Beberapa Saran yang Dilakukan Sebelum Mengecat Furniture Berjamur

Karena satu atau lain sebab jamur bisa tumbuh di permukaan furniture. Hal ini biasa terjadi pada mebel yang diletakkan di gudang, rumah tua, atau di area yang lembab.

Pertumbuhan jamur sendiri berlainan tergantung kondisi ruangan. Di rumah tua yang tak berpenghuni, kita akan mendapati mebel yang hampir semua permukaannya ditumbuhi hama itu. Namun di rumah-rumah berpenghuni, seringkali jamur hanya tumbuh di bagian dalam, belakang, dan bawah perabot.

Coba saja cek almari atau meja belajar Anda. Bila ruangan di mana mebel itu diletakkan lembab, jangan heran Anda akan menemukan jamur yang cukup banyak.

Ada jamur permukaan yang berwarna putih dan berwujud seperti bedak. Namun ada juga jamur yang berwarna gelap dengan bau apek yang sangat kuat.

Adanya jamur pada mebel dapat menyebabkan kerugian yang tak sedikit. Sebab, bila tak jua diatasi, hama itu akan membusukkan kayu. Di lemari pakaian atau buku, keberadaan jamur juga bisa membuat benda-benda yang disimpan di dalamnya berbau tidak enak, lho!

Bayangkan saja bila harus ke kantor atau sekolah dengan pakaian apek akibat jamur?! Selain tak nyaman, Anda juga bisa jadi bahan omongan di antara rekan yang lain.

Selain itu, satu hal yang tak bisa dipungkiri: jamur membuat furniture jadi jelek! Ruangan pun terlihat seperti tempat tak terawat yang penghuninya tak jelas.

gambar lemari kayu berjamur

Mengecat Furniture Berjamur Harus Hati-hati

Menghilangkan jamur dari pandangan mata memang penting. Sayang karena beberapa hal, tak sedikit di antara kita yang ingin cepat-cerpat mengecat mebel yang ditumbuhi jamur itu. Bahkan ada juga yang nekat langsung menguaskan cat ke permukaan mebel yang jamurnya belum dibersihkan 100%!

Padahal, melakukan pengecatan pada mebel seperti ini risky lho. Jangan heran kalau jamur akan muncul kembali hanya beberapa saat setelah Anda menggunakan cat. Kalau sudah begitu, siapa yang rugi kecuali Anda sendiri?

Padahal langkah-langkah melakukan finishing pada mebel yang berjamur perlu penanganan khusus. Agar tak bertele-tele, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini supaya bisa membuat mebel indah dan bebas jamur selamanya.

gambr kayu berjamur

Cara Mengecat Furniture Berjamur

1. Amplas dan Bersihkan

Silahkan bersihkan furniture dulu. Gunakan alat-alat pembersih rumah tangga seperti kemoceng atau kain lap. Bersihkan juga lapisan cat yang lama yang rusak akibat serangan jamur atau karena sudah mengelupas.

Untuk area yang ditumbuhi jamur, Anda tak perlu membersihkannya secara sempurna. Sebab area ini perlu treatment khusus yang akan dijelaskan di langkah kedua.

2. Bersihkan dengan BioCide SFP

Beberapa dari Anda mungkin berpikir bahwa jamur cukup dihilangkan dengan dilap saja. Apalagi bila jamur tersebut belum sampai mengakar kuat pada mebel.

Sebenarnya, pengelapan memang cukup efektif menghilangkan jamur. Namun dengan catatan bahwa area yang terserang jamur belum meluas. Bila lebih dari 25% area mebel terserang jamur, pengelapan tak akan berhasil dilakukan. Sebab pada kondisi tersebut, spora jamur sejatinya sudah menyebar di mana-mana dan siap tumbuh bila suasananya mendukung.

Benar, untuk sementara jamur memang hilang. Namun, setelah beberapa hari atau minggu, jamur akan muncul lagi. Dan kali ini, kemunculannya jauh lebih banyak. Bentuknya pun kadang kala seperti bercak-bercak yang lebih sulit dihilangkan.

Ketika Anda nekat menutupinya dengan cat sekalipun, jamur tetap akan tumbuh di bawah permukaan cat. Nah lho?!

Oleh karenanya, Anda perlu menghilangkan jamur dengan obat yang memang dibuat untuk membasmi hama itu. Misalnya saja dengan menggunakan BioCide SFP. BioCide SFP akan membasmi jamur perabot hingga spora-sporanya yang tersebar di area yang masih tampak bersih!

Cara pakainya pun cukup mudah karena hanya perlu diencerkan untuk kemudian dioleskan. Tak ada salahnya juga bila Anda mengoleskan BioCide SFP ke area lain perabot yang belum berjamur. Sebab dengan meresapnya obat ini, spora jamur benar-benar tak akan tumbuh di mebel tersebut. Tapi, lapisan cat lama jelas harus dibersihkan dulu menggunakan amplas.

3. Keringkan Mebel

Langkah kedua yang perlu dilakukan untuk mengecat furniture berjamur adalah mengeringkan perabot itu. Ingat, kebanyakan mebel yang ditumbuhi jamur diletakkan di ruang yang lembab. Kelembaban produk-produk itu pun cenderung lebih tinggi. Pengeringan mebel bisa dilakukan dengan membawanya ke ruangan yang lebih terbuka.

4. Aplikasi Finishing

Setelah mengikuti langkah 3, Anda akan mendapati mebel yang kering dan hilang jamurnya. Kini waktunya masuk tahap proses finishing.

Ada beragam jenis bahan finishing yang bisa Anda aplikasikan. Anda bisa membeli cat kayu warna alami transparan. Atau membeli cat kayu warna-warni solid seperti biru, pink, merah, dan lainnya. Silahkan saja pilih yang sesuai dengan selera Anda.

Perlukah membeli cat yang punya sifat antijamur? Beberapa dari Anda mungkin bertanya demikian.
Jawabannya, boleh-boleh saja. Namun cat antijamur biasanya jauh lebih mahal. Agar lebih hemat, Anda sebetulnya bisa mencampurkan BioCide SFP ke bahan cat water based yang biasa. Sebab selain bisa dipakai sebagai obat jamur langsung, BioCide SFP memang didesain sebagai aditif untuk produk cat kayu berbasis air.

Agar Tak Perlu Mengecat Furniture Berjamur lagi

Sebenarnya, tak sulit untuk melakukan refinishing mebel yang telah terserang jamur. Asalkan pembersihannya dilakukan dengan tepat, maka Anda hanya perlu mengaplikasikan cat yang bagus.

Tapi ingat ya, cegahlah jamur tumbuh untuk kedua kalinya di masa yang akan datang. Selain dengan menggunakan BioCide SFP untuk mematikan spora jamur yang bisa tumbuh, Anda juga perlu:

  1. Memastikan ruangan bersih
  2. Memastikan ruangan tidak lembab

Dengan 2 hal sederhana itu, Anda tak akan perlu lagi repot-repot memikirkan cara mengecat furniture berjamur!