Apa Itu Silica Gel? Pahami Jenis, Manfaat dan juga Kegunaanya

silika gel

Pernah Anda mendengar istilah silica gel? Atau anda pernah membeli suatu barang kemudian menemukan sachet kecil di barang tersebut dan anda tidak mengetahui kegunaanya? Mari kita pahami apa bahan tersebut lewat penjelasan di bawah ini.

Mungkin saat membeli sepatu atau barang lainya anda mendapatkan bungkusan kecil yang terselip. Nah bungkusan kecil sachet itulah yang disebut dengan silika gel. Banyak orang yang belum tahu fungsi silika dan jenis jenisnya. Bahkan tak sadar anda juga membuang sachet silika tersebut. Padahal ada banyak sekali manfaat silika yang bisa anda gunakan. Padahal, bahan ini memiliki sangat banyak manfaat lho.

Jenis-jenis Silica Gel Yang Ada Di Pasaran Indonesia

Sebelum membicarakan manfaat silika gel. Ada baiknya kita memahami dulu apa sebetulnya yang dimaksud dengan bahan ini. Gel silica pada dasarnya adalah absorbent chemical yang berjenis gel atau padatan kecil dari mineral alami atau bahan sintetis dan telah diolah sedemikian rupa menjadi manik manik dengan fungsi pengeringan. Umumnya ia memiliki pori-pori antara 2.4 nanometer dan memiliki lingkaran kekerabatan yang kuat dengan molekul air.

manfaat silica gel

Silika gel sendiri merupakan bentuk gel dari sol natrium silikat. Sol ini dapat di dehidrasi sehingga menjadi butiran atau padatan mirip kaca yang tidak elastis namum dapat digunakan sebagai zat penyerap, katalisator, pengering dan mengabsorbsi garam garam kobalt. Manfaat silica gel yang paling utama adalah menyerap kelembaban, menyerap air pada kemasan tertutup.

Secara umum berikut ini poin-poin inti karakteristik gel silika:

  1. Merupakan penyerap kelembaban di mana ia bisa mengikat molekul air dengan sangat baik.
  2. Berbentuk kecil, kadang ada yang berbentuk butiran bening dan biru. Namun kadang berbentuk seperti serbuk mineral berwarna abu-abu.
  3. Bisa mengalami kejenuhan ketika sudah terlalu banyak mengikat air
  4. Di lapangan sering ditemukan dalam sachet kertas dengan tulisan Do Not Eat
  5. Banyak ditemukan oleh masyarakat awam di bungkus produk tas, sepatu, dompet, smartphone, dan lain sebaginya.

Silica telah digunakan selama bertahun-tahun sejak pertama kali ditemukan. Dan karenanya, inovasi produk ini pun telah dikembangkan. Misalnya saja dari jenisnya. Sampai saat ini, ada tiga jenis silica gel yang beredar di pasaran. Masing masing jenis silica memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Nah berikut ini jenis jenis silica gel:

1. Silica gel biru

Jenis silica ini merupakan silica yang dilarang penggunaanya dalam jumlah banyak. Pasalnya proses pembuatan silica biru menggunakan bahan yang cukup bahaya. Silica biru tidak boleh digunakan pada kemasan makanan, obat dan produk atau barang yang sering bersentuhan langsung dengan manusia, seperti pakaian, sepatu, kamera dan lain lain.

silica-gel-biru

Silica biru hanya digunakan dalam industri mesin dan listrik. Mengapa silica biru berbahaya? Silica gel biru mengandung cobalt cloride yang jika tertelan atau terkontaminasi akan sangat berbahaya. Pasalnya zat ini dapat menormalisasi transportasi protein dalam susuanan saraf sehingga dapat menghambat protein dan degenerasi saraf. Jenis zat aditif pad silica gel biru ini merupakan jenis zat toksik sehingga penggunaan untuk bersentuhan langsung dengan manusia dilarang menggunakan silica gel biru.

2. Silica gel putih

Silika putih atau silica white merupakan jenis silika gel generasi pertama. Jenis ini umum digunakan dalam kehidupan sehari hari. Kita banyak menemuinya dalam kardus sepatu atau tas. Produk ini dibuat dari sodium silikat yang memiliki banyak pori dengan rentang porinya antara 24 nanometer. Sifat alami dari bahan pembuat silika jenis ini menyerap air dan molekul udara.

Bentuk silika putih bening dan berupa manik kecil bulat. Bahan ini tidak berbau, berasa, dan relatif tidak mudah terbakar. Jenis ini banyak digunakan dalam pengawetan serta mencegah arus jangka pendek. Selain itu silika gel putih juga banyak di gunakan dalam bok penyimpanan, mesin, listrik , ruang dokumen, laboratorium dan lain lainya.

3. Silika Jingga

Orange silica atau silika jingga juga merupakan salah satu silika yang banyak digunakan di pasaran. Silika ini pada dasarnya adalah white silica gel yang dimodifikasi. Ia diberikan suatu indicator warna yang dapat digunakan untuk melihat kejenuhannya. Ketika belum jenuh ia berwarna jingga namun ketika sudah jenuh ia berubah warna menjadi biru. Penggunaan indicator warna sangat krusial karena kita kadang tak tahu apakah suatu bahan silika masih aktif dan bisa mengikat air atau sudah jenuh sehingga tak bisa lagi menyerap kelembaban.

4. Silica natural

Silika alami atau silica natural merupakan jenis silica yang banyak digunakan untuk penyerap kelembapan pada kemasan tertutup layaknya makanan dan obat. Jenis silica ini sudah berstatus food grade yang aman bersentuhan dengan makanan. Produk ini juga tidak berbau, berasa dan efektif menyerap kelembapan.

silica untuk tas
Silica gel yang aman Silica Gel Natural

Sifat dari silica natural ini tak berbeda dari jenis yang lain, yakni hydrophilic aktif sehingga menjaga kekeringan udara dalam kemasan. Selain itu, produk ini juga dapat mencegah terjadinya arus pendek pada sambungan listrik. Sehingga silica gel natural banyak digunakan juga dalam kemasan obat obatan, kemasan eletronik micro konduktor dan lain lain.

Umumnya kemasan dari silica gel natural pada kertas semi permeable yang mampu menyerap kelembapan udara. Anda dapat menggunakanya pada kemasan kripik, ataupun obat atau botol makanan dan minuman.

Fungsi Silica

Setelah anda tahu jenis jenis silica gel, mari kita bahas cara penggunaan dan pemanfaatan produk ini dengan benar. Nah berikut ini aturan dasar pemakaian silica gel sesuai dengan fungsinya:

1. Silica gel untuk bahan pengawet dalam kemasan

Silica dapat dimasukkan kedalam kemasan barang tersebut. Pastikn menggunakan silica natural jika ajan diletakkan pada kemasan makanan. Pastikan pula kemasan tersebut tertutup rapat tidak ada udara yang masuk.

Silica Gel Untuk Obat Herbal
bumbu ataupun obat herbal kering semakin awet dengan silica gel natural

2. Silica untuk menjaga kelembapan

Gunakan silica white atau natural pada sudut sudut area tersebut. Pastikan kondisi lingkunganya tertutup sehingga udara lembab dari luar tidak masuk. Anda juga bisa memasang higrometer untuk mengecek kelembapan lingkungan tersebut. Tambahkan lagi silika gel jika kelembapan udara terlalu tinggi. Jika tidak anda dapat menggantinya jika kemasn silica gel sudah tidak aktif.

Kira kira berapa jumlah silica gel yang anda butuhkan dalam setiap kemasan ? Hal ini penting utnuk diperhatikan. Secara teori, silica gel dapat menyerap 55 % kelembapan udara dari total beratnya sendiri. Jika sudah mencapai kapasitas daya serap maksimalnya maka silika gel sudah tidak aktif.

Umumnya untuk iklim tropis silica gel yang digunakan untuk kelembapan dibawah 20% adalah setara 500 grm/m3 ruangan. Hal ini tentunya juga tidak bisa berlaku mutlak. Disesuaikan dengan suhu dan tingkat kelembapan pada ruangan saat pemakaian silica.

Misalnya untuk bok sepatuatau dompet kecil anda bisa mengunakan 2-3 pcs silica gel kemasan 1 gram. Tentuya luasan dan volume bok atau wadah penyimpananya harus diperhatikan.

Cara menggunakan silca kemasan sachet sangat mudah. Anda tidak perlu menyobek kemasan sachet silika tersebut. Cukup letakkan silika didalam wadah atau ruangan dimana anda akan menaruh silika. Misalnya silica gel untuk sepatu, dapat anda letakkan saja di dalam bok sepatu tersebut 2 atau 3 pcs kemasan 1 gram.

3. Silika sebagai Antikempal

Fungsi silika yang lainnya adalah sebagai antikempal. Meski untuk kebutuhan ini, diperlukan suatu formulasi tersendiri, dan bukan dalam bentuk sachet yang biasa kita kenal. Kempal sendiri adalah istilah lain untuk gumpal. Fungsi anti kempal sangat krusial untuk beberapa bahan bubuk baik itu bahan material ataupun bahan makanan.

Contohnya saja untuk rempah bubuk. Karena globalisasi, kini produk rempah telah digunakan di berbagai penjuru dunia. Dan untuk keperluan ini, umumnya rempah sudah ditumbuk halus dan dikeringkan.

Namun selama perjalanan dengan kontainer, acapkali terjadi penggumpalan pada bubuk rempah tersebut. Hal ini disebabkan karena naik turun suhu kontainer dan kelembaban yang tidak ideal. Belum lai ketika ada kebocoran. Meski kecil, kebocoran pada kontainer bisa sangat destruktif pada produk di dalamnya.

Bila terlanjur terjadi penggumpalan, produk akan mengalami kerusakan. Bukan hanya jadi tidak halus lagi, pemakaian produk akan lebih sulit. Selain itu, kadang sifat kimia (seperti rasa) produk pun berubah. Rempah yang mulanya bisa membuat makanan menjadi lezat pun tak berguna lagi. Bila sudah demikian, yang rugi adalah produsen rmpah maupun konsumennya. Oleh karena itulah, penting digunakan silica sebagai antikempal.

Silica Gel Untuk Obat Herbal

tanaman herbal kering semakin awet dengan menggunakan silica gel natural

Bisakah Mengaktifkan Silica yang Sudah Jenuh?

Banyak orang yang menanyakan apakah silica gel mereka bisa diaktifkan kembali setelah jenuh? Well, pada dasarnya, beberapa jenis silika memang dapat diaktifkan kembali. Misalnya saja dengan cara dipanaskan di wajan. Pemanasan tersebut akan membuat molekul air menguap sehingga silika dapat kembali menyerap air.

Namun, cara ini tak bisa dilakukan sembarangan. Tak semua silika juga bisa diperlakukan seperti ini. Bayangkan saja misalnya Anda memanaskan silika lama di wajan. Anda memang berhasil membuatnya tak jenuh. Tapi bisa jadi silika mengalami kerusakan. Atau, setelah dipanaskan di wajan, ia akan dengan cepat mengikat air lagi di udara ruangan tersebut. Bukannya praktis, Anda jadi repot sendiri.

Lebih baik, daripada repot-repot mengeringkan silika, beli saja produk yang sudah dikemas rapi di pasaran. harga silica tidak mahal lho. Jadi Anda tak perlu khawatir.

Kami Menyediakan Silica Gel Terbaik!

Kami di Bio Industries menyediakan produk silica gel terbaik untuk Anda. Produk yang kami sediakan merupakan silika alami yang diambil dan diseleksi ketat dari mineral bahan alam. Produk ini bisa digunakan dan memang telah diandalkan berbagai industri untuk pasar lokal hingga internasional.

Anda bisa mengandalkannya untuk:

  1. Kebutuhan pengawetan makanan. Misalnya untuk pengawetan pada makanan toples dan kue-kue kering yang dibungkus dalam toples hingga wrap plastik.
  2. Kebutuhan anti lembab untuk kerajinan kayu yang hendak diekspor. Kerajinan kayu yang kecil umumnya diletakkan dalam wadah kecil. Selama proses pengiriman, kondisi dalam wadah rentan lembab terpengaruh suhu kontainer. Oleh sebab itulah, dibutuhkan penyerap lembab yang baik, silica gel.
  3. Kebutuhan anti lembab untuk koleksi pribadi. Apakah Anda mengoleksi tas? Sepatu? Dompet kulit? Jam tangan? Bila iya, Anda bisa meletakkan silica secukupnya pada wadah koleksi Anda. Silica akan membantu menjauhkan jamur dari koleksi tersebut.
  4. Penyimpanan produk berlensa seperti kamera, teropong, dan mikroskop yang memang rentan terserang hama jamur.
  5. Penyimpanan dokumen pribadi atau dokumen penting negara. Misalnya arsip suatu daerah hingga arsip sejarah.
  6. Bagi pencinta buku, Anda juga bisa meletakkan silica pada tiap kompartemen lemari untuk penyimpanan buku-buku tersebut.

Dimana Beli Silica Gel?

Anda mencari silica gel untuk makanan, silica gel natural untuk tas, silika gel jakarta atau silika gel yogyakarta dan lainya? Jangan khawatir kini membeli silika gel sangat mudah. Anda cukup order secara online dan menunggu pesanan silika anda datang.

Untuk mendapatkan silica gel natural atau silica gel alami anda dapat menghubungi customer care kami di nomor yang tertera di website ini. Anda bisa menghubungi kontak di bawah artikel ini dengan cara mengirim pesan whatsapp. Selain itu anda juga bisa membeli langsung di marketplace seperti bukalapak, tokopedia dan lazada. Jadi butuh silika gel dimanapun anda berada langsung hubungi saja call centre customer care kami.

Bagaimana dengan membeli secara langsung? Tentu saja bisa. Anda bisa membeli produk ini secara langsung dengan mengunjungi kami di Bio Service Point. Meski Anda harus mengalokasikan waktu Anda secara khusus untuk ke tempat kami, namun Anda jadi bisa melihat produk kami yang lainnya.

Ya, sebab di Bio Service Point kami menyediakan berbagai produk woodworking dan kerajinan yang mungkin membuat Anda tertarik. Kami menyediakan cat water based, lem kertas, lem kayu, pemutih kayu, hingga bahan pengawet untuk kayu. Sangat menarik, bukan? Anda juga bisa langsung berkonsulasti dengan Customer Service dan teknisi kami.

Kerja Sama Lebih Lanjut

Kami siap bekerja sama lebih lanjut dengan Anda. Kami menyediakan silica dengan kemasan-kemasan yang cocok untuk kebutuhan pribadi (seperti untuk kolektor) dan untuk kebutuhan industri. Produk kami telah terjamin kualitasnya dan kami bisa Anda andalkan untuk supply yang lancar dan berkelanjutan.

Silica Gel Untuk Tas Yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Silahkan saja hubungi Customer Service bila Anda tertarik melakukan kerja sama lebih lanjut. Tim marketing kami akan memberikan Anda informasi yang lebih jauh. Kami juga siap melakukan triap sekira hal tersebut diperlukan.

Nah, bagi Anda yang ingin menjadi agen atau reseller produk kami, silahkan saja hubungi Customer Service. Pada beberapa kesempatan kami membuka kesempatan reseller untuk mereka yang tertarik.

Kiranya, semoga informasi ini memberikan manfaat untuk Anda, ya. Pada akhirnya kita bisa mengatakan bahwa silica merupakan penyerap kelembaban yang krusial digunakan. Silica berperan menjaga kekeringan udara sehingga jamur tidak muncul, konslet tak terjadi, dan kerusakan akibat humidity lainnya bisa dicegah.

Saat ini, di pasaran tersedia berbagai jenis silika. Ada yang biru, white atau putih, hingga yang natural. Dari jenis-jenis silica gel tersebut, tipe yang paling ideal digunakan ialah yang natural karena food grade namun tetap sangat efektif digunakan.

Kami di antijamur.net menyediakan silica natural untuk Anda dengan kualitas yang sudah teruji di lapangan. Segera dapatkan silika dan nikmati berbagai proteksi yang ditawarkannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Manfaat Silica Natural Untuk tas Kulit

silica untuk tas

Memiliki tas dari kulit merupakan suatu yang bisa dikatakan wajib bagi setiap wanita. Namun yang memiliki tas berbahan kulit ini tidak hanya wanita, namun pria sekarang juga menggunakan tas dari bahan yang bisa disebut mewah ini. Tas kulit ini berasal dari kulit sapi atau kulit domba yang memang tergolong cukup mahal. Kualitas dari kulit asli ini juga lebih unggul dibanding kulit sintetis. Kulit asli lebih lentur dan tidak mudah terbakar. Daya tarik dari kulit tas ini juga lebih unggul dibanding tas yang berbahan kain atau sebagainya. Namun menggunakan tas berbahan kulit ini membutuhkan perawatan yang lebih dikarenakan untuk menjaga kualitas dari kulit tersebut. Tas kulit harus dibersihkan secara hati-hati dan teliti agar kualitas tas kulit tetap baik.

Menghindarkan tas kulit dari air dan noda lainnya termasuk merawat tas kulit agar tidak mudah rusak. Noda yang terkena di tas kulit asli sebenarnya mudah dihilangkan, namun alangakh lebih baik jika mencegah tas kulit dari segala noda. Menyimpan tas kulit di tempat yang kering dan tidak lembab untuk menghindarkan tas kulit diserang oleh jamur yang biasa menyerang pada bahan kulit. Karena tempat yang lembab mampu membuat tas kulit Anda menjadi rusak. Biasanya jika tas kulit disimpan didalam tempat yang lembab, tas kulit akan mudah ditumbuhi jamur dan kulitnya mudah mengelupas. Sehingga tas kulit menjadi rusak dan tidak bisa digunakan kembali.

Untuk mencegah jamur yang akan merusak tas kulit Anda, maka akan lebih baik jika Anda merawatnya mulai dari hal yang paling kecil. Jika Anda tidak mempunyai waktu untuk merawat tas kulit, Anda bisa memilih cara perawatan yang mudah dan efektif mencegah jamur yaitu dengan menggunakan silica gel natural.

Manfaat Silica Natural Untuk tas Kulit

silica gel menjaga agar tas kulit tetap kering dan tidak mudah terkena jamur

Silica gel natural ini dapat mencegah tumbuhnya jamur pada tas kulit. Karena jamur yang tumbuh akan merusak tas kulit Anda, maka dengan menggunakan silica gel natural bisa meminimalisir tumbuhnya jamur pada tas kulit. Menggunakan silica gel natural ini cukup mudah dengan meletakkan didalam tas kulit Anda. Tetapi jangan lupa untuk rajin mengganti silica gel natural agar tas kulit Anda terjaga kelembabannya dan tidak membuat tas kulit mudah rusak.

Selain mencegah jamur, penggunaan silica gel natural ini mampu mencegah karat pada logam yang ada di tas kulit Anda. Sehingga tidak perlu khawatir lagi jika sudah menggunakan silica gel natural ini. Banyak manfaat yang didapat jika Anda menggunakan silica gel untuk tas kulit Anda. Silica gel natural merupakan jenis silica gel yang diolah dari bahan mineral alami dan dikemas dengan kertas semi permeable dalam unit-unit tertentu sehingga memudahkan Anda untuk menggunakan silica tersebut.

Silica gel natural ini cukup aman jika digunakan untuk tas kulit ataupun kemasan bahan makanan. Jika Anda akan menggunakan untuk menyerap kelembaban pada tas kulit Anda, Anda cukup meletakkan pada tas kulit sekitar 1 sampai 2 sachet didalam tas Anda. Silica gel natural dari Bioindustries ini mampu menyerap kelembaban hingga 2 kali lipat dari beratnya sendiri. Semakin Anda sering mengganti silica gel pada tas Anda, maka semakin normal suhu udara yang ada didalam tas kulit Anda. Jika Anda sudah menggunakan silica untuk menyerap kelembaban pada tas kulit Anda, maka tas kulit Anda akan terhindar dari kerusakan parah akibat udara yang lembab. Dan Anda sekarang tidak perlu lagi khawatir menggunakan tas kulit Anda.

Silica Gel Untuk Obat Herbal

Silica Gel Untuk Obat Herbal

Obat herbal menjadi salah satu alternatif untuk pasien yang tidak lagi mengkonsumsi obat kimia dari dokter. Obat herbal biasanya digunakan pada pasien yang sudah berumur atau untuk pasien yang alergi terhadap bahan kimia. Dan juga obat herbal tidak memiliki efek samping seperti menggunakan obat dari bahan kimia.

Khasiat obat herbal yang semakin banyak, maka semakin banyak pula para konsumen obat kimia beralih menggunakan obat herbal untuk pengobatannya. Obat herbal ini cukkup dipercaya khasiatnya dan biasanya penggunaannya tanpa menimbulkan efek samping yang berari seperti penggunaan obat kimia. Tentunya penggunaan obat herbal ini harus sesuai dengan anjuran pakai jika ingin obat tersebut menyembuhkan penyakit Anda.

Kandungan pada obat herbal dapat dipercaya bisa memperbaiki bagian rgaan tubuh yang rusak. Kandungan aktif pada obat herbal dapat membantu memperbaiki jaringan tubuh pada organ yang diserang penyakit. Penggunaannya mampu memperbaiki fungsi organ tubuh yang mengalami keruskan akibat serangan penyakit padaa tubuh.

Obat herbal bersifat rekonstruktif dan mampu menyembuhkan keseluruhan dari penyakit yang dialami. Maka dari itu obat herbl dipercaya memiliki sifat yang kuratif. Walaupun kerja obaat herbal ini sedikit lebih lambat dibanding menggunakan obat kimia yang notabene bekerja lebih cepat.

Namun menggunakan obat herbal ini tidak memiliki efek yang berarti karena bat herbal diracik menggunakan bahan yang alami dan tidak membahayakan bagi tubuh. Seiring perkembangan jaman, penggunaan obat herbal tidak perlu repot seperti pada jaman dahulu. Saat ini orang bisa mengkonsumsi obat herbal dengan bentuk kapsul, tablet, atau bentuk yang sudah layak untuk dikonsumsi.

Manfaat Penggunaan Obat Herbal Untuk Tubuh

Silica Gel Untuk Obat Herbal

bumbu ataupun obat herbal kering semakin awet dengan silica gel natural
  1. Mengurangi resiko efek samping

Obat herbal ini mengurangi resiko efek samping dibanding penggunaan obat kimia. Biasanya jika terlalu banyak menggunakan obat kimia, obat tersebut akan mengendap pada ginjal sehingga menyebabkan penakit-penyakit lain timbul. Dengan penggunaan obat herbal ini, bisa mengurangi efek samping tersebut. Obat herbal kebanyakan bisa diterima oleh tubuh karena dibuat dengan bahan-bahan alami yang tidak berbahaya dan tanpa bahan kimia.

  1. Efektifitas kondisi kronis

Pada saat kondisi kesehatan sudah tidak bisa bereaksi terhadap obat kimia, mka dengan obat herbal ini bisa digunakan sebagai alternatif. Biasanya tubuh yan tidak bereaksi pada obat kimia dikarenakan terlalu banyak obat kimia yang dikonsumsi sehingga menghalangi obat lainnya masuk dan memperbaiki kesehatan.

  1. Harga lebih hemat

Karena obat herbal ini diracik menggunakan bahan yang alami, tentu saja harganya lebih murah. Akan tetapi jangan tergiur harga yang murah, namun tetap perhatikan obat herbal sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit Anda.

  1. Ketersediaan banyak

Obat herbal ini tidak perlu dibeli di toko obat herbal, atau ditempat jual bat ini. akan tetapi Anda bisa menggunakan tumbuh-tumbuhan yang ditanam sendiri sebagai obat. Banyak jenis tumbuhan yang bermanfaat untuk dijadikan obat sebagai pengobatan penyakit.

Jika Anda mengkonsumsi obat herbal dari dokter berupa kapsul atau bentuk lainnya, simpanlah ditempat yang kering dan tidak terkena debu. Karena obat herbal ini tidak begitu tahan terhadap suhu ruangan yang lembab. Karena alaminya obat ini, jamur, bakteri atau mikroorganisme lainnya dapat menyerang pada obat herbal yang Anda simpan.

Padahal obat tersebut harus dikonsumsi kembali dalam waktu yang cukup lama. Meletakkan di kotak obat justru bisa jadi malah menambah tingkat kelembaban. Pasalnya kotak obt di desain dengan model yang tertutup. Sehingga kelembaban bisa terjadi didalamnya. Kotak obat yang lembab membuat obat herbal dan obat lainnya menjadi mudah berjamur sehingga tidak dapat dikonsumi.

Padahal tujuan menggunakan obat adalah untuk memberi kesembuhan pada penyakit. Jika obat sudah terserang jamur, dan tidak sengaja terminum maka akan semakin banyak penakit yang bersarang dan berbahaya bagi tubuh.

Untuk mencegah jamur yang kemungkinan besar akan menyerang pada obat herbal Anda, sebaiknya Anda menggunakan bahan penyerap lembab yang bisa digunakan untuk makanan dan obat-obatan. Bahan penyerap lembab untuk obat herbal Anda bisa menggunakan jenis silica gel. Silica gel merupakan bahan penyerap lembab yang digunakan didalam ruang atau kotak penyimpanan.

Jenis-jenis silica juga beragam, ada silica gel blue, silica gel white dan silica gel natural. Silica gel blue ini tidak direkomendasikan penggunaan untuk bahan makanan ataupun barang-barang yang bersentuhan langsung dengan kulit. Silica gel white ini bisa digunakan untuk barang-barang selain makanan dan obat-obatan seperti pakaian, sepatu, dan lain sebagainya. Nah untuk yang paling aman untuk makanan atau foodgrade bisa menggunakan silica gel natural.

Silica gel natural merupakan bahan penyeraap lembab yang terbuat bahan mineral alami sehingga aman jika digunakan didalam kemasan makanan ataupun farmasi. Silica gel natural ini memiliki kelebihan yang tidak berbau, tidak berasa, bersifat hydropholic aktif dan tidak mudah terbakar. Silica gel natural ini direkomendasikan pemakaiannya untuk penyerp kelembaban dan menjaga kekeringan di dalam kemasan yang tertutup. Jadi cukup direkomendasikan untuk menjaga kelembaban kotak obat herbal Anda. Silica gel natural ini dikemas dengan unit tertentu mulai dari 1gr, 1 gr atau 5gr. Kemasannya dibungkus menggunakan kertas semi permeable sehingga dapat dengan mudah menyerap molekul air pada kotak kemasan obat Anda.

Fungsi Silica Gel Natural

  1. Sebagai Penyerap Kelembaban

Silica gel natural memiliki sifat hidrofolik yang kuat sehingga cocok digunakan untuk menyerap air pada tempat yang lembab.

  1. Mencegah Tumbuhnya Jamur dan Bakteri

Jamur dan bakteri akan tumbuh pada tempat yang lembab. Dan jika Anda menggunakan silica gel natural pada kotak obat, maka dapat dipastika jamur dan bakteri tidak akan tumbuh.

  1. Mencegah Proses Oksidasi

Tempat yang lembab juga dapat merusak struktur bahan ynag digunakan. Jika kotak obat menggunakan kayu, maka kayu akan mudah lapuk.

  1. Mencegah Resiko Hubungan Arus Listrik Mikro

Molekul air pada silica gel mampu menghalangi hubungan pendek arus listrik. Jadi cukup aman untuk peralatan yang berhubungan dengan listrik.

Silica Gel Untuk Obat Herbal

silica gel food grade untuk obat obatan herbal kering semakin awet

Penggunaan silica gel natural sebagai bahan penyerap kelembaban pada kotak obat ini merupakan cara yang mudah, murah dan efektif. Karena penggunaannya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjaga obat herbal Anda dari serangan jamur atau bakteri yang berbahay bagi obat herbal Anda. Jika Anda menggunakan silica gel natural, pastikan Anda mengecek masa aktif silica dengan cara yang sederhana.

Siapkan sillic gel natural yang sudah dipakai, dan letakkan ke dalam cawan yang diisi dengan sedikit air kemudian letakkan silica. Jika silica gel menunjukkan reaksi menyerap air, maka silica tersebut masih aktif. Namun jika silica gel natural sudah tidak menyerap air, berarti silica sudah tidak aktif dan Anda harus segera mengganti agar obat herbal Anda tetap terjaga kelembabannya sehingga obat herbal masih bisa Anda gunakan sebagai sarana penyembuhan. Selamat mencoba.

Jual Silica Gel Kemasan 1 Kg

Jual Silica Gel

Silica gel merupakan bentuk lain dari silikon dioksida yang dibuat secara sintesis ke dalam bentuk butiran. Strukturnya yang berongga besar menyebabkan silica gel memiliki permukaan yang sangat luas sehingga dapat menyerap uap air dengan mudah. Silica gel banyak digunakan sebagai penyerap uap air di udara sebagai adsorben.

Silica gel dimasukan ke dalam kemasan alat-alat elektronik, bahan makanan, obat-obatan atau barang-barang dengan tujuan untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan karena udara yang lembab. Penggunaan silica gel juga bertujuan untuk meminimalisasi kerusakan produk selama produk ditransportasian atau disimpan. Silica gel akan menyerap molekul air sehingga mengurangi kelembaban relatif (RH) di dalam kemasan pada tingkat dimana tidak akan terjadi kondensasi uap air.

Ada dua jenis silica gel berdasarkan pembuatannya, yakni silica gel sintesis dan silica gel alami. Silica gel sintesis terbuat dari pasir kwarsa dan soda ash yang diolah dengan menggunakan mesin. Silica gel sintetis contohnya dlah silic gel white dan silica gel blue. Silica gel alami terbuat dari batuan zeolit melalui proses aktivasi dan screening.

Silica gel awalnya berwarna biru tua, selama penggunaannya  ketika mengontrol kondisi uap air di dalam kemasan warnanya akan berubah menjadi biru muda dan kemudian menjadi merah muda (pink). Perubahan warna yang terjadi menunjukan tingkat penyerapan uap air oleh silica gel. Ketika sudah berwarna merah muda maka silica gel harus segera diganti, hal tersebut menunjukan bahwa silica gel sudah mencapai keadaan jenuh. Silica gel harus segera diganti agar kondisi uap air di dalam kemasan tetap terjaga.

Namun, meskipun dalam keadaan jenuh, silica gel tetap kering jika diamati dengan dilihat ataupun disentuh. Silica gel merupakan bahan yang tidak berbahaya dan aman digunakan untuk melindungi makanan, tidak mudah terbakar dan tidak reaktif terhadap zat kimia sehingga penggunaannya semakin luas sesuai fungsinya sebagai penyerap uap air. Dalam proses adsorpsi silika gel merupakan salah satu yang paling sering digunakan sebagai adsorben. Absorben disebabkan karena mudahnya silica diproduksi dan struktur geometri pori dan sifat kimia yang dapat dengan mudah dimodifikasi.

Jenis jenis Silica Gel Berdasarkan Warna

  1. Silica Gel Blue

Jual Silica Gel

contoh varian kemasan silica gel biru

Silica jenis ini dibuat dari modifikasi dengan penambahan indikator warna biru. Warna biru ini akan berubah warna menjadi merah bata saat kondisi silica gel sudh jenuh. Silica gel blue mengandung kobalt klorida yang memiliki efek samping karsinogenik dan dapat menyebabkan iritasi pada pernafasan. Penggunaan silica gel blue ini tidak direkomendasikan pemakaiannya karena cukup berbahaya. Maka dari itu silica gel blue ini tidak direkomendasikan untuk pemakaian yang bersentuhan langsung dengan makanan, obat-obatan, pakaian, atau barang-barang yang bersentuhan dengan tubuh manusia.

  1. Silica Gel White

Jual Silica Gel

contoh isi dari silica gel putih

Silica sintetis white ini dibuat dengan bentuk butiran putih bening yang berfungsi sebagai penyerp kelembaban. Silica jenis ini lebih aman dibanding jenis silica gel blue. Akan tetapi penggunaannya tetap tidak bisa digunakan untuk makanan atau farmasi. Silica gel white ini biasa digunakan sebagai bahan penyerap lembab pada sepatu, jaket, atau kotak penyimpanan lainnya.

  1. Silica Gel Natural

Silica gel natural ini termasuk yang paling aman digunakan apalagi untuk kemasan makanan. Karena sifatnya yang foodgrade, Anda bisa menggunakan silica gel naturl ini sebagai bahan penyerap kelembaban pada kemasan makanan atau farmasi. Silica gel natural diolah dari bahan mineral alami sehingga tidak menyebabkan bahaya pada kemasan farmasi atau makanan.

Fungsi silica gel 

  1. Silica gel mampu mencegah kelembaban sebelum terjadi pda sebuah ruang. Silica gel natural termasuk jenis food grade sehingga aman digunakan sebagai bahan penyerap kelembaban pada makanan, farmasi, bahkan elektronik sekalipun. Bukan hanya untuk kemasan makanan atau farmasi saja, namun silica gel natural juga biasa digunakan sebagai bahan penyerap lembab pada kotak sepatu, kotak kamera, dan kotak penyimpanan lainnya.
  2. Produk anti lembab ini menyerap kelembaban tanpa merubah kondisi zat yang dikandungnya. Silica adalah substansi-substansi yang digunakan untuk menyerap kelembapan dan cairan partikel dari ruang yang berudara atau bersuhu. Silica juga membantu menahan kerusakan pada barang-barang yang akan disimpan.
  3. Produk penyerap kelembaban ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya pembentukan karat pada logam, mencegah resiko hubungan arus pendek listrik mikro, serta mencegah reaksi oksidasi dan dekomposisi bahan kimia akibat tingginya kelembaban udara disekitarnya.

Kelebihan Menggunakan Silica Gel

  • Menyerap kelembaban udara

Silica natural memiliki sifat hidrofilik atau mengikat molekul air yang kuat sehingga sangat cocok digunakan sebagai pengering untuk kemasan dan untuk ruangan.

  • Mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri

Jamur dan bakteri hanya bisa hidup pada kondisi yang lembab. Penggunaan silica gel yang menyerap kelembaban akan menghambat kedua organisme tumbuh.

  • Mencegah proses oksidasi

Proses oksidasi atau pelapukan terjadi semakin cepat pada kondisi ruangan yang lembab. Penggunaan silica gel ini dapat menyerap kelembaban akan menghambat proses tersebut.

  • Mencegah resiko hubungan arus pendek listrik mikro

Silica gel natural mampu menyerap molekul air yang berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek listrik mikro yang bisa berakibat fatal.

Jual Silica Gel

contoh penggunaan silica gel food grade untuk makanan

Silica gel baik itu natural ataupun white, dikemas dengan ukuran tertentu menggunakan kertas semi permeable sehingga mampu menyerap molekul air didalam ruang. Secara umum, silica gel natural ini direkomendasikan sebagai bahan penyerap kelembaban atau bahan untuk menjaga kekeringan udara dalam kemasan tertutup. Kemasan silica gel ini dikemas dengan berat 1kg dan berat masing-masing unit 1gr. Sehingga di dalam kemasan 1kg silica gel terdapat kurang lebih 1000 unit. Kemasan yang praktis digunakan sebagai alat penyerap lembab pada ruang yang tidak terlalu besar ukurannya.

Walaupun kemasannya kecil, namun silica gel mampu menyerap kelembaban hingga 2 kali lipat dari berat bersihnya. Silica juga tidak akan terjadi kebocoran karena molekul air yang diserap akan diubah menjadi gel. Jika Anda sudah menggunakan silica gel, sebaiknya jangan lupa untuk selalu memperhatikan indikator non aktif silica gel tersebut. Karena jika silica gel tersebut berada dalam titik jenuh, ia tidak dapat berfungsi sebagai mestinya.

Jual Silica Gel

silica gel food grade kemasan 5 gram

Untuk mengetahui titik jenuh silica gel, Anda bisa mengetes dengan melakukan cara yang sederhana. Ambil silica gel yang sudah dipakai, lalu letakkan ke dalam wadah berisi sedikit air saja. Jika silica gel menunjukkan reaksi menyerap air, berarti silica yang digunakan masih aktif. Namun jika sebaliknya, silica gel tidak menyerap air pada wadah berarti silica gel sudah mencapai titik jenuh.

Jika sudah demikian maka Anda harus segera mengganti silica gel pada ruang atau kemasan agar suhu udara di dalamnya tetap terjaga dan barang-barang yang disimpan tetap awet dan tidak rusak. Silica gel kemasan 1 kg bisa Anda beli di Bioindustries atau pesan dengan nomor telepon yang tertera. Kemasan 1 kg bisa Anda gunakan dengan berbagai macam keperluan.

Silica Gel untuk Sepatu yang Bagus? Ini Jawabannya

silica gel untuk sepatu

Apa ya silica gel untuk sepatu yang bagus? Buat Anda pengoleksi sepatu, masyarakat awam, produsen sepatu, ataupun penjualnya, yuk simak jawabannya di bawah ini.

Sepatu merupakan alas kaki yang dibutuhkan sehari-hari sebagai penunjang penampilan dan juga untuk menghindarkan kaki dari tanah. Bermacam-macam jenis sepatu yang biasa digunakan. Mulai dari sepatu kets, pantofel, flatshoes hingga highheels. Setiap jenis sepatu memiliki fungsinya masing-masing sesuai dengan kebutuhan.

Karena sepatu menjadi salah satu kebutuhan yang bisa dikatakan wajib, maka ada baiknya untuk memilih sepatu senyaman mungkin. Mulai dari desain, bahan, hingga dari segi harga yang cocok. Karena tidak semua sepatu yang mahal itu cocok dengan kondisi kaki kita. Begitu pula sepatu yang murah ada juga yang nyaman ketika dipakai.

Silica Gel Bandung Yang Baik Digunakan Untuk Industri Kerajinan Tangan

Sepatu berjamur dan kotor karena kelembaban.

Karena fungsi sepatu adalah melindungi kaki dari segala hal yang bisa melukai kaki, alangkah lebih baik jika memilih sepatu berdasarkan kenyamanan. Bahan yang digunakan haruslah lentur, agar mudah menyesuaikan gerakan langkah kita. Jika Anda memilih bahan dari kulit untuk sepatu Anda, maka sebaiknya pilihlah kulit yang elastis atau lentur. Juga memilih ukuran sepatu yang sedikit longgar dari ukuran kaki agar kaki dapat bernafas ketika digunakan.

Jika Anda memiliki beberapa koleksi sepatu, maka akan lebih baik jika Anda sellau merawat sepatu. Karena sepatu yang Anda pakai harus selalu dalam keadaan yang bersih dan tidak bau. Biasanya sepatu yang terlalu lama disimpan di dalam kotak sepatu atau lemari, sepatu akan mengalami tumbuhnya jamur sehingga membuat sepatu mudah bau dan memiliki noda.

Namun berbeda jika sepatu yang disimpan adalah bahan dari kulit. Bahan dari kulit jika disimpan terlalu lama di dalam tempat yang lembab, maka kulit akan mudah rusak dan mengelupas. Tempat yang lembab akan membuat barang simpanan Anda mudah rusak sehingga Anda perlu memperbaiki bahkan Anda tidak bisa menggunakannya kembali. Untuk itu alangkah lebih baik jika Anda merawat sepatu Anda agar terhindar dari jamur, bakteri atau mikroorganisme lain yang dapat merusak sepatu Anda.

Tips Merawat Sepatu

  1. Rajin membersihkan sepatu

Membersihkan sepatu ketika sudah selesai digunakan dan akan digunakan itu perlu. Karena debu dan koran yang menempel akan hilang dan tidak menimbulkan bekas pada sepatu. Debu dan kotoran yang menempel pada sepatu yang menempel pada sepatu juga akan membuat tampilan pada sepatu terlihat kotor. Apalagi jika kotoran yang menempel susah dibersihkan, pasti akan membuat sepatu Anda semakin kotor dan tidak enak untuk dilihat.

  1. Manfaatkan koran

Koran bekas pada rumah Anda juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau pada sepatu Anda. Caranya dengan mengambil sedikit koran lalu dimasukkan pada sepatu setelah selesai digunakan. Dan sepatu Anda akan terhindar dari bau.

  1. Keringkan sepatu

Setelah Anda mencuci sepatu, pastikan sebelum disimpan atau dipakai kembali haruslah benar-benar kering. Dan juga ketika Anda akan memakai sepatu sebaiknya keingkan kaki Anda. Karena jika tidak kering maka jamur akan mudah menyerang pada sepatu Anda yang lembab. Anda bisa mengeringkan menggunakan hair dryer atau kipas angin untuk mempercepat proses kering sepatu setalh dicuci atau digunakan.

  1. Menaburi dengan bubuk soda

Bubuk soda tidak hanya berfungsi untuk makanan saja. Namun bisa Anda gunakan untuk menaburi sepatu Anda agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Penggunaannya ditaburkan pada sepatu ketika sepatu akan disimpan setelah dipakai.

  1. Meletakkan pada tempat yang bersih dan terkena udara

Tempat yang lembab sudah pasti akan menimbulkan jamur. Maka dari itu meletakkan sepatu ditempat yang terkena udara dan bersih ini menjadi salah satu faktor penghambat jamur akan tumbuh.

  1. Menggunakan pewangi sepatu

Anda juga bisa menyemprotkan pengharum khusus untuk sepatu atau parfum. Cara ini bisa digunakan walaupun tidak untuk menghilangkan hanya menyamarkan bau. Namun sepatu Anda akan tidak begitu bau ketika digunakan.

silica gel untuk sepatu

menyimpan sepatu dengan silica gel

  1. Cara Memakai Silica Gel

Cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan silica gel. Silica gel ini diletakkan di sepatu Anda ketika tidak terpakai. Fungsi silica gel adalah menyerap kelembaban sehingga menghindarkan sepatu Anda dari jamur yang menyebabkan bau pada sepatu Anda.

Cara yang paling mudah dan efektif untuk merawat sepatu adalah dengan menggunakan silica gel. Karena silica gel ini merupakan bahan penyerap lembab yang dapat menghindarkan sepatu Anda dari segala serangan jamur, bakteri ataupun mikroorganisme lainnya. Ketika kita membeli sepatu, biasanya didalam kardus terdapat silica gel. Karena didalam kardus merupakan tempat yang lembab, jika tidak diberi silica gel maka sepatu akan mudah rusak.

Silica gel ini sangat efektif menghilangkan jamur penyebab bau pada sepatu. Jika kita membeli sepatu, biasanya terdapat silica gel pada kotak sepatu atau didalam sepatu yang diselipkan. Karena sepatu akan di toko akan tersimpan digudang dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. Setelah kita membeli sepatu tersebut, sebaiknya kita merawat sepatu dengan menggunakan silica gel. Silica gel ini banyak dijual dan dibeli dengan mudah. Salah satunya silica gel natural dari Bioindustries.

silica gel untuk sepatu
silica gel untuk sepatu dari bioindustries

Kenapa menggunakan silica gel natural dari Bioindustries? Karena silica gel ini bahannya cukup efektif menyerap kelembaban hingga 2 kali lipat dari beratnya. Silica gel ini juga bisa digunakan pada sepatu dengan bahan kulit maupun kain. Jenis silica gel yang digunakan pada sepatu adalah silica gel natural.

Silica gel natural dari Bioindustries ini sudah food grade sehingga bahannya juga aman jika digunakan untuk mengawetkan makanan dalam kemasan. Silica gel natural ini juga diolah dari bahan mineral alami dan dikemas dalam kertas semi permeable yang tidak berbau, tidak berwarna, dan hydropolic aktif.

silica gel untuk sepatu

silica gel untuk sepatu dari bioindustries

Penyerap lembab alami dari Bioindustries ini sudah berbentuk kemasan 1 gr. Jadi tidak perlu repot-repot untuk membungkus agar bisa digunakan. Kemasan yang ekonomis ini membuat silica gel dapat digunakan sesuai kebutuhan. Jika Anda akan menggunakan untuk mengurangi bau sepatu, Anda bisa menggunakan 1 sampai 2 bungkus kemasan 1 gr yang diletakkan pada kardus sepatu atau diselipkan dalam sepatu Anda saat disimpan di rak sepatu atau di kotak sepatu. Menggunakan 1 atau 2 bungkus silica gel ini cukup efektif menghilangkan bau pada sepatu yang disebabkan oleh jamur.

Silica gel ini mampu menyerap kelembaban hingga 2 kali lipat dari berat bersihnya. Jika sudah mencapai kapasitas daya serap maksimal maka silica gel tersebut sudah tidak aktif lagi. Jika dalam kotak sepatu atau rak sepatu untuk menaruh sepatu Anda lembab, maka silica semakin cepat mencapai daya kapaitas silica tersebut.

Dan semakin banyak volume udara lembab yang diserap silica gel natural tersebut maka semakin cepat pula silica tersebut mencapai titik jenuhnya dan sudah tidak berfungsi kembali. Anda bisa mengecek sendiri masa aktif dari silica gel natural tersebut. Jika silica sudah tidak aktif, aka Anda harus sering-sering mengganti silica tersebut agar rak sepatu atau kotak sepatu tidak lembab dan menyebabkan sepatu Anda mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Silica untuk Sepatu Dukung Usaha Anda

Silica selain bisa digunakan untuk perawatan sepatu Anda sebagai kolektor, juga bisa dimanfaatkan masyarakat pada umumnya yang tidak mengoleksi sepatu. Selain itu, dalam bidang usaha, ternyata silica sangat krusial untuk produsen dan penjual lho. Sayangnya, kesadaran penggunaan silica, khususnya untuk penjual sepatu masih kurang begitu baik.

Bagi produsen sepatu, pemberian silica pada tiap kemasan sepatu adalah hal yang wajib dilakukan. Para produsen biasanya sudah memahami ini. Pasalnya, bila mereka nekat tidak menggunakan penyerap kelembaban tersebut, sepatu bisa rusak bahkan sebelum sampai di tangan customer.

silica gel sepatu

Bagi penjual sepatu, silica juga memiliki peran proteksi serupa. Namun untuk penjual, kebermanfaatan silica lebih terkait dengan masa penyimpanannya sebelum akhirnya dijual ke pembeli.

Yang jadi soal, khususnya untuk penjual, banyak yang membuka kemasan sepatu seenaknya. Ingat, silica sangat sensitive menyerap air dan bisa mengalami expired ketika terlalu banyak menyerap air.
Penjual sepatu biasanya menaruh 1 sepatu sebagai sampel.

Kemudian meninggalkan sepasang lainnya di boks. Idealnya boks tersebut segera ditutup rapat. Namun yang sering terjadi, boks tidak ditutup rapat. Akibatnya udara lembab dari luar boks masuk. Silica pun menyerap partikel air dari udara luar hingga jenuh. Dengan demikian, fungsi silica sudah hilang karena bisa dikatakan “expired.”

Maka dari itulah, gunakan silica dengan benar. Pastikan:

  1. Segera menutup boks ketika mengambil sepatu.
  2. Tidak mengeluarkan silica dari boksnya
  3. Tidak merusak boks atau melubanginya yang bisa membuat udara luar masuk

Begini Cara Beli Silica untuk Sepatu!

Ayo, dapatkan segera Silica untuk perlindungan terhadap serangan jamur. Pembelian produk ini bisa dilakukan dengan sangat mudah lho. Baik pembelian secara online ataupun offline tersedia opsinya di sini.

Untuk Anda yang tertarik membeli secara online, hubungi saja kontak kami. Anda tinggal memberikan data pemesanan seperti jumlah produk yang dipesan dan alamat pengiriman. Nanti CS kami akan memberikan estimasi biayanya. Silahkan berdiskusi lebih lanjut dan apabila semua disepakati, CS akan memroses pesanan Anda.

Ingin tanya-tanya informasi dulu? Tentu saja boleh. CS kami selalu siap menjawab berbagai pertanyaan seputar Silica.

Nah, untuk pembelian offline alias pembelian secara langsung, Anda bisa berkunjung ke Bio Service Point. Saat ini, Bio Service Point berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon. Jadi, bila Anda dekat dengan Bio Service Point atau dekat dengan agen kami di beberapa kota lainnya (info keagenan tanya ke CS kami), maka jangan sungkan untuk berkunjung. Kedatangan Anda senantiasa kami tunggu.

Simpulan

Dari pembahasan di atas, ada beberapa poin utama yang bisa kita simpulkan sebagai intisari, antara lain:

  1. Sepatu merupakan benda yang memiliki banyak fungsi. Meski bermula dari alat untuk alas kaki saja, namun saat ini sepatu juga merupakan benda fashion.
  2. Sebagai benda fashion, banyak orang yang menjadikan sepatu untuk koleksi mereka.
  3. Tertarik menjadi kolektor? Selain membeli sepatu yang bagus, kolektor idealnya juga paham bagaimana cara merawat produk ini.
  4. Di Antijamur.net sendiri kami memiliki produk yang bisa Anda pakai untuk merawat sepatu, yakni silica. Silica adalah penyerap kelembaban yang bisa mencegah tumbuhnya jamur pada sepatu. Silica Bio Industries memiliki kualitas lebih baik namun harganya tetap terjangkau.
  5. Selain bagi kolektor, masyarakat secara umum, produsen sepatu, dan penjual sepatu juga bisa memanfaatkan produk ini.

Kiranya, semoga informasi mengenai silica gel yang bagus untuk sepatu ini bermanfaat ya. Terus update artikel menarik lainnya di antijamur.net.

Cegah Jamur Di Box Penyimpanan Dengan Silica Gel

Cegah Jamur Di Box Penyimpanan

Bagaimana cara cegah jamur di box penyimpanan? Yuk, kita simak kiat-kiatnya di bawah ini. Selain efektif untuk boks wadah buku, tips ini juga bisa diterapkan oleh Anda yang memiliki kamera hingga sepatu kulit.

Buku merupakan benda yang penting untuk pelajar atau mahasiswa untuk menunjang pendidikannya. Begitu banyaknya buku yang dipelajari dibangku sekolah atau perkuliahan membuat barang ini menumpuk. Akhirnya, kebanyakan buku hanya dibiarkan disimpan di dalam box penyimanan saja. Padahal penyimpanan di dalam box seperti ini akan membuat buku mudah berjamur dan bahkan rusak.

Buku yang disimpan dalam box juga akan berbau apek karena jamur dan bakteri tumbuh di dalam ruang yang tidak ada udara. Di dalam box penyimpanan, udara sangat sedikit sekali sehingga memudahkan jamur untuk berkembang dan merusak buku didalamnya. Padahal buku-buku itu nantinya bisa digunakan kembali untuk adik atau saudara yang membutuhkan.

Awas Serangan Jamur

Jamur yang tumbuh pada box akan sangat mengganggu jika tidak segera diatasi. Jamur pada dasarnya merupakan sejenis tumbuhan yang berbentuk mikro atau makro tetapi kadang sangat merugikan manusia apabila tidak ditangani perkembangbiakannya. Box penyimpan buku yang notabene terbuat dari bahan kertas mengandung zat sellulosa yang sangat mudah diserang jamur. Apalagi bila kondisi di dalam kotak tersebut cenderung lembab dan sejuk.

Selain jamur ada juga masalah debu buku yang membahayakan. Penelitian yang dilakukan oleh seorang doctor dari Amerika terhadap pustakawan di perpustakaan umum menemukan bahwa berbagai macam penyakit kulit dan pernafasan timbul akibat dari menghirup udara yang terkontaminasi debu di ruang perpustakaan.

Masalah jamur ini perlu mendapat perhatian yang besar. Bakteri dan jamur yang tumbuh didalam box penyimpanan begitu kecil, sehingga tidak mudah dilihat dengan kasat mata. Jamur ini dapat membusukkan selulos dan kertas. Biasanya kertas berubah menjadi kuning, coklat atau bintik-bintik hitam.

Di samping membusukkan selulosa, jamur juga merusakkan perekat serta melengketkan antara satu kertas dengan kertas lainnya. Jamur tumbuh terutama disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti kelembaban, temperatur dan cahaya. Namun yang paling berpengaruh sebetulnya adalah faktor kelembaban dan temperatur yang tidak stabil.

Faktor lain yang memungkinkan untuk tumbuhnya jamur adalah ruang penyimpanan yang terlalu gelap. Dalam hal ini, jamur ajan menyebabkan timbulnya bintik-bintik coklat pada kertas atau yang biasa disebut foxing dan ini banyak terjadi pada kertas-kertas tua. Bintik tersebut terjadi akibat reaksi kimia dari campuran besi yang terkandung dalam kertas yang disimpan.

Wadah Penyimpanan lain juga Beresiko Terserang Jamur

Selain wadah penyimpanan buku, masih banyak wadah lain yang memiliki resiko kerusakan serupa. Dan hal ini jelas harus diwaspadai. Sebab, pada banyak kesempatan kita memang menggunakan tempat penyimpanan untuk meletakkan benda-benda penting.

penampakan-lensa-berjamur

Salah satu fungsi silica gel adalah menjaga lensa agar tak berjamur.

Misalnya saja untuk meletakkan baju-baju kita. Atau, bila Anda adalah seorang kolektor sepatu kulit, tentunya Anda punya kotak untuk menyimpan barang hobi Anda tersebut bukan?

Beberapa benda seperti barang elektronik juga membutuhkan penyimpanan tersendiri. Contohnya saja kamera. Agar tidak rusak, banyak orang yang meletakkan kamera dalam suatu boks atau wadah khusus bila sedang tidak digunakan.

Memang, menyimpan benda dalam kotak merupakan sesuatu yang lumrah. Namun sekali lagi, kita harus waspada terhadap serangan jamur di box penyimpanan tersebut. Bila kita tak hati-hati, kita bisa menderita kerugian yang tak sedikit.

Bayangkan saja apa jadinya bila lensa kamera Anda ditumbuhi jamur yang mengerak! Atau, bayangkanlah bila koleksi tas dan sepatu kulit Anda ditumbuhi jamur akibat kelembaban dalam box yang tinggi.

Tak ingin hal tersebut terjadi bukan? Kebanyakan pasti menjawab tidak. Dan, karenanya, sebaiknya kita mencari solusi yang tepat untuk mencegah sejak dini kerusakan produk yang disebabkan oleh serangan jamur. Contohnya saja beberapa tips di bawah ini. Yuk langsung saja disimak tips cegah jamur di box penyimpanan.

Tips Untuk Menghindarkan Jamur Pada Box Penyimpanan

  1. Tidak menyimpan barang terlalu penuh

Ketika Anda menyimpan buku didalam box penyimpanan buku, sebaiknya jangan menyimpan terlalu penuh agar buku-buku dapat udara dan tidak terlalu lembab. Jika buku terlalu rapat diletakkan, maka kemungkinan buku-buku akan menjadi lengket satu sama lain.

Hal ini juga berlaku saat Anda menyimpan produk lainnya. Hindarilah meletakkan produk terlalu berdempetan. Pasalnya, kerapatan yang berlebih biasanya menyebakan udara yang lebih lembab dan panas. Alhasil, spora jamur menjadi lebih banyak tumbuh.

Selain itu, meletakkan produk terlalu berdempetan juga bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Misalnya saja, salah satu produk Anda diserang jamur. Bila Anda meletakkan produk itu agak jauh dari yang lain, tentu jamur tak akan dengan cepat merambat. Beda bila Anda meletakkan produk terlalu dekat. Pasti jamur akan tumbuh kemana-mana dengan cepat.

Meletakkan suatu barang dengan jarak tertentu juga bisa meminimalisir gesekan lho. Gesekan bisa menyebabkan lapisan produk rusak. Dan lapisan produk yang rusak sangat rentan dimakan jamur. Karena itu, sekali lagi, letakkanlah barang Anda dalam kotak penyimpanan dengan jarak tertentu.

  1. Memberi udara yang cukup

Menyimpan buku didalam box penyimpanan alangkah baiknya diberi sedikit ventilasi untuk udara agar dapat masuk sehingga buku yang disimpan didalam box tetap mendapat udara yang cukup. Udara yang baik diperlukan untuk temat penyimpanan yang tertutup.

Ventilasi juga bisa mencegah tumbuhnya jamur anaerob yang pada umumnya lebih membahayakan. Jamur anaerob bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti alergi dan iritasi kulit.

  1. Berikan bahan penyerap lembab

Untuk mempermudah perawatan buku yang disimpan di dalam box penyimanan, Anda bisa menggunakan bahan penyerap lembab yang diletakkan pada box penyimpanan. Bahan penyerap lembab ini bisa mencegah tumbuhnya jamur akibat suhu udara didalam box terlalu lembab.

Cegah Jamur Di Box Penyimpanan

silica gel natural untuk boks penyimpanan

Menggunakan bahan penyerap lembab untuk mencegah timbulnya jamur pada box penyimpanan merupakan langkah yang cukup efektif dan efisien mencegah jamur. bahan penyerap lembab untuk box penyimpanan bisa menggunakan silica gel natural yang bisa digunakan sebagai bahan penyerap lembab dalam box. Silica merupakan bahan penyerap lembab yang diolah dari bahan mineral alami dan dikemas dalam kertas semi permeable.

Fungsi silica gel adalah sebagai bahan penyerap lembab pada ruangan atau kemasan. Silica gel natural merupakan produk yang aman digunakan untuk menjaga kelembaban pada makanan atau obat-obatan. Silica gel ini menyerap kelembaban tanpa mengubah zat yan dikandungnya. Bahannya dapat menyerap air sehingga ccocok digunakan sebagai bahan penyerap lembab.

Fungsi Silica Gel Natural Ini

  • Menyerap kelembaban udara

Silica natural memiliki sifat hidrofilik atau mengikat molekul air yang kuat sehingga sangat cocok digunakan sebagai pengering untuk kemasan dan untuk ruangan.

  • Mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri

Jamur dan bakteri hanya bisa hidup pada kondisi yang lembab. Penggunaan silica gel yang menyerap kelembaban akan menghambat kedua organisme tumbuh.

  • Mencegah proses oksidasi

Proses oksidasi atau pelapukan terjadi semakin cepat pada kondisi ruangan yang lembab. Penggunaan silica gel ini dapat menyerap kelembaban akan menghambat proses tersebut.

  • Mencegah resiko hubungan arus pendek listrik mikro

Silica gel natural mampu menyerap molekul air yang berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek listrik mikro yang bisa berakibat fatal.

Kelebihan Menggunakan Silica Gel Natural

Cegah Jamur Di Box Penyimpanan

silica gel natural untuk mengeringkan boks penyimpanan

  • Bersifat hidropolik aktif yang cukup tinggi
  • Food grade, jadi aman untuk kemasan makanan dan farmasi
  • Tidak berbau
  • Tidak berwarna
  • Tidak berasa

Silica gel dari Bioindustries ini merupakan silica gel foodgrade yang aman digunakan untuk penyerap kelembaban pada makanan. Dan jika digunakan sebagai pencegah tumbuhnya jamur pada box penyimpanan juga bisa. Silica gel natural juga bisa mencegah karat pada logam yang disimpan didalam box buku. Karena sifatnya yang hidrofolik, silica  mampu menyerap molekul air yang diserap dan diubah menjadi gel sehingga tidak akan menimbulkan kebocoran pada kemasan dan tidak mengkontaminasi barang-barang yang ada didalam box. Jika menggunakan silica gel ini untuk box penyimpanan, barang-barang yang disimpan didalamnya akan lebih awet, tidak terkena jamur, dan tidak mudah rapuh sehingga Anda dapat menggunakan kembali buku tersebut tanpa kerusakan yang berarti.

Silica gel natural ini mampu menyerap kelembaban hingga 55% dari berat bersihnya sendiri. Kemasan silica gel natural ini juga sudah dikemas dalam ukuran 1 gr sehingga Anda cukup mengambil beberapa sachet dan meletakkan di box penyimpanan dan Anda tidak perlu repot mengemas sendiri.

Tetapi Anda jangan lupa mengecak indikator titik jenuh pada silica. Cara mengeceknya adalah dengan meletakkan silica pada wadah yang diberi sedikit air. Jika silica masih menyerap air, maka silica gel Anda masih berfungsi. Tetapi jika sudah tidak meresap air, berarti silica sudah tidak berfungsi. Karena jika silica sudah tidak befungsi, maka box penyimpanan Anda kemungkinan akan ditumbuhi jamur dan bakteri yang menjadi pengganggu pada obat-obatan Anda. Maka dari itu rajin-rajinlah mengganti silica gel pada box penyimpanan Anda.

Penyerap Kelembaban Bandung

Bahan yang bisa Anda pakai adalah silica. Silica merupakan bahan yang sangat aktif menyerap partikel air di udara sehingga bisa menurunkan kelembaban. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda pasti pernah mendapati benda ini. Misalnya, saat membeli sepatu dan menemukan kotak kecil bertuliskan “Do Not Eat.”
Silica bisa mengalami kadaluarsa ketika sudah terlalu jenuh menyerap air. Sehingga ada baiknya Anda membeli silica yang baru sebagai usaha perawatan kotak penyimanan. Dan dalam hal ini, kami menyediakan silica natural untuk Anda. Silica yang kami sediakan diambil dari bahan alam yang sangat aman dan tidak merusak produk.

Penyerap Kelembaban Box Penyimpanan Cocok untuk Usaha Anda

Penggunaan silica sebagai penyerap kelembaban ini juga sangat cocok untuk usaha Anda. Anda bisa mengggunakannya kala mengemas produk dalam suatu boks kecil. Misalnya saja bila Anda memproduksi:

  1. Makanan dalam topleks atau kalengan yang harus selalu kering
  2. Lampu hias kecil dan berbagai produk elektronik sejenis
  3. Aneka produk kerajinan dari kayu, rotan, bambu, dan bahan alam yang lainnya
  4. Aneka produk dari tekstil
  5. Berbagai produk kerajinan aneka bahan, termasuk bahan plastik hingga logam

Produk penyerap kelembaban kami bisa Anda andalkan kala produk dikirim. Sebab, masa pengiriman sangat tidak ideal. Tatkala dikirim box penyimapanan sering kali lembab sehingga memicu konsleting dan pertumbuhan jamur.

Kami juga Sedia Penyerap Kelembaban Ruangan

container desiccant pole

Selain menyediakan silica untuk penyerap kelembaban dalam boks yang kecil, kami sebetulnya juga menyediakan penyerap kelembaban untuk ruangan yang luas. Produk tersebut bernama Be Dry. Penyerap kelembaban ini dapat digunakan untuk ruangan hingga untuk kontainer.

Be Dry bisa digunakan untuk menjaga gudang dari serangan jamur. Misalnya untuk gudang produk kerajinan yang besar seperti patung. Atau, bila Anda mengirim produk dalam kontainer yang tak bisa dikemas dalam bungkus kecil atau dalam wadah yang rapat. Dalam kondisi seperti itu, silica jelas tak bisa dipakai. Yang bisa diandalkan adalah humidity absorber seperti Be Dry.

Beli Sekarang juga Silica dan Be Dry

Mari dapatkan dan gunakan sekarang juga silica dan Be Dry Bio Industries. Kedua produk ini akan bisa mengatasi masalah jamur dan kelembaban pada aneka boks penyimpanan. Pembelian juga bisa dilakukan sangat mudah lho. Anda bisa membeli secara online sehingga tak perlu susah-susah ke Bio Service Point. Proses pembelian via daring sangat sederhana dan akan dipandu juga oleh Customer Service kami yang ramah dan menyenangkan.
Selain itu, pembelian via Bio Service Point tentu juga bisa dilakukan. Silahkan kunjungi saja kami di Bio Service Point yang paling dekat dengan lokasi Anda. Atau, Anda juga bisa membeli lewat agen kami. Informasi mengenai alamat agen kami bisa Anda dapatkan dari CS.

Kurang lebih, itulah informasi yang bisa kami bagikan mengenai cara mencegah jamur di box penyimpanan dengan silica ataupun dengan Be Dry. Dari penjelasan di atas, ada bebarapa poin yang bisa kita ringkaskan untuk Anda:

  1. Dalam berbagai kesempatan, kita memerlukan tempat penyimpanan. Misalnya saja untuk menyimpan buku yang sudah tak dipakai lagi.
  2. Selain buku, kita juga membutuhkan boks penyimpanan untuk meletakkan benda koleksi sampai alat elektronik.
  3. Menyimpan produk dalam kotak penyimpanan memang ringkas, namun harus dilakukan perawatan.
  4. Bila kondisi boks tak dirawat dengan baik, produk yang kita simpan malah bisa berjamur dan rusak.
  5. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya kita menggunakan silica.
  6. Di sini, kami menyediakan silica natural yang jauh lebih aman dan efektif cara kerjanya.
  7. Selain itu, kami juga menyediakan Be Dry sebagai penyerap kelembaban dalam ruangan.

Semoga informasi mengenai cara mencegah jamur di box penyimpanan ini bermanfaat ya!

Penyerap Kelembaban Bandung

Penyerap Kelembaban Bandung

Bandung menjadi salah satu kota yang banyak diminati oleh wisatawan karena pemandangan alamnya. Tidak hanya pemandangan alamnya yang menarik perhatian banyak wisatawan, Bandung menjadi salah satu kota yang memproduksi berbagai kebutuhan seperti pakaian,jaket, sepatu, tas dan lain sebagainya. Dan bahan baku yang banyak digunakan pada sepatu maupun jaket adalah kulit.

Bandung memiliki tingkat kelembaban yang tinggi sehingga penyimpanan barang produksi harus diperhatikan tingkat kelembaban dan suhu pada gudang. Hal ini penting untuk diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada barang yang disimpan. Nah,untuk mengatasinya maka Anda bisa mencoba menggunakan penyerap kelembaban Bandung yang sudah dijamin berkualitas baik dan tidak berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan.

Barang Berbahan Kulit dari Bandung

Ibu kota dari Jawa Barat ini memang memiliki nuansa yang adem dan menyejukkan karena sekitarnya yang perbukita. Bandung juga dikenal dengan tempat orang berkarya misalkan pakaian, sepatu, jaket dan lain sebagainya. Produk-produk dari Bandung tersebut banyak dipasarkan ke seluruh kota-kota di Indonesia dan tidak sedikit pula dipasarkan hingga ke luar negeri. Kualitas produk dari Bandung juga tidak kalah baik dengan produk-produk luar negeri sehingga wajar saja jika peminat produk Bandung cukup fantastis.

Produk yang biasanya diproduksi di Bandung diantaranya adalah sepatu baik yang terbuat dari bahan kain hingga kulit. Semua bahan tersebut memiliki peminat masing-masing sehingga produk sepatu sangat laris diminati. Apabila Anda membeli sepatu maka Anda akan menemukan penyerap kelembaban di dalamnya yakni silica gel. Apa sih silica gel?

Silica gel merupakan penyerap kelembaban berbentuk butiran-butiran kecil dan pada umumnya memiliki warna transparan. Silica gel ini sangat efektif untuk menjaga kualitas sepatu agar tidak mudah rusak diakibatkan oleh jamur, bakteri atau faktor perusak lainnya. Terutama pada sepatu berbahan kulit  yang notabene sangat riskan, jika ingin menyimpan sepatu berbahan kulit agar bertahan lebih lama maka Anda bisa manfaatkan silica gel. Yang biasanya akan mudah berjamur karena udara yang lembab, dengan silica gel keadaan sepatu akan tetap awet selama disimpan.

Penyerap kelembaban Bandung tersebut hanya untuk penyimpanan barang secara individual, lalu bagaimana untuk penyimpanan barang seperti gudang atau ketika pengiriman barang menggunakan kontainer? Penyimpanan barang seperti gudang dan kontainer tentu tidak mungkin menggunakan silica gel, bukan? Kalaupun menggunakan silica gel tentu kapasitas yang dibutuhkan sangat lah banyak mengingat ruangnya yang sangat luas.

Penyerap Kelembaban Bandung

Penyerap kelembaban yang cocok digunakan untuk gudang penyimpanan sepatu sebaiknya menggunakan dessicant pole yang sudah dipastikan sangat efektif untuk menyerap kelembaban pada ruang yang cukup luas.

Penyerap Kelembaban Bandung Efektif Untuk Gudang Sepatu

Penyerap kelembaban untuk barang individual atau digunakan untuk ruang pribadi seperti lemari memang sangat baik jika menggunakan silica gel. Jika Anda menginginkan penyimpanan barang pribadi atau untuk menyerap kelembaban pribadi maka sebaiknya menggunakan silica gel yang aman. Tidak semua silica gel aman digunakan baik untuk penyimpanan barang maupun bahan yang mudah dikonsumsi. Sebaiknya hindari penggunaan silica gel biru atau pink karena penyerap kelembaban tersebut mengandung bahan karsiogenik atau bahan yang memicu kanker sehingga sangat membahayakan kesehatan jika dibiarkan dalam waktu yang lama.

Seperti yang diulas sebelumnya, apabila digunakan untuk penyimpanan barang atau menyerap kelembaban pada ruang yang cukup luas seperti ruang pada bangunan maka gunakan dessicant pole. Terutama untuk penyimpanan sepatu yang notabene juga sangat riskan terhadap jamur, baketri dan faktor lainnya. Jika sepatu sudah terserang jamur atau bakteri tentu kualitas dari sepatu tersebut akan jatuh begitu saja dan dampak akhirnya adalah perusahaan akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Penyerap kelembaban Bandung ini sangat efektif menyerap kelembaban karena mampu menyerap 2 kali lipat dari kapasitas dalam gudang. Penyerap kelembaban dessicant pole ini juga dipastikan aman karena terbuat dari kombinasi chemical absorbent dan bebas dari DMF. Tidak hanya itu, dessicant pole juga sudah melalui tahap uji dan sesuai dengan standar regulasi keamanan SGS International sehingga sangat baik digunakan untuk pengiriman barang ke berbagai negara. Berbagai negara memang sangat memperhatikan keamanan dari suatu produk mulai dari kandungan bahan serta pengemasan. Sehingga tidak salah jika beberapa regulasi menjadi acuan ketika digunakan untuk pengiriman barang ke beberapa negara. Pada umumnya, negara maju lah yang sangat memperhatikan kualitas serta keamanan barang namun saat ini negara berkembang pun juga memprioritaskan mengenai masalah ini mengingat kesehatan serta lingkungan. Bahkan negara di Amerika maupun Eropa memiliki standar regulasi sendiri sehingga ketika akan mengirim barang, pastikan kandungan bahan serta pengemasan sesuai dengan standar regulasi tersebut.

Jika mengulas mengenai pengiriman barang seperti sepatu maka kita akan diingatkan dengan kondisi cuaca yang notabene selalu berubah, terutama ketika pengiriman ke negara empat musim. Maka dari itu, kondisi dalam kontainer harus disesuaikan agar tidak mengalami kondensasi ketika kelembaban udara  menurun atau sebaliknya. Sebab, perubahan cuaca yang tiba-tiba tersebut dapat memicu kelembaban udara juga berubah sehingga akan berakibat pada sepatu yang dikirim.

Sebaiknya ketika loading atau persiapan barang maka ada baiknya mensetting kondisi kontainer dengan kelembaban udara standar atau lebih tinggi. Sangat disarankan untuk mengatur kelembaban udara lebih dari 80%, hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kondensasi selama kelembaban udara menurun. Dessicant pole tersebut tidak hanya bekerja pada kelembaban udara yang tinggi melainkan juga saat mengalami kondensasi.

Penyerap Kelembaban Bandung

Penggunaan dessicant pole ini juga cukup sederhana untuk diterapkan. Apabila digunakan untuk pengiriman barang maka atur terlebih dahulu kondisi kontainer mulai dari suhu hingga kelembaban udara. Kemudian robek dessicant pole sesuai dengan petunjuk yang ada kemudian gantungkan pada setiap dinding di kontainer, alangkah baiknya jarak antar dessicant pole sama sehingga proses penyerapan akan bekerja secara maksimal. Setelah menggantungkan dessicant pole di setiap dinding kontainer, kemudian tutup rapat pintu agar udara dari luar tidak masuk. Udara di luar kontainer sangat memungkinkan membawa bakteri atau benih jamur sehingga apabila dengan leluasa masuk ke dalam kontainer akan membahayakan sepatu selama pengiriman.

Dessicant pole ini tidak mudah bocor karena selama proses menyerap molekul air yang bebas di udara dan sudah mencapai kapasitas maksimal, penyerap kelembaban ini akan berubah menjadi gel sehingga tidak akan bocor ke kontainer. Karena masa aktifnya yang tidak permanen maka alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu masa aktif dari dessicant pole. Sebaiknya, secara berskala melihat kondisi barang sekaligus dessicant pole. Apabila penyerap kelembaban tersebut sudah berubah menjadi gel maka segera mungkin untuk menggantinya. Namun pada umumnya, dessicant pole bisa bertahan hingga berminggu-minggu selama pengiriman ke berbagai negara. Meskipun demikian, Anda harus tetap memperhatikan kondisi dessicant pole tersebut.

Penyerap Kelembaban Jogja

Penyerap Kelembaban Jogja

Dalam menyimpan barang berskala besar sangat memerlukan tempat yang memiliki kelembaban yang pas. Kadangkala, untuk menyiasati keadaan udara lembab yang pas maka diatur sedemikian rupa hingga kelembaban sesuai untuk penyimpanan barang tersebut. Terlebih ketika musim hujan yang notabene kelembaban udara semakin tinggi. Jika dibiarkan, barang yang disimpan tersebut akan mudah rusak yang diakibatkan oleh jamur atau bakteri.

Penyerap Kelembaban Jogja

Salah satu cara agar kelembaban udara sesuai untuk menyimpan barang di gudang adalah dengan dessicant pole. Hampir semua daerah di Indonesia membutuhkan penyerap kelembaban ini, termasuk untuk Jogja yang dikenal dengan beragam kerajinan tanggannya. Penyerap kelembaban jogja tidak hanya digunakan untuk industri saja melainkan juga untuk mengatur kelembaban udara pada rumahan.

Penyerap Kelembaban Berkualitas Baik

Industri seperti sepatu,tas, barang berbahan kulit, makanan maupun obat-obatan membutuhkan ruang penyimpanan yang sangat steril sehingga aman selama penyimpanan. Biasanya ruang penyimpanan seperti gudang tersebut diatur dengan penyerap kelembaban ruangan dan suhu yang pas dan menyesuaikan barang tersebut agar tidak mengurangi kualitasnya. Apa saja yang biasanya digunakan?

Untuk peyimpanan barang seperti gudang pada umumnya menggunakan berbagai perlengkapan yang bisa menunjang keadaan barang agar tidak mudah rusak diantarnya adalah lampu LED yang bertujuan agar keadaan ruang lebih terang dan membuat udara tidak mudah pengap. Selain itu, sebagian gudang memanfaatkan exhaust fan. Kipas angin tersebut bertujuan untuk mengatur keadaan udara dalam gudang serta udara yang masuk. Pertukaran udara ini cukup penting agar tidak mudah terserang jamur.

Peralatan tersebut dirasa kurang cukup untuk menunjang gudang bahkan sebagian gudang juga memanfaatkan AC agar suhu dan kelembaban udara tetap stabil. Namun, keadaan ini tidak bisa menjangkau hingga bagian dalam dan tetap memungkinkan bakteri menyerang barang. Nah, untuk mengatur kelembaban udara bahkan hingga ruang yang tersembunyi adalah dengan penyerap kelembaban Jogja, Dessicant Pole.

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa dessicant pole merupakan penyerap kelembaban  yang banyak digunakan pada gudang, kontainer atau ruang yang luas. Sebab, daya serap dari dessicant pole ini sangat tinggi sehingga sangat pas jika digunakan untuk gudang. Selain itu, sangat efektif dan efisien untuk penyimpanan barang termasuk bahan yang mudah dikonsumsi karena tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya (bebas dari DMF), bahkan penyerap kelembaban ini sudah sesuai dengan standar keamanan internasional seperti SGS International.

Penyerap Kelembaban Jogja Yang  Tidak Mudah Bocor

Penyerap kelembaban pada umumnya tidak bisa bertahan lama karena memiliki masa aktif seperti halnya dengan silica gel. Penyerap kelembaban ini kinierjanya memang hampir mirip dengan silica gel namun jangkauan menyerap kelembaban udara lebih luas. Sehingga wajar saja jika dessicant pole sangat cocok untuk menyerap kelembaban pada gudang, kontainer atau ruangan yang luas.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Jogja merupakan salah satu kota yang memiliki beragam kerajinan tangan sehingga memerlukan gudang yang ideal. Gudang-gudang tersebut membutuhkan penyerap kelembaban Jogja yang tidak mudah bocor. Karena sebagian penyerap kelembaban mudah bocor karena  melebihi menyerap kelembaban udara. Namun berbeda dengan dessicant pole, penyerap kelembaban ini akan menyerap molekul air secara maksimal dan kemudian dessicant pole tersebut berubah menjadi gel.

Penyerap Kelembaban Yang Tidak Mudah Bocor di Kontainer

Dessicant pole yang baik digunakan untuk gudang maupun kontainer tersebut terbuat dari berbagai kombinasi bahan chemical absorbent. Sehingga bahan-bahan yang terkandung dalam dessicant pole tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Karena sudah sesuai dengan SGS International maka penyerap kelembaban Jogja ini bisa digunakan untuk pengiriman barang antar negara. Tidak semua negara menerima dengan mudah barang-barang yang masuk ke negara tersebut, sebagian negara maju di Asia, Amerika maupun Eropa memiliki ketetapan regulasi keamanan sendiri. Sehingga bahan atau barang yang masuk ke negara tersebut harus sesuai dengan regulasi tersebut.

Kegunaan dari dessicant pole ini juga beragam bahkan tidak hanya untuk gudang ataupun kontainer saat pengiriman barang melainkan juga bisa digunakan untuk kebutuhan rumah. Ya, kamu bisa menggunakan dessicant pole untuk menyerap kelembaban pada ruangan seperti kamar terlebih kurang pencahayaan dan sirkulasi udara.

Di musim hujan, keadaan ruang pada umumnya akan semakin lembab karena molekul air dalam udara sangat tinggi. Apabila molekul air ini semakin tinggi maka kemungkinan akan menyebabkan barang disekitarnya cepat rusak. Misalkan lemari kayu yang sangat rentan terhadap udara yang lembab. Jika molekul air dalam udara tinggi akibatnya jamur, bakteri atau mikroorganisme perusak lainnya akan menyerang lemari kayu tersebut. Seperti yang telah kita ketahui bahwa kayu yang terserang jamur maupun bakteri tidak mudah dihilangkan, terutama saat ini yang notabene tidak menggunakan murni media kayu melainkan kayu lapis seperti plywood. Ketahanan jenis kayu ini tidak seperti kayu pada umumnya sehingga butuh penanganan khusus ketika udara mulai lembab. Bagaimana merawat jenis furniture yang menggunakan kayu lapis (plywood)?

Perawatan kayu sebenarnya sangat mudah namun tidak boleh asal dilakukan. Pasalnya, kayu merupakan bahan baku furniture yang sangat mudah menyerap kelembaba sehingga akan mudah rusak diakibatkan oleh jamur, bakteri dan faktor perusak lainnya. Merawat furniture tidak dilakukan ketika udara sedang lembab saja melainkan harus dilakukan secara rutin. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah membersihkan debu pada furniture menggunakan kemoceng. Sangat disarankan untuk tidak menghapus noda pada furniture dengan kain basah sebab menjadikan kayu pada funiture tersebut lebih lembab, gunakan kain kering atau poles kayu untuk menghilangkan noda.

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah mengaplikasikan poles kayu secara rutin baik sebulan sekali atau dua minggu sekali. Langkah ketiga adalah membuka jendela atau pintu agar sirkulasi udara lancar. Membuka jendela memberikan kesempatan cahaya matahari masuk sehingga mampu mengurangi molekul air dalam udara. Keempat adalah menaruh dessicant pole pada ruangan tersebut. Selain dilakukan secara manual yakni dengan memanfaatkan jendela kaca atau sebagainya, dessicant pole juga sangat membantu untuk mengurangi kelembaban udara pada ruangan. Oleh karena itu, fungsi dessicant pole tidak hanya identik untuk gudang atau ruang penyimpanan saja melainkan pada ruangan-ruangan yang memungkinan keadaan ruangan tersebut lembab.

Jadi, dessicant sangat efektif untuk menyerap kelembaban udara pada ruangan yang berukuran sangat luas. Bahkan dessicant pole juga sangat efektif untuk menghilangkan bau yang kurang sedap ketika penyimpanan barang. Dan untuk penggunaan dessicant pole juga sangat mudah, Anda cukup merobek plastik sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Kemudian gantungkan dessicant pole pada dinding baik pada kamar, gudang maupun kontainer. Sebaiknya jarak antar dessicant pole sama sehingga akan lebih efektif untuk menyerap kelembaban pada ruangan tersebut.

Sedangkan untuk kontainer, hampir sama dengan penggunaan pada ruangan pada umumnya. Namun, ketika loading alangkah baiknya mengatur keadaan kontainer lebih dari 80% sehingga menghindari kondensasi.

Penyerap Kelembaban Yang Tidak Mudah Bocor di Kontainer

Penyerap Kelembaban Yang Tidak Mudah Bocor di Kontainer

Pernahkah ketika pengiriman ke suatu daerah barang yang dibawa rusak? Hal ini sering terjadi jika tidak memperhatikan cara penyimpanan yang tepat ketika loading. Terlebih jika pengiriman barang tertahan di pelabuhan karena cuaca yang buruk sehingga bisa memakan waktu hingga berhari-hari. Jika demikian, barang bahkan bahan yang mudah dikonsumsi akan cepat rusak karena tidak memperhatikan penyimpanan yang tepat.

Tidak hanya ketika pengiriman barang saja melainkan juga saat penyimpanan barang seperti di gudang atau yang lainnya. Apabila tidak memperhatikan faktor kelembaban udara maka kualitas barang akan mudah rusak. Begitu pula ketika saat penyimpanan di kontainer yang sangat membutuhkan penyerap kelembaban untuk mengatur keadaan kelembaban udara sesuai untuk penyimpanan barang tersebut. Pastikan untuk memilih penyerap kelembaban terbaik yang tidak mudah bocor di kontainer.

Penyerap Kelembaban Yang Baik Untuk Kontainer

Barang yang terbuat dari bahan elastis atau kulit sangat mudah rusak diakibatkan oleh jamur atau  bakteri. Faktor perusak tersebut sangat mudah muncul ketika keadaan kelembaban udara terlalu tinggi. Tidak hanya jamur, jika penyimpanan barang berada di gudang berada dalam keadaan udara yang lembab maka tidak menutup kemungkinan serangga juga akan muncul. Tentu hal ini tidak ingin terjadi pada barang-barang yang disimpan bukan?

Ruang penyimpanan tidak boleh disetting sembarangan begitu saja, harus memenuhi beberapa hal misalkan keadaan suhu, kelembaban udara dan lain sebagainya. Sehingga barang atau produk yang disimpan tidak mudah rusak diakibatkan oleh serangga, jamur, bakteri atau faktor perusak lainnya. Begitu pula pada ruang penyimpanan yang tertutup rapat, harus memenuhi berbagai hal tersebut.

Berbeda halnya dengan bahan yang basah seperti daging dan lainnya justru suhu rendah agar bahan tersebut tetap awet dan tidak mudah tercemar bakteri. Ruang penyimpanan dengan memperhatikan suhu, kelembaban dll diantaranya adalah ruang penyimpanan makanan kering, sepatu, pakaian dan masih banyak lagi terutama barang yang  disinggung diatas yakni yang terbuat dari bahan karet yang memang sangat rawan terserang jamur ketika kelembaban udara sangat tinggi.

Memperhatikan keadaan suhu dan kelembaban udara tidak hanya pada ruang penyimpanan seperti gudang saja melainkan juga pada kontainer ketika akan pengiriman barang. Ketika pengiriman barang maka akan timbul kemungkinan-kemungkinan yang menyebabkan barang tersebut mudah rusak. Diantaranya ketika akan pengiriman barang antar pulau dan akhirnya harus tertahan di pelabuhan karena cuaca yang buruk. Cuaca buruk seperti badai akan menyebabkan kelembaban dalam kontainer semakin naik sehingga menyebabkan keadaan dalam kontainer menjadi tidak stabil dan memungkinkan barang atau produk rusak. Sebaliknya, keadaan suhu juga bisa menyebabkan kelembaban semakin turun. Hal tersebut juga tidak baik untuk produk yang disimpan terlalu lama karena menyebabkan embun air.

Untuk menghindari terjadinya kondensasi maupun oksidasi pada saat pengiriman barang, alangkah baiknya untuk menaruh beberapa penyerap kelembaban seperti silica gel atau dessicant pole. Keduanya akan membantu menyerap kelembaban dalam ruangan namun jika menginginkan kinerja penyerap kelembaban bekerja dengan maksimal maka gunakan dessicant pole. Sebab, dessicant pole merupakan penyerap kelembaban yang tidak mudah bocor di kontainer.

Penyerap Kelembaban Yang Tidak Mudah Bocor di Kontainer

Penyerap kelembaban sangat dibutuhkan untuk berbagai hal namun tidak banyak orang yang memanfaatkannya. Penyerap kelembaban banyak dibutuhkan oleh industri namun sebenarnya juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-harinya. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengerti dan kegunaan dari penyerap kelembaban udara tersebut.

Penyerap Kelembaban Yang Tidak Mudah Bocor di Kontainer

Terlepas akan hal tersebut, penyerap kelembaban paling banyak dibutuhkan oleh industri ketika saat pengiriman barang. Dalam pengiriman barang tersebut banyak hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah cuaca dan kelembaban udara. Sebab, kedua faktor tersebut menjadi masalah yang paling banyak dijumpai ketika akan pengiriman barang. Maka dari itu, ketika loading atau sebelum pengiriman barang sebaiknya untuk melihat dan memperhatikan perkiraan cuaca pada daerah tujuan. Alangkah baiknya untuk mensetting kelembaban udara dalam kontainer lebih dari 80% untuk menghindari terjadinya kondensasi ketika kelembaban udara menurun atau sebaliknya. Dan alangkah baiknya untuk menggunakan dessicant pole yang aktif menyerap kelembaban dalam kontainer baik berkapasitas sedang hingga besar.

Dessicant pole merupakan penyerap kelembaban udara yang tidak mudah bocor di kontainer karena dikemas dengan bahan-bahan yang kuat. Selain itu, dessicant pole ini sangat aman digunakan karena tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan maupun mengurangi kualitas dari produk tersebut.

Penyerap kelembaban ini bisa menyerap kelembaban yang memiliki 200% dari berat kontainer itu sendiri. Dengan demikian, kelembaban udara dalam kontainer akan tetap stabil selama pengiriman barang. Dessicant pole tersebut didesain bisa menyerap uap air dan bisa berubah menjadi gel, meskipun demikian penyerap kelembaban ini akan tetap aman digunakan.

Tidak hanya digunakan untuk penyerap kelembaban pada gudang maupun kontainer saja, dessicant pole tersebut juga bisa digunakan untuk menyerap kelembaban pada kamar, lemari dan lain sebagainya. Seperti yang kita ketahui bahwa ruang-ruang tersebut sangat rentan terhadap keadaan udara yang lembab terlebih lemari yang terbuat dari kayu. Keadaan suhu rendah dan pada akhirnya menyebabkan udara yang lembab juga akan berpengaruh pada lemari, alhasil keadaan lembari menjadi lembab dan menimbulkan bau yang pengap. Tidak menutup kemungkinan lemari tersebut akan mudah berjamur atau bahkan terserang serangga perusak kayu seperti rayap. Maka dari itu, dessicant pole tidak hanya digunakan untuk kebutuhan industri melainkan juga untuk kebutuhan rumah tangga.

Penggunaan dessicant pole tersebut sangat mudah sebab Anda cukup menggantungkannya pada dinding kontainer, gudang, kamar dll. Jika ruangan memiliki ukuran sekitar 20 feet maka gunakan 6 hingga 10 unit dessicant pole sedangkan ruangan memiliki ukuran 40 feet maka gunakan 10 hingga 15 unit. Robek plastik sesuai dengan petunjuk yang ada dalam kemasan kemudian gantungkan ke dinding dan letakkan dengan jarak yang sama.

Dessicant pole ini sangat disarankan untuk berbagai hal baik kontainer, gudang dll karena kandungan bahannya yang aman sebab telah memenuhi standar regulasi keamanan internasional seperti SGS International. Sehingga dessicant pole tersebut bisa digunakan untuk pengiriman barang antar negara. Seperti yang kita ketahui bahwa berbagai negara di dunia terlebih negara-negara maju seperti di sebagian Asia, Amerika maupun Eropa sangat memperhatikan keamanan bahan dan bahkan memiliki regulasi sendiri.

Penyerap kelembaban ini memberikan keuntungan tersendiri karena mampu mencegah resiko kerusakan yang disebabkan oleh jamur maupun bakteri ketika disimpan dalam waktu yang lama. Selain itu, dessicant pole tersebut bisa menghambat pengaratan atau proses oksidasi karena keadaan udara yang sangat lembab.

Untuk penggunaan dessicant pole seperti halnya dengan silica gel yang mana harus di cek secara berskala karena memiliki masa aktif. Apabila sudah tidak aktif maka alangkah baiknya untuk segera menggantinya dengan yang baru.

Penyerap Kelembaban Daya Serap Tinggi

Penyerap Kelembaban Daya Serap Tinggi

Penyerap kelembaban biasanya banyak digunakan untuk mengawetkan barang atau bahan agar bertahan lama selama penyimpanan. Penyerap kelembaban yang sering digunakan adalah silica gel atau dessicant pole. Keduanya memang sama-sama memiliki peran sebagai penyerap kelembaban namun kapasitas yang digunakan cukup berbeda.

Silica gel pada umumnya hanya digunakan untuk menyerap kelembaban pada kapasitas barang berjumlah terbatas misalkan hanya untuk sepatu, tas dll. Sedangkan dessicant pole merupakan penyerap kelembaban daya serap tinggi yang mampu digunakan untuk ruangan, kontainer, gudang dan lain sebagainya. Jika Anda menginginkan penyerap kelembaban yang digunakan untuk mengirim atau menyimpan barang, alangkah baiknya untuk menggunakan dessicant pole. Sebab, silica gel tidak cukup efektif jika digunakan untuk menyerap kelembaban pada ruang yang cukup luas.

Kegunaan Penyerap Kelembaban Daya Serap Tinggi

Silica gel dan dessicant pole memang berbeda dari segi kegunaannya namun fungsinya hampir sama yakni sebagai penyerap kelembaban. Sebelum mengetahui tentang dessicant pole maka ada baiknya jika membahas mengenai jenis silica gel. Sebab, silica gel menjadi bahan utama dari dessicant pole maka dari itu mengetahui bahan yang aman akan lebih baik sebelum asal menggunakannya begitu saja.

 Penyerap Kelembaban Daya Serap Tinggi

Silica gel memiliki perbedaan jenis yang cukup terlihat jika dilihat dari segi warnanya. Ternyata tidak semua jenis silica gel aman digunakan karena ada silica gel yang berbahaya yakni silica gel biru. Silica gel ini terbuat dari Cobalt Chloride yang mana memiliki sifat karsiogenik atau penyebab utama dari kanker. Maka dari itu, penggunaan silica gel biru tidak boleh disimpan dalam waktu yang cukup lama.

Sedangkan silica gel yang aman digunakan adalah silica gel putih dan silica gel natural. Kedua silica gel ini cukup berbeda bahkan dari tampilan warnanya. Silica gel putih merupakan silica gel yang terbuat dari natrium silikat (NaSO2) yang diproses secara bertahap. Meskipun mengandungan Methyl Violet yang juga dikategorikan sebagai kandungan yang bersifat karsiogenik namun silica gel ini sudah dipastikan aman bahkan sering digunakan untuk produk farmasi. Sedangkan silica gel natural terlihat sangat berbeda karena tampilannya yang tidak transparan seperti silica gel pada umumnya, silica gel ini terlihat semacam gumpalan material dengan warna krem, kecoklatan maupun keabuan. Hal ini dikarenakan silica gel natural terbuat dari mineral yang diproses secara alami. Bahkan silica gel ini sudah mendapatkan label ‘Food Grade’ sehingga dipastikan aman untuk penyerap kelembaban pada makanan, obat-obatan maupun hal yang bisa dikonsumsi lainnya.

Terlepas dari jenis silica gel tersebut, penyerap kelembaban daya serap tinggi yakni dessicant pole terdiri dari silica gel yang aman untuk digunakan sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan maupun mengurangi kualitas dari suatu produk. Lalu apa sih kegunaan dari dessicant pole?

Berikut beberapa kegunaan dan fungsi dessicant pole yang bisa Anda perhatikan:

  • Dessicant pole memiliki kemampuan untuk melindungi barang atau bahan yang akan dikirim ke suatu daerah atau negara dengan aman. Pasalnya, suatu daerah atau negara pada umumnya akan mengalami perubahan kelembaban sehingga akan mempengaruhi kualitas dari produk tersebut. Tidak hanya selama digunakan pengiriman saja, dessicant pole juga bisa digunakan untuk penyimpanan seperti gudang dll.
  • Mencegah atau mengurangi resiko kerusakan yang diakibatkan oleh jamur atau bakteri perusak selama produk tersebut disimpan.
  • Menghambat proses oksidasi yang diakibatkan oleh molekul air yang cukup tinggi di udara

Dessicant Pole Yang Mampu Menyerap Kelembaban Tinggi

Dessicant pole merupaka penyerap kelembaban daya serap tinggi yang terdiri dari bahan-bahan chemical absorbent yang mana sudah terbukti sangat efektif untuk menyerap kelembaban udara. Penyerap kelembaban ini sering digunakan untuk menyerap kelembaban pada ruang yang luas seperti gudang, kamar, lemari, kontainer dan lain sebagainya.

 Penyerap Kelembaban Daya Serap Tinggi

Daya serapnya tinggi memugkinkan untuk menyerap kelembaban 2 kali lebih berat dari berat beban kontainer itu sendiri. Sehingga wajar saja jika dessicant pole sangat cocok digunakan untuk menyerap kelembaban ketika pengiriman barang. Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa barang yang dikirim kemungkinan akan mengalami perubahan suhu maupun kelembaban sehingga memungkinkan barang yang dibawa tersebut rusak. Hal ini juga akan memicu tumbuhnya jamur atau bakteri perusak yang akan merusak kualitas dari barang terutama bahan yang mudah untuk dikonsumsi.

Mengingat pengiriman barang ke luar negeri maka diingatkan keamananan bahan yang digunakan pada suatu produk. Karena terdapat beberapa negara seperti negara maju baik di Asia, Eropa maupun Amerika sangat memperhatikan keamanan bahan sehingga ketika harus ekspor barang harus dipastikan bahwa produk atau komponen lainnya aman dan tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Nah, dessicant pole ini sudah dijamin aman dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan maupun kerusakan lingkungan lainnya.

Sebelum pengiriman barang alangkah baiknya untuk mengukur suhu dalam kontainer terlebih dahulu. Banyak diantara pemborong yang kurang memperhatikan akan hal ini akibatnya barang akan mudah rusak ketika tertahan di pelabuhan atau bandara. Pastikan ketika loading, keadaan kelembaban udara dalam kontainer relatif lebih dari 80%. Hal ini untuk mencegah perubahan kelembaban udara yang relatif turun. Jika demikian, kegunaan dessicant ini akan tetap menjaga keadaan suhu yang sama atau lebih rendah sehingga akan mengurangi akibat dari kondensasi.

Ketika digunakan untuk pengiriman barang atau penyimpanan pada suatu gudang alangkah baiknya menggunakan dessicant pole sekisar 6 hingga 10 unit untuk kontainer berukuran 20 feet. Sedangkan kontainer dengan ukuran 40 feet sebaiknya gunakan dessicant pole sekisar 10 hingga 15 unit. Kemudian taruh dessincat pole dengan cara digandungkan pada dinding kontainer dengan jarak yang sama. Buka plastik dari dessicant pole sesuai dengan petunjuk yang ada kemudian tutup rapat kontainer atau gudang tersebut.

Dessicant pole ini berbeda dengan penyerap kelembaban lainnya sebab memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk sejenis. Diantaranya, dessicant pole ini sangat efektif dan efisien untuk menyerap kelembaban udara di dalam ruangan yang luas. Penyerap kelembaban daya serap tinggi tidak berasa dan tidak berbau karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya bahkan sudah terbebas dari DMF. Selain itu, dessicant pole juga sudah memenuhi standar regulasi keamanan internasional seperti SGS International sehingga penyerap kelembaban ini dipastikan aman digunakan untuk pengiriman barang ke setiap negara di dunia.

Penting untuk mengetahui kualitas dan keunggulan dari produk penyerap kelembaban pasalnya banyak produk yang mampu menyimpan barang namun kualitas barang cepat rusak dan masih banyak lagi. Dengan mengetahui produk penyerap kelembaban ini dipastikan memperhitungkan kembali baik kualitas serta keamanan bahan yang digunakan.

Pastikan untuk selalu menggunakan produk-produk yang aman dan ramah lingkungan agar tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar serta tidak mengakibatkan gangguan kesehatan.

Silica Gel Jakarta

Silica Gel jakarta

Jakarta merupakan kota yang memiliki aktivitas terpadat di Indonesia. Disisi lain, kota ini juga menjadi salah satu kota langganan banjir. Maka dari itu, kelembaban udara terkadang sangat tinggi dan menyebabkan berbagai barang atau bahan makanan terasa lembab bahkan sangat mudah rusak. Hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan bakteri atau jamur yang hinggap pada barang atau bahan itu sendiri.

 Silica Gel jakarta

Untuk menjaga barang atau bahan makanan tetap awet maka diperlukan silica gel yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban udara. Kelembaban udara menjadi salah satu pemicu barang menjadi rusak apabila kelembaban tersebut sangat tinggi. Silica gel Jakarta sangat baik digunakan untuk barang atau bahan yang sering terendam banjir meskipun sudah dijemur di bawah sinar matahari.

Silica Gel Yang Mampu Menyerap Kelembaban dalam Ruangan

Ruangan yang pengap atau memiliki kelembaban yang tinggi akan menyebabkan barang disekitarnya sangat mudah rusak. Jika kelembaban udara tidak segera diatasi maka jamur atau bakteri penyebab kerusakan barang tersebut akan berkembang. Sehingga wajar saja jika ruangan menjadi tidak nyaman dan bau yang kurang sedap.

Pemicu ruangan lembab sendiri bisa karena disebabkan tragedi seperti banjir maupun hujan namun jika disebabkan oleh pemicu lain seperti ruangan yang kurang sirkulasi udara, molekul air yang tinggi karena terdapat kolam atau tampungan air dalam rumah dan lain sebagainya. Jika Anda memiliki tampungan air didalam ruangan sebaiknya untuk menutup tampungan tersebut agar molekul air dalam ruangan tidak terlalu tinggi.

 Silica Gel jakarta

Untuk menghindari terjadinya ruang yang lembab, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut:

  • Membuat beberapa celah seperti jendela atau celah lainnya yang bisa membuat sinar matahari masuk ke dalam ruangan. Anda bisa memanfaatkan kaca transparan yang bisa membuat sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan. Sinar matahari ini bisa mengurangi kelembaban udara dan bau pengap yang biasanya sering muncul ketika musim hujan.
  • Hindari penggunaan furniture kayu yang berlebihan. Kayu menjadi salah satu komponen furniture yang paling banyak digunakan dalam rumah atau bangunan lainnya. Memang tidak ada hal yang salah jika menggunakan furniture dari kayu namun apabila terlalu banyak maka Anda harus memberikan perawatan yang ekstra. Sebab, kayu sangat mudah menyerap kelembaban udara, alhasil ruangan akan semakin lembab dan tidak menutup kemungkinan kayu tersebut akan mudah berjamur.
  • Kurangi tampungan air. Jika Anda sering menggunakan tampungan air dalam ruangan maka alangkah baiknya untuk menutupnya dengan rapat untuk mengurangi uap air. Apabila Anda memiliki kolam, sebaiknya atap terbuka sehingga cahaya matahari masuk. Dengan demikian molekul air di udara tidak berlebihan.
  • Taruh silica gel. Nah, yang tidak boleh terlewatkan adalah menaruh silica gel Jakarta yang sangat bermanfaat untuk mengurangi kelembaban dalam ruangan. Anda bisa menaruh silica gel di setiap sudut untuk mengurangi kelembaban dalam ruangan sehingga barang tidak mudah rusak.

Silica Gel Jakarta Yang Baik Untuk Ruangan

Ruangan yang lembab memang sangat mengganggu penghuni rumah karena barang atau bahan yang  berada dalam ruangan tersebut akan mudah rusak diakibatkan oleh jamur atau mikroorganisme lainnya. Sedangkan jamur maupun mikroorganisme perusak barang tersebut berbeda-beda jenis dan sesuai dengan tingkat resiko kerusakannya. Bahkan tidak hanya jamur, serangga perusak kayu seperti rayap juga menjadi ancaman bagi penghuni rumah. Serangga yang cukup membahayakan adalah rayap tanah yang bisa menghancurkan apapun yang dilewatinya.

Untuk mencegah terserangnya jamur, rayap atau faktor perusak lainnya, maka diperlukan silica gel Jakarta. Silica gel ini bukan berarti akan menghilangkan jamur atau perusak barang melainkan untuk mencegah munculnya perusak-perusak barang tersebut. Jika ruangan sudah dirasa lembab maka fungsi silica gel ini sangat membantu untuk mengurangi lembab tersebut bahkan juga bisa mengurangi bau yang tidak sedap.

Silica gel tidak hanya bisa digunakan untuk mengurangi lembab dalam ruangan saja melainkan juga bisa digunakan untuk mengurangi kelembaban yang bisa memicu kerusakan pada barang seperti tas, barang berbahan kulit ataupun sepatu. Bahkan silica gel juga biasa digunakan untuk makanan dan obat-obatan yang sudah di kemas dalam sachet kecil. Silica gel untuk makanan, obat-obatan atau sesuatu hal yang bisa dikonsumsi bukanlah sembarangan silica gel. Silica gel yang digunakan untuk penyerap kelembaban pada bahan yang bisa dikonsumsi adalah silica gel putih maupun silica gel natural.

Perbedaan kedua silica gel tersebut sangat mencolok bahkan tingkat keamanannya pun juga sangat berbeda. Silica gel putih pada umumnya memang banyak digunakan untuk beragam jenis barang maupun bahan yang bisa dikonsumsi bahkan sudah biasa digunakan untuk insutri farmasi. Sebab, silica gel ini terbuat dari natrium silikat (NaSO2) yang harus didehidrasi. Meskipun memiliki kandungan Methyl Violet yang memiliki sifat karsiogenik (menyebabkan kanker), silica gel ini sudah diakui aman untuk bahan yang mudah untuk dikonsumsi.

Sedangkan untuk silica gel natural sudah tergolong sangat aman karena sudah mendapatkan label ‘Food Grade’ yang artinya sudah sangat aman untuk makanan atau bahan yang mudah dikonsumsi. Sebab silica gel ini terbuat dari bahan yang tidak membahayakan yakni mineral yang didehidrasikan kemudian menjadi butiran-butiran kecil. Bahkan dilihat dari warnanya pun sangat berbeda dengan silica gel. Jika silica gel memiliki bentuk butiran putih bening, silica gel natural memiliki warna yang tidak transparan yakni keabuan atau kecoklatan.

Jika Anda menggunakan silica gel untuk bumbu atau makanan ringan, sebaiknya untuk tidak menaruh lebih dari dua baungkus sachet silica gel sebab bisa memicu makanan menjadi kering dan tidak layak konsumsi. Dan sebaiknya untuk menjauhkan silica gel dari jangkauan anak-anak, pasalnya silica gel ini tidak bisa dikonsumsi karena bisa menyebabkan dehidrasi. Ya, meskipun silica gel tersebut Food Grade tidak lantas aman untuk dikonsumsi namun tetap saja silica gel tersebut merupakan penyerap kelembaban. Hal ini dikarenakan silica gel memiliki sifat hydropholic yang mana memiliki sifat untuk menyerap molekul air di sekitarnya. Dan apabila silica gel tersebut secara sengaja maupun tidak sengaja dikonsumsi tidak hanya menyebabkan dehidrasi melainkan juga bisa menyebabkan iritasi mata karena kering.

Dan sebaiknya untuk menggunakan silica gel yang aman untuk digunakan sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Ya, silica gel yang berbahaya memiliki sifat karsiogenik sehingga akan membahayakan kesehatan orang sekitar. Silica gel tersebut biasanya hanya digunakan pada alat-alat elektronik dan segera untuk dibuang karena kandungannya yang sangat membayakan. Hindari penggunaan silica gel biru sebab memiliki sifat tersebut yakni karsiogenik karena bahan baku terbuat dari Cobalt Chloride yang mana merupakan senyawa yang berbahaya.

Selama penggunaan silica gel pastikan untuk silica gel tersebut aktif digunakan, sebab silica gel yang sudah tidak aktif sudah tidak bisa menyerap kelembaban udara disekitarnya.

Silica Gel untuk Tas yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

silica gel untuk tas

Salah satu kebutuhan sandang yang paling banyak digunakan dan bahkan sudah menjadi trend adalah tas. Pertanyaannya, bisakah kita menggunakan silica gel untuk tas sebagai usaha perawatan?

Pada mulanya, tas hanya digunakan untuk membawa barang. Kita bisa melihat hal ini pada berbagai tas yang ditemukan pada masa lalu. Tak jarang, tas yang digunakan hanya berupa selembar kain yang kemudian diikat sehingga bisa dipakai sebagai wadah. Kadang, wadah kain itu dipadukan dengan tongkat kayu sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana.

Seiring berjalannya waktu, produksi tas semakin menggunakan teknik yang kompleks. Misalnya dengan metode pengayaman. Perlahan namun pasti, tak bukan hanya digunakan untuk fungsi pembawaan barang saja. Saat ini, tas sudah menjadi item fashion yang terkait pada:

  1. Sarana aktualisasi diri secara sosial dan ekonomi
  2. Ekspresi diri dengan desain-desain tertentu

Tas sebagai Produk Koleksi

Silica Gel Untuk Tas Yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Jenis tas yang beragam membuat banyak orang ingin mengoleksinya. Dari tas dari model ransel hingga sling bag tak lepas dari tatap ketertarikan para penggemar produk ini. Beberapa orang bahkan rela mengeluarkan ratusan juta hingga milyaran rupiah untuk mendapatkan tas kesukaan mereka. Mereka yang budgetnya terbatas pun seakan tak mau kalah. Meski tidak mengoleksi tas branded, namun mereka rajin berburu kemana-mana untuk mendapatkan tas yang unik dan kualitasnya bagus.

Namun mengoleksi tas sejatinya bukan sekadar mengumpulkan tas. Kolektor tas yang sejati idealnya tahu bagaimana cara merawat benda-benda tersebut. Apalagi jenis bahan tas pun berbeda-beda sehingga perawatannya tak bisa disamakan satu sama lain. Bila ini diabaikan, dampak buruknya akan pada koleksi diri sendiri.

Kebutuhan sandang yang paling banyak digunakan dan bahkan sudah menjadi kewajiban salah satunya adalah tas. Tidak hanya perempuan yang selalu melekat dengan tas melainkan juga pada laki-laki.

Masalah Kelembaban dan Koleksi Tas

Salah satu masalah yang wajib diperhatikan bagi pencinta tas adalah masalah kelembaban. Tingkat kelembaban menunjukkan tinggi rendahnya kandungan air di udara. Semakin tinggi jumlah partikel air, udara semakin lembab.

Penyerap Kelembaban Bandung

Kelembaban bisa mempercepat kerusakan tas. Bahan logam pada benda tersebut juga bisa berkarat. Dan yang lebih parah, udara yang lembab bisa menimbulkan jamur. Pada beberapa jenis tas, seperti tas kulit, serangan jamur bisa berakibat sangat fatal. Oleh sebab itulah antisipasi wajib dilakukan.

Silica gel untuk tas menjadi salah satu cara paling ideal untuk mencegah masalah tersebut. Dan di artikel ini kami akan membahas apa itu silica dan jenisnya yang paling tepat untuk kebutuhan perawatan tas.

Jenis Bahan-Bahan Tas dan Karakternya

Sebelum membahas mengenai cara merawat tas, alangkah baiknya mengetahui jenis-jenis bahan tas yang banyak terdapat di pasaran. Mungkin diantara kita masih awam mengenai hal ini karena pada dasarnya banyak yang memilih untuk membeli tas karena modelnya yang menarik atau sesuai dengan kebutuhan saja.

Berikut jenis-jenis bahan tas yang perlu Anda ketahui:

  1. Tas Berbahan Kulit atau Leather

Tidak sedikit orang memilih tas karena melihat dari bahan baku tas tersebut. Salah satu bahan baku yang cukup bahkan banyak diminati adalah dari bahan kulit. Sebab, bahan ini dijamin berkualitas dan sangat awet untuk digunakan. Kulit asli biasanya tahan terhadap panas dan tidak mudah rusak. Jenis bahan kulit yang sering digunakan diantaranya adalah kulit sapi, buaya hingga ular.

Awalnya banyak produk tas yang terbuat dari kulit selalu terlihat kaku, namun saat ini banyak brand yang menginovasinya sehingga kulit tersebut lebih elastis. Karena jenis bahan ini tergolong mahal sehingga wajar saja jika harga tas hingga jutaan. Namun, jika memilih harga yang lebih murah pada umumnya tas tersebut menggunakan kulit sintetis. Jenis kulit ini tidak sebaik kulit asli jika dilihat dari kualitasnya.

Kulit sintetis sendiri juga dibedakan dengan grade sehingga apabila grade semakin rendah maka harga tas tersebut juga akan semakin murah.

  1. Tas dari Polyester

Polyester merupakan salah satu jenis bahan baku yang paling banyak digunakan untuk tas karena tidak kaku dan lebih elastis. Jenis bahan tas ini biasanya banyak digunakan untuk tas jinjing, tas ransel, tas laptop ataupun yang lainnya karena bahannya yang ringan.

Tidak hanya itu, jenis bahan tas ini juga water resistant dan tidak mudah terserang bakteri sehingga wajar jika digunakan sebagai bahan baku tas. Namun, kelemahan dari tas ini adalah tidak mudah menyerap keringat atau air sehingga ketika musim panas tas ini akan terasa sangat panas. Sebaiknya untuk tidak terlalu lama dibawah terik sinar matahari.

  1. Tas dari Denim

Mungkin kita mengenal denim digunakan untuk celana atau bahan kemeja, namun nyatanya denim juga banyak digunakan untuk bahan baku tas mulai dari tas ransel, sling bag atau satchel bag.

Silica Gel Untuk Tas Yang Mampu Menyerap Kelembaban Dengan Baik

Denim sendiri juga memiliki tingkatan yang berbeda, ada yang terlihat sangat kaku adapula yang lebih lentur. Namun demikian, tas ini sangat kuat sehingga bisa digunakan untuk menampung beragam barang. Tas yang menggunakan bahan baku denim , penggunanya akan terlihat lebih casual.

  1. Tas dari Kanvas

Kanvas selalu dikenal sebagai dasar untuk melukis namun kenyataannya bahwa kanvas sendiri juga banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk tas. Kanvas sendiri merupakan perpaduan dari katun dan polyester sehingga jenis bahan ini sangat kuat untuk menampung beragam jenis barang.

Pada umumnya, yang paling banyak meminati tas dari kanvas adalah laki-laki. Hal ini dikarenakan tas tersebut mampu memenuhi kebutuhan dari laki-laki seperti untuk tas gunung yang bisa memuat berbagai macam barang.

Secara keseluruhan semua jenis bahan tersebut sangat bagus digunakan untuk bahan dasar tas karena sifatnya yang kuat dan mampu menampung berbagai jenis barang. Namun, apabila tidak dirawat dengan baik, tas tersebut akan mudah rusak. Salah satu merawatnya sebagaimana disebut di atas adalah dengan manaruh silica gel untuk tas.

Jenis Silica Gel Untuk Tas Yang Aman dan Berkualitas

Silica gel pada dasarnya adalah suatu bahan yang sensitif terhadap molekul air. Bahan ini akan mengikat molekul air ketika didekatkan. Satu silica bisa menyerap beberapa molekul udara sekaligus. Dan dengan cara kerja ini, bahan ini pun didapuk sejak dulu sebagai humidity absorber.

Humidity absorber atau penyerap kelembaban ini pun mulai digunakan untuk berbagai industri. Dan karena permintaannya yang tinggi, inovasi produk silica terus berkembang. Hingga saat ini terdapat beberapa jenis silica di pasaran.

silica untuk tas

silica gel di letakkan didalam tas agar terhindar dari jamur

Jenis Silica yang Bagus dan Aman Digunakan

Silica gel yang banyak dijumpai dipasaran memang beragam namun tidak semua jenis silica gel baik digunakan. Pasalnya, terdapat silica gel yang sangat membahayakan kesehatan dan tidak baik jika digunakan terus-menerus.

Jika ingin menggunakan silica gel untuk menyerap kelembaban pada tas, alangkah baiknya gunakan silica gel wana putih atau natural. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan silica gel biru karena silica gel ini mengandungan senyawa yang bersifat toksik yakni Cobalt Chloride. Pada umumnya, silica gel biru banyak digunakan untuk peralatan listri atau mekanik lainnya.

Sedangkan silica gel putih lebih aman digunakan meskipun juga mengandung bahan yang berifat toksik yakni Methyl Violet. Meskipun demikian, silica gel ini lebih aman karena bisa digunakan untuk bahan makanan atau obat-obatan. Silica gel putih ini terbuat dari natrium silikat (NaSO2) yang awalnya sol tersebut berbentuk seperti agar-agar kemudian didehidrasi hingga membentuk butiran berwarna putih bening. Silica gel ini paling banyak digunakan untuk kebutuhan baik pada sandang seperti sepatu dan tas, industri listrik, makanan maupun farmasi.

Sedangkan silica gel untuk tas yang paling aman adalah silica gel natural. Karena silica gel ini tidak mengandung senyawa yang berbahaya. Bahan dasar dari silica gel ini merupakan mineral melalui proses yang alami. Warna silica gel ini juga berbeda dengan warna silica gel pada umumnya yakni keabu-abuan atau kecoklatan seperti gumpalan material sehingga tidak transparan. Bahkan karena amannya, silica gel ini sudah mendapatkan label food grade sehingga sangat dipastikan aman untuk makanan, obat-obatan atau sesuatu yang bisa dikonsumsi.

silica untuk tas
Silica gel yang aman Silica Gel Natural

Awas, Jangan Konsumsi Silica Gel untuk Tas!

Meskipun silica gel natural ataupun silica gel putih aman digunakan untuk makanan atau obat-obatan tidak berarti silica gel tersebut aman untuk dikonsumsi. Pada dasarnya sifat silica gel tersebut adalah hydropolic yang artinya silica gel tersebut memiliki kemampuan untuk menyerap molekul air di udara. Apabila silica gel tersebut dikonsumsi maka dampak yang ditimbulkan adalah dehidrasi atau bahkan iritasi mata karena mata yang kering. Sehingga disarankan untuk menyimpan atau meletakkan silica gel tersebut jauh dari jangkauan anak-anak.

Disisi lain, apabila silica gel digunakan untuk kebutuhan tas atau sepatu sebaiknya menggunakan silica gel tidak lebih dari dua sachet. Sebab, apabila lebih maka keadaan udara semakin kering dan membahayakan kualitas tas tersebut. Gunakan satu atau dua sachet kecil silica gel agar kelembaban udara bisa terjaga dengan baik dan bisa mencegah dari pertumbuhan jamur atau kerusakan lainnya.

Cara Pakai Silica untuk Perawatan Anti Lembab Tas

Silica sangat sensitif terhadap partikel air. H2O tak kasat mata di udara saja bisa diikat oleh bahan ini. Karenanya, penggunaannya harus dilakukan dengan cermat. Ingat, ukuran sachet silica sangat kecil. Tak mungkin silica bisa menyerap semua air di sebuah ruangan. Kemasan sachet silica didesain untuk menjaga kelembaban wadah kecil, seperti wadah tas, wadah kamera, dan lain sebagainya.

Ketika sudah diletakkan di wadah tas, jangan membuka tutup wadah itu bila tidak perlu. Sebab ketika Anda membukanya, udara lembab di ruangan akan masuk. Pertama kali, silica mungkin masih bisa menyerap air dari udara baru itu. Tapi bila terus-menerus terjadi, silica akan jenuh sehingga tak bisa digunakan lagi.

Tips Perawatan lainnya

Penggunaan silica untuk tas bukan satu-satunya usaha yang bisa dilakukan untuk merawat tas. Beberapa hal lain yang juga bisa dilakukan antara lain:

Membersihkan tas secara berkala.

Bersihkan tas Anda secara berkala misalnya setiap minggu dan setiap bulan untuk tas yang disimpan. Sedangkan untuk tas yang rutin dipakai, bersihkanlah setelah digunakan dengan kain atau kertas tissue yang lembut.

Segera membersihkan bila tas terkena noda basah

Bila tas terkena noda basah seperti kuah makanan, lakukan pembersihan segera supaya tidak menghasilkan noda permanen. Namun bersihkan dengan hati-hati supaya tidak merusak tas.
Segera mengelap dan mengeringkan tas yang basah
Keringkan tas bila terkena air. Hindari penggunaan hair dryer untuk bahan tas yang sensitif. Lakukan kering angina saja di ruangan yang tidak lembab dan ventilasinya baik.

Menyemir tas kulit dengan semir kulit yang bagus seperti Biopolish

Perawatan tas terutama tas kulit bisa dibantu dengan polish khusus. Polish atau semir yang baik idealnya bisa menjaga kelembaban ideal bahan kulit, menghaluskan seratnya yang kering, dan mencegah jamur. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa menggunakan Biopolish.

Meletakkan tas di wadah yang bersih dan bebas debu

Pastikan tempat penyimpanan tas bersih, bebas debu, dan juga kering. Penggunaan silica gel untuk tas sebagaimana disebut di atas sangat kami rekomendasikan.

Inspeksi kerusakan tas secara berkala

Lakukan inspeksi kondisi tas secara berkala baik pada tas yang dipakai atau yang disimpan. Perhatikan hingga ke bagian dalam tas sebab bagian dalam tas kadang menjadi sasaran serangan hama.
Perbaikan tas pada orang yang tepat

Apabila ditemukan bahwa tas mengalami kerusakan, lakukan perbaikan ke tempat yang tepat. Jangan memperbaiki sendiri bila Anda belum lihai atau menyerahkan ke orang lain yang kurang kompeten. Bisa-bisa tas koleksi kesayangan Anda malah semakin rusak.

Beli Silica Yuk!

Beli dan dapatkan penyerap kelembaban ini sekarang juga. Jika Anda ingin membeli secara daring alias online saja, Anda bisa langsung menghubungi CS kami. Terdapat kontak lewat email, telepon, hingga WA yang bisa Anda gunakan. CS kami pun nanti pasti akan memandu Anda dengan profesional dan ramah, serta memroses pesanan dengan cepat. Bagi Anda yang mau bertanya-tanya dulu, silahkan juga hubungi CS kami.

Bagaimana dengan pembelian secara langsung? Tentu saja Anda juga bisa melakukan pembelian secara langsung. Dan untuk opsi ini, Anda bisa langsung ke Bio Service Point atau agen kami yang terdekat. Untuk Bio Service Point, kini bisa Anda kunjungi di Jepara, Cirebon, dan juga Jogja. Sedangkan untuk agen kami, silahkan kontak CS agar kami bisa memberikan informasi agen yang paling dekat dengan lokasi Anda.

Kurang lebih itulah informasi yang bisa kami bagikan di kesempatan ini. Tas pada akhirnya memang bukan hanya benda untuk membawa benda yang lain saja. Lebih dari itu, tas juga sudah berubah menjadi item fashion yang bisa digunakan untuk aktualisasi diri.

Saat ini beragam tas sudah diproduksi. Modelnya beragam, demikian pula dengan bahannya. Tak heran, banyak orang yang tertarik untuk mengoleksi benda ini. Beberapa orang bahkan rela merogoh kocek milyaran rupiah untuk membeli tas-tas kesukaan mereka.

Namun pencinta dan pengoleksi tas yang sejati tentunya tak hanya rajin mengumpulkan tas. Idealnya mereka juga bisa merawat produk-produk tersebut. Dan untuk kebutuhan ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Terkait dengan kelembaban misalnya, kita bisa menggunakan silica gel untuk tas yang bagus. Selain itu, pastikan tas selalu bersih dan gunakan semir kayu seperti Biopolish.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman kolektor tas, ya. Dan ingat, bila Anda ingin membeli silica, hubungi saja Customer Service kami. Kami sedia silica dalam berbagai kemasan untuk kebutuhan pribadi hingga untuk kebutuhan industri.