Keunggulan dan Kekurangan dari Penggunaan Lantai Kayu di Rumah

Lantai kayu semakin marak digunakan pada hunian mandiri. Banyak orang menggunakan kayu sebagai material lantai dengan berbagai pertimbangan. Salah satu yang menjadi alasan paling kuat adalah karena lantai dengan material kayu punya tampilan yang eksotis.

Namun, belum banyak yang benar-benar memahami apa saja keunggulan dan kekurangan dari penggunaan material ini? Untuk mendapat informasi selengkapnya, simak di sini.

Penggunaan Lantai Kayu yang Semakin Marak untuk Hunian Pribadi

contoh lantai kayu jati.

Lantai adalah salah satu bagian penting yang diperlukan saat membuat bangunan. Hal ini termasuk pada pembangunan rumah sebagai hunian pribadi.

Untuk memenuhi kebutuhan lantai ini, seringkali banyak yang memilih untuk memakai keramik sebagai material pada lantai.

Namun, seiring perkembangan zaman, termasuk desain untuk pembangunan rumah, banyak yang beralih dari material keramik ke kayu.

Hal itu pula yang menjadi latar belakang maraknya penggunaan lantai kayu. Meski terkesan asing, sebenarnya jenis lantai ini sudah ada dan digunakan sejak zaman dahulu kala.

Banyak bangunan, khususnya rumah-rumah adat yang pada desain aslinya memang menggunakan jenis lantai ini.

Hal ini juga ditemukan pada desain rumah-rumah non-permanen yang masih bisa ditemukan di perkampungan atau desa-desa.

Kendati demikian, bukan berarti jenis lantai kayu tidak bisa digunakan pada rumah dengan tema modern.

Jika kamu mampu mengkombinasikannya, bukan tidak mungkin justru dengan adanya lantai tersebut bisa membuat suasana semakin menarik.

Namun, jangan lupa untuk sesuaikan penggunaan lantai kayu dengan tema yang diterapkan pada rumah agar lebih optimal hasilnya.

Keunggulan dan Kekurangan Penggunaan Lantai Kayu

lantai kayu bengkirai

Untuk dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan mengetahui seperti apa manfaat maupun resiko dari penggunaan lantai kayu, sebaiknya simak informasi ini terlebih dahulu.

Keunggulan

Lantai kayu sebagai produk alami biasa dikaitkan dengan penggunaannya yang ramah lingkungan. Lantas, sebenarnya apa saja keunggulan dari material ini jika digunakan khususnya untuk sebuah hunian?

1.  Udara pada ruangan jadi lebih sehat

Rumah yang memakai lantai kayu ternyata lebih sehat dibandingkan dengan rumah yang menggunakan karpet ataupun tikar sebagai alas.

Hal itu karena tikar maupun karpet ternyata sering menjadi tempat debu dan kuman bersarang. Hal itu karena intensitas untuk membersihkan karpet maupun tikar pasti cukup jarang, sehingga debu maupun kuman lainnya akan tertumpuk dan hal itu menjadi penyebab mereka menjadi sarang kotoran.

Sementara saat menggunakan lantai kayu, kamu bisa membersihkannya secara rutin kapan saja. Cara membersihkannya juga lebih mudah, seperti membersihkan lantai pada umumnya dengan disapu dan dipel.

2.  Membuat tampilan ruangan lebih menarik

Kayu adalah material alami yang akan memberikan kesan elegan sekaligus klasik dan mewah. Hal tersebut juga tergambar pada saat material ini dimanfaatkan untuk material lantai.

Jika menggunakan lantai kayu, tampilan rumahmu pasti akan lebih elegan namun tetap hangat. Kesan hangat dengan warna coklat yang terpancar dari kayu mampu memberi kesan lebih nyaman, sangat cocok digunakan untuk rumah.

3.  Perawatan mudah

Jenis lantai kayu juga cukup mudah untuk dirawat. Mempunyai karakteristik sebagai material yang kuat dan keras membuatnya lebih mudah untuk dirawat dan dibersihkan.

Pemakaian bahan pembersih lantai juga masih dapat dipakai untuk kebutuhan perawatan ini.

4.  Value rumah jadi meningkat

Berbicara mengenai value, tentunya penggunaan lantai ini juga akan mampu meningkatkan nilai estetika serta keindahan pada rumah.

Value rumah pada nyatanya juga bisa meningkat dengan penggunaan lantai kayu. Karena pengaruh dari keberadaannya memang sangat terasa.

5.  Variasi beragam

Kayu punya berbagai karakteristik yang unik. Dengan banyaknya jenis kayu, tentu akan timbul berbagai variasi yang berbeda pula pada lantai dari material kayu.

Misalnya, ada lantai dari bahan kayu mahoni, oak, pinus, maupun jenis kayu lainnya. Maka pilihan dari jenis kayu tersebut juga akan mempengaruhi nilai estetika yang muncul.

6.  Mudah diganti

Yang tak kalah menarik, lantai kayu juga sangat mudah untuk diganti. Jika ternyata ada beberapa bagian yang rusak, kamu dapat menggantinya dengan bahan lain.

Kemudahan yang satu ini pasti cukup sulit untuk didapatkan dari jenis lantai yang lain.

Kekurangan Lantai Kayu

lantai kayu resak dengan tampilan glossy yang memukau

Pemakaian lantai kayu juga tetap dibayangi dengan kekurangan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dan menjadi kekurangan dari penggunaan bahan ini di antaranya:

1.  Harga bahan dan instalasi cukup tinggi

Kayu adalah material yang punya harga cukup mahal. Terutama untuk jenis yang diperuntukkan bagi kepentingan properti termasuk untuk pembuatan lantai rumah.

Hal itu karena untuk menghasilkan lantai kayu dengan kualitas baik maka diperlukan keterampilan yang tinggi. Selain butuh material yang mahal, proses pemasangan atau instalasi lantai kayu juga butuh biaya cukup mahal.

Karena proses instalasi lantai kayu memang cukup sulit sehingga memerlukan penyesuaian tambahan.

2.  Rentan rusak oleh air

Oleh karena termasuk material alami, kayu cukup rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika berkaitan dengan air.

Saat kayu terkena air dan tidak segera dikeringkan maka lantai kayu akan mudah lapuk. Selain itu, kayu juga berpotensi untuk mengalami perubahan dari segi warna maupun bentuk.

3.  Mudah tergores

Permukaan lantai kayu cukup rentan tergores. Maka jika tidak berhati-hati ketika menggeser furniture atau benda lain di atasnya, maka siap-siap saja akan ada beberapa goresan yang terbentuk pada lantai tersebut.

Hal itulah yang menjadi penyebab lantai kayu memang butuh perlindungan tambahan.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya