Berkualitas

Silica gel pada dasarnya adalah suatu bahan yang sensitif terhadap molekul air. Bahan ini akan mengikat molekul air ketika didekatkan. Satu silica bisa menyerap beberapa molekul udara sekaligus. Dan dengan cara kerja ini, bahan ini pun didapuk sejak dulu sebagai humidity absorber.

Humidity absorber atau penyerap kelembaban ini pun mulai digunakan untuk berbagai industri. Dan karena permintaannya yang tinggi, inovasi produk silica terus berkembang. Hingga saat ini terdapat beberapa jenis silica di pasaran.

silica untuk tas

silica gel di letakkan didalam tas agar terhindar dari jamur

Jenis Silica yang Bagus dan Aman Digunakan

Silica gel yang banyak dijumpai dipasaran memang beragam namun tidak semua jenis silica gel baik digunakan. Pasalnya, terdapat silica gel yang sangat membahayakan kesehatan dan tidak baik jika digunakan terus-menerus.

Jika ingin menggunakan silica gel untuk menyerap kelembaban pada tas, alangkah baiknya gunakan silica gel wana putih atau natural. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan silica gel biru karena silica gel ini mengandungan senyawa yang bersifat toksik yakni Cobalt Chloride. Pada umumnya, silica gel biru banyak digunakan untuk peralatan listri atau mekanik lainnya.

Sedangkan silica gel putih lebih aman digunakan meskipun juga mengandung bahan yang berifat toksik yakni Methyl Violet. Meskipun demikian, silica gel ini lebih aman karena bisa digunakan untuk bahan makanan atau obat-obatan. Silica gel putih ini terbuat dari natrium silikat (NaSO2) yang awalnya sol tersebut berbentuk seperti agar-agar kemudian didehidrasi hingga membentuk butiran berwarna putih bening. Silica gel ini paling banyak digunakan untuk kebutuhan baik pada sandang seperti sepatu dan tas, industri listrik, makanan maupun farmasi.

Sedangkan silica gel untuk tas yang paling aman adalah silica gel natural. Karena silica gel ini tidak mengandung senyawa yang berbahaya. Bahan dasar dari silica gel ini merupakan mineral melalui proses yang alami. Warna silica gel ini juga berbeda dengan warna silica gel pada umumnya yakni keabu-abuan atau kecoklatan seperti gumpalan material sehingga tidak transparan. Bahkan karena amannya, silica gel ini sudah mendapatkan label food grade sehingga sangat dipastikan aman untuk makanan, obat-obatan atau sesuatu yang bisa dikonsumsi.

silica untuk tas
Silica gel yang aman Silica Gel Natural

Awas, Jangan Konsumsi Silica Gel untuk Tas!

Meskipun silica gel natural ataupun silica gel putih aman digunakan untuk makanan atau obat-obatan tidak berarti silica gel tersebut aman untuk dikonsumsi. Pada dasarnya sifat silica gel tersebut adalah hydropolic yang artinya silica gel tersebut memiliki kemampuan untuk menyerap molekul air di udara. Apabila silica gel tersebut dikonsumsi maka dampak yang ditimbulkan adalah dehidrasi atau bahkan iritasi mata karena mata yang kering. Sehingga disarankan untuk menyimpan atau meletakkan silica gel tersebut jauh dari jangkauan anak-anak.

Disisi lain, apabila silica gel digunakan untuk kebutuhan tas atau sepatu sebaiknya menggunakan silica gel tidak lebih dari dua sachet. Sebab, apabila lebih maka keadaan udara semakin kering dan membahayakan kualitas tas tersebut. Gunakan satu atau dua sachet kecil silica gel agar kelembaban udara bisa terjaga dengan baik dan bisa mencegah dari pertumbuhan jamur atau kerusakan lainnya.

Cara Pakai Silica untuk Perawatan Anti Lembab Tas

Silica sangat sensitif terhadap partikel air. H2O tak kasat mata di udara saja bisa diikat oleh bahan ini. Karenanya, penggunaannya harus dilakukan dengan cermat. Ingat, ukuran sachet silica sangat kecil. Tak mungkin silica bisa menyerap semua air di sebuah ruangan. Kemasan sachet silica didesain untuk menjaga kelembaban wadah kecil, seperti wadah tas, wadah kamera, dan lain sebagainya.

Ketika sudah diletakkan di wadah tas, jangan membuka tutup wadah itu bila tidak perlu. Sebab ketika Anda membukanya, udara lembab di ruangan akan masuk. Pertama kali, silica mungkin masih bisa menyerap air dari udara baru itu. Tapi bila terus-menerus terjadi, silica akan jenuh sehingga tak bisa digunakan lagi.

Tips Perawatan lainnya

Penggunaan silica untuk tas bukan satu-satunya usaha yang bisa dilakukan untuk merawat tas. Beberapa hal lain yang juga bisa dilakukan antara lain:

Membersihkan tas secara berkala.

Bersihkan tas Anda secara berkala misalnya setiap minggu dan setiap bulan untuk tas yang disimpan. Sedangkan untuk tas yang rutin dipakai, bersihkanlah setelah digunakan dengan kain atau kertas tissue yang lembut.

Segera membersihkan bila tas terkena noda basah

Bila tas terkena noda basah seperti kuah makanan, lakukan pembersihan segera supaya tidak menghasilkan noda permanen. Namun bersihkan dengan hati-hati supaya tidak merusak tas.
Segera mengelap dan mengeringkan tas yang basah
Keringkan tas bila terkena air. Hindari penggunaan hair dryer untuk bahan tas yang sensitif. Lakukan kering angina saja di ruangan yang tidak lembab dan ventilasinya baik.

Menyemir tas kulit dengan semir kulit yang bagus seperti Biopolish

Perawatan tas terutama tas kulit bisa dibantu dengan polish khusus. Polish atau semir yang baik idealnya bisa menjaga kelembaban ideal bahan kulit, menghaluskan seratnya yang kering, dan mencegah jamur. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa menggunakan Biopolish.

Meletakkan tas di wadah yang bersih dan bebas debu

Pastikan tempat penyimpanan tas bersih, bebas debu, dan juga kering. Penggunaan silica gel untuk tas sebagaimana disebut di atas sangat kami rekomendasikan.

Inspeksi kerusakan tas secara berkala

Lakukan inspeksi kondisi tas secara berkala baik pada tas yang dipakai atau yang disimpan. Perhatikan hingga ke bagian dalam tas sebab bagian dalam tas kadang menjadi sasaran serangan hama.
Perbaikan tas pada orang yang tepat

Apabila ditemukan bahwa tas mengalami kerusakan, lakukan perbaikan ke tempat yang tepat. Jangan memperbaiki sendiri bila Anda belum lihai atau menyerahkan ke orang lain yang kurang kompeten. Bisa-bisa tas koleksi kesayangan Anda malah semakin rusak.

Beli Silica Yuk!

Beli dan dapatkan penyerap kelembaban ini sekarang juga. Jika Anda ingin membeli secara daring alias online saja, Anda bisa langsung menghubungi CS kami. Terdapat kontak lewat email, telepon, hingga WA yang bisa Anda gunakan. CS kami pun nanti pasti akan memandu Anda dengan profesional dan ramah, serta memroses pesanan dengan cepat. Bagi Anda yang mau bertanya-tanya dulu, silahkan juga hubungi CS kami.

Bagaimana dengan pembelian secara langsung? Tentu saja Anda juga bisa melakukan pembelian secara langsung. Dan untuk opsi ini, Anda bisa langsung ke Bio Service Point atau agen kami yang terdekat. Untuk Bio Service Point, kini bisa Anda kunjungi di Jepara, Cirebon, dan juga Jogja. Sedangkan untuk agen kami, silahkan kontak CS agar kami bisa memberikan informasi agen yang paling dekat dengan lokasi Anda.

Kurang lebih itulah informasi yang bisa kami bagikan di kesempatan ini. Tas pada akhirnya memang bukan hanya benda untuk membawa benda yang lain saja. Lebih dari itu, tas juga sudah berubah menjadi item fashion yang bisa digunakan untuk aktualisasi diri.

Saat ini beragam tas sudah diproduksi. Modelnya beragam, demikian pula dengan bahannya. Tak heran, banyak orang yang tertarik untuk mengoleksi benda ini. Beberapa orang bahkan rela merogoh kocek milyaran rupiah untuk membeli tas-tas kesukaan mereka.

Namun pencinta dan pengoleksi tas yang sejati tentunya tak hanya rajin mengumpulkan tas. Idealnya mereka juga bisa merawat produk-produk tersebut. Dan untuk kebutuhan ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Terkait dengan kelembaban misalnya, kita bisa menggunakan silica gel untuk tas yang bagus. Selain itu, pastikan tas selalu bersih dan gunakan semir kayu seperti Biopolish.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman kolektor tas, ya. Dan ingat, bila Anda ingin membeli silica, hubungi saja Customer Service kami. Kami sedia silica dalam berbagai kemasan untuk kebutuhan pribadi hingga untuk kebutuhan industri.

Iklan Biothane utama alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn