Membandingkan Dua Alat Semprot Cat : Spray Gun vs Airbrush

alat-semprot-cat

Dalam dunia finishing, terdapat dua jenis alat semprot cat. Yang pertama adalah spray gun, sedangkan yang kedua adalah air brush. Pengetahuna umum ini menjadi jembatan untuk memahami jenis bahkan teknik menyemprot saat aplikasi cat.

Cara penyemprotan menawarkan beberapa kelebihan, di antaranya tidak adanya bekas kuas, tidak adanya bekas roller, dan tenaga yang dibutuhkan pun pada umumnya lebih sedikit.

Apabila Anda adalah pekerja bangunan, pengusaha mebel, memiliki bengkel modifikasi mobil serta motor, atau usaha lain yang berhadapan dengan penggunaan cat, Anda bisa mempertimbangkan membeli alat spraying cat.

Saat ini, di pasaran sudah tersedia sangat banyak alat seperti ini. Berbagai merek terkenal tersedia dari Aurita, Meiji, dan lain sebagainya. Namun secara umum, spraying tool untuk mengecat bisa dibagi menjadi dua, yakni spray gun dan air brush.

Dua Jenis Alat Semprot Cat

  • Spray Gun

Spray gun merupakan alat untuk mengaplikasikan bahan cat kayu, dinding, hingga otomotif. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan tekanan udara untuk mengatomisasi cat. Terdapat dua karakter spray gun menurut tekananannya, yakni HVPL (High Volume Low Pressure) dan Non HVLP.

Tipe High Volume Low Pressure cocok untuk aplikasi cat dengan viskositas rendah serta area pengecatan yang luas, misalnya untuk mengaplikasikan cat akrilik dan wood stain. Adapun tipe non High Volume Low Pressure cocok untuk aplikasi cat yang “berat” seperti epoxy dan polyurethane. Sebab, cat-cat yang “berat” tersebut membutuhkan tekanan tinggi yang tidak bisa diberikan HVPL.

Menurut sistem kerjanya, kita bisa membedakan alat ini menjadi tipe gravitasi, suction, dan pressured-feed. Tipe gravitasi memiliki can atau tabung pengecatan di bagian atas. Proses keluarnya cat memanfaatkan gaya gravitasi.

Ada spray gun tipe syphon yang tidak memanfaatkan gaya gravitasi namun bekerja dengan suatu pelatuk. Tipe ini memiliki tabung di bagian bawah. Sedangkan tipe pressured memiliki tabung besar tersendiri yang disambungkan secara spesifik.

alat semprot cat

2. Air Brush

Jenis alat semprot cat kedua adalah air brush. Sebetulnya alat ini adalah cikal bakal dikembangkannya spray gun. Namun sekarang, keduanya dijual sebagai alat yang berbeda.

Air brush memiliki tekanan yang lebih rendah dengan kisaran hingga 35 psi saja. Beberapa ada yang tekanannya hanya 20 psi. Dilihat dari bentuknya, alat ini memiliki ukuran yang lebih ramping dan memanjang. Bobotnya juga lebih ringan dibandingkan dengan spray gun.

Meskipun bertekanan rendah, namun keluaran air brush tidak sebesar spray gun HVLP sehingga keduanya sama sekali tak bisa disamakan. Apalagi spray gun HVLP biasanya didesain untuk kebutuhan pengecatan yang luas.

Air brush cocok untuk proyek-proyek kecil hingga menengah namun membutuhkan estetika yang lebih tinggi. Misalnya untuk modifikasi pola pada mobil dan motor serta untuk melukis.

Beberapa seniman lukis memang telah lama memanfaatkan air brush. Demikian juga dengan pembuat tato. Tattoo artist bisa menggunakan air brush untuk membuat tato non permanen (temporer) dengan tampilan menyerupai tato permanen.

Alat Semprot Cat yang Direkomendasikan

Tidak ada merek atau tipe khusus yang direkomendasikan. Hanya saja, ada beberapa pertimbangan sebelum menentukan jenis alat semprot cat. Di antaranya karakteristik, tujuan penggunaan, dan perbandingan harga antara kedua produk tersebut supaya Anda bisa memperoleh alat yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan.

Contoh, bila Anda memerlukan alat spraying untuk hobi saja, sebaiknya beli produk yang harganya terjangkau. Misalnya, air brush dan spray gun non HVLP. Alat semprot cat Air brush sangat cocok dan direkomendasikan untuk orang yang hobi melukis baik itu melukis pada kanvas hingga pada body mobil. Untuk pengecatan produk kayu hingga pengecatan otomotif secara keseluruhan (bukan gambar), direkomendasikan menggunakan spray gun non HVLP saja.

Bila Anda memiliki usaha konstruksi rumah kayu, kami sarankan membeli spray gun HVLP. Spray gun HVLP sangat cocok untuk cat wood stain dan pernis yang tidak berat. Spray gun HVLP meskipun mahal akan membuat Anda bisa menghemat banyak bahan cat.

Bukan untuk Aplikasi Pengecatan saja

Alat semprot cat pada umumnya didesain untuk mengaplikasikan bahan cat. Meski demikian, alat ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain. Misalnya saja, dalam aplikasi obat pengawet kayu. Hanya, prosesnya harus dilakukan ekstra hati-hati.

Sebab, bahan pengawet kayu pada dasarnya adalah bahan insektisida atau fungisida. Bahan tersebut diresapkan ke dalam substrat kayu agar tidak dimakan hama.

Untuk bahannya pengawet kayunya, kami merekomendasikan BioCide Wood Fungicide dan juga BioCide Surface Film Preservative.

BioCide Wood Fungicide merupakan antijamur sekaligus antibakteri pembusuk. Kegunaan utamanya adalah untuk mencegah jamur perusak kayu seperti blue stain. Sementara itu, BioCide SurfaceF Film Preservative merupakan antijamur sekaligus anti lumut. Kegunaan utamanya ialah untuk mencegah sekaligus membasmi jamur pembusuk serta lumut.

Metode aplikasi yang kami sarankan adalah dengan pemulasan, perendaman, dan vakum tekan. Namun, pada kondisi ketika ketiga metode di atas tidak bisa dilakukan, metode spray gun bisa jadi alternatif.

Selain sangat efektif, produk Biocide ini juga punya harga yang lebih terjangkau. Penggunaannya pun demikian hemat sebab konsentrasi formulanya yang begitu tinggi.

fungisida biocide wood fungicide

Pertanyaannya adalah, manakah yang seharusnya dibeli untuk kebutuhan penjegahan jamur? BioCide Wood Fungicide atau BioCide Surface Film Preservative? Jawabannya sama seperti penjelasan mengenai rekomendasi jenis alat semprot di atas.

Anda sebaiknya memilih sesuai kebutuhan. Namun, bila Anda adalah seorang profesional baik di bidang konstruksi atau furnitur, sebaiknya kedua BioCide ini Anda beli, karena fungsinya berbeda dan bisa saling melengkapi satu sama lain.

Polusi Plastik dan Pentingnya Pengawetan Kayu

polusi plastik

Istilah pengawetan kayu masih asing di telinga awam. Padahal, bila dilakukan dengan metode yang tepat bisa mengurangi polusi plastik.

polusi plastik

Kayu diawetkan? Mungkin istilah pengawetan kayu masih asing di telinga kita. Tak jarang juga ada beberapa di antara kita yang membatin, “Memangnya kayu itu makanan? Kok diawetkan?”

Eits, jangan salah. Kenyataannya, yang namanya treatment pengawetan untuk kayu itu memang ada. Hampir semua produsen pengolahan kayu melakukan tahapan kegiatan ini. Tujuannya? Jelas agar kayu lebih awet digunakan.

Tapi awet dari apa?

Perlu dipahami, kayu seperti juga bahan-bahan organik lainnya punya sifat mudah busuk. Kayu bukan plastik yang sulit diuraikan bakteri. Bahan ini juga bukan logam yang ketika menua malah berkarat.

Kayu seperti makanan kita sehari-hari terdiri dari zat-zat organik yang pada akhirnya bisa mengalami pelapukan oleh mikroorganisme dan makhuk hidup lainnya.

Lamanya kayu membusuk berbeda-beda. Ada yang sangat lama seperti jati, tapi ada yang sangat mudah busuk seperti kayu pinus. Intiny bahwa kayu pada akhirnya akan tetap membusuk.

Nah, yang disebut treatment pengawetan kayu punya tujuan supaya masa pakai kayu lebih panjang. Jadi, treatment ini sekadar mencegah proses pembusukan kayu saja.

Sebab, pada hakikatnya, semua materi organik pasti akan membusuk. Treatment ini tidak dimaksudkan agar kayu bisa dipakai “selamanya” seperti plastik.

penggunaan polusi plastik
Image source: darrinqualman

Polusi Plastik yang Mengkhawatirkan

Hingga revolusi industri, manusia sebenarnya tidak mengenal bahan plastik sama sekali. Yang seringkali dianggap sebagai plastik pada masa sebelum itu adalah plastik organik. Misalnya berbagai bahan berbasis karet alami hingga material-material polimer organik dari telur.

Plastik ditemukan ketika ilmu kimia berkembang pesat pada abad ke delapan belas. Penemu plastik yang diakui dunia adalah Alexander Parkes. Beliaulah orang pertama yang membuat plastik sintetis.

Sayangnya, penemuan ini berujung pada melonjaknya pemakaian plastik yang berlebihan. Dampak lingkungannya pun tak terkira. Berikut ini beberapa contoh dampak lingkungan yang disebabkan pencemaran sampah plastik.

  1. Lahan yang menjadi kurang ideal untuk ditanami sebab terdapat sampah plastik yang sulit terurai.
  2. Pencemaran di perairan yang bisa menyebabkan banjir dan tertutupnya aliran air. Sebagai akibatnya, beberapa organisme akan mati karena memiliki pola hidup tergantung arus air.
  3. Emisi gas rumah kaca yang meningkat. Menurut laporan terkini, penggunaan plastik merusak lapisan ozon setara dengan emisi 850 juta ton karbon dioksida.
  4. Genangan air yang bisa menyebabkan penyakit endemik.
  5. Gangguan pencermaan hewan seperti yang dialami mahluk hidup air yang kadang tak sengaja memakan plastik.

Berbagai dampak akibat polusi plastik ini jelas sangat mengkhawatirkan. Oleh sebab itulah, diperlukan kesadaran dari segenap pihak untuk mengurangi pemakaian bahan plastik. Apalagi bahan plastik baru dan bukan hasil daur ulang.

Dalam bidang furnitur dan konstruksi bangunan, hal ini bisa diatasi dengan dilakukannya treatment pengawetan untuk material kayu untuk  memperpanjang usia penggunaan kayu. Tentu dengan harapan besar bahwa segala macam dampak lingkungan yang disebutkan atau tidak disebutkan di atas berkurang atau malah tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Nah, treatment khusus terhadap kayu akan berdampak pada:

  1. Orang-orang tetap setia pada kayu atau bahan organik lainnya dan mulai mengurangi penggunaan plastik. Sebab produk kayu pun sangat awet, malah keunggulaannya adalah bisa didaur ulang secara alami.
  2. Pengrajin mebel bisa menggunakan kayu non premium dan mengubahnya menjadi kayu yang awet dengan treatment khusus untuk pengawetan. Penggunaan kayu seperti ini biasanya lebih hemat sehingga konsumen pun menyukainya.

Metode Pengawetan Kayu, Alternatif Cegah Polusi Plastik

Bila kita bicara proses pengawetan kayu, sebenarnya alur treatment preservasi kayu cukup rumit. Tapi prinsipnya sebetulnya sederhana saja. Cara-cara mengawetkan kayu dilakukan dengan memanfaatkan “obat-obatan” khusus.

Obat-obat ini harus membuat kayu tidak disukai hama seperti bakteri, jamur, hingga kumbang totor. Karena itu, obat-obatan ini biasanya diambil dari golongan insektisida, fungisida, dan bakterisida khusus kayu.

Obat-obat tersebut kemudian diresapkan ke dalam substrat kayu. Nah, ada beberapa contoh obat yang bagus berikut ini bisa jadi referensi untuk pengawetan kayu Anda.

  1. BioCide Wood Fungicide sebagai antijamur khusus noda pada kayu dan bakteri
  2. BioCide Surface Film Preservative sebagai antijamur permukaan.

Metode aplikasi kedua obat tersebut bisa dibedakan menjadi beberapa cara. Tiga di antaranya, adalah:

Metode Oles

Metode oles dilakukan dengan mengoleskan cairan pengawet pada permukaan kayu. Metode oles sangat mudah dilakukan namun paling tidak efektif.

Metode Rendam

Metode rendam dilakukan dengan merendamkan kayu dalam larutan cairan pengawet. Agar cairan bisa meresap dengan baik, kayu harus dalam kondisi kering.

Dibanding metode oles, cara pengawetan kayu dengan metode rendam lebih efektif. Namun langkah-langkahnya cukup menguras biaya, waktu, dan energi. Meskipun begitu, dari aspek lingkungan, treatment ini tetap “worth it” dilakukan sebagai upaya mencegah polusi plastik.

Metode Vakum Tekan

Metode ini dilakukan dengan sebuah alat woodworking canggih, yakni mesin vakum tekan. Mesin memiliki sebuah tabung yang bisa diisi dengan potongan kayu dan cairan pengawet.

Kondisi tabung kemudian diatur tekanan dan suhunya. Tujuannya tentu agar cairan pengawet lebih meresap.

Dibanding 2 metode sebelumnya, metode inil yang paling efektif dan sangat disarankan. Akan tetapi, Anda harus membeli mesin vakum tekan yang harganya tidak murah. Di pasaran, mesin seperti ini (sewage treatment plant) dihargai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

No Metode Pengawetan Kayu Kelebihan Kekurangan
1. Oles Praktis dan murah Kurang efektif
2. Rendam Efektif dan tak begitu malah Kurang praktis
3. Vakum Tekan Sangat efektif Mahal (biaya pembelian mesin puluhan hingga ratusan juta

5 Poin Penting tentang Pengawetan Kayu dan Polusi Plastik

  1. Pengawetan kayu merupakan treatment yang bertujuan untuk memperpanjang usia kayu. Treatment ini tidak didesain untuk membuat kayu jadi non degradable seperti plastik. Hal itu dikarenakan sifat plastik yang justru destruktif dengan karakter non degradable-nya.
  2. Beberapa contoh dampak buruk pencemaran sampah plastik antara lain adalah tanah yang tidak sehat hingga kerusakan lapisan ozon.
  3. Pengawetan kayu bisa mengurangi pemakaian plastik dalam industri mebel dan konstruksi. Sebab, pengawetan kayu bisa membuat kayu lebih awet sekaligus menurunkan harga kayu premium.
  4. Agar pengawetan yang dilakukan efektif, jangan lupa gunakan pengawet BioCide, ya.

Mengenal 3 Jenis Pohon Bakau dan Cara Mudah untuk Membedakannya

Terdapat berbagai jenis pohon bakau apabila kita lihat menurut spesiesnya. Sedangkan bila dilihat dari tipenya saja, setidaknya ada 3 tipe mangrove yang paling banyak ditemukan.

Ketiganya adalah Red Mangrove, Black Mangrove, dan juga White Mangrove. Seperti apa karakteristik ketiganya dan bagaimana cara membedakannya satu sama lain? Mari, simak penjelasan di bawah ini.

Jenis Pohon Bakau #1 Bakau Merah

Nama spesies: Rhizophora mangle

Deskripsi: Genus Rhizophora terkenal dengan spesiesnya, yakni R. mangle yang umum disebut sebagai bakau merah. Tipe ini memiliki perakaran yang terlihat paling “rumit” karena akarnya seolah tumbuh seperti tali yang bertumpukan.

jenis bakau

Akar R. mangle pada dasarnya tumbuh ke sisi-sisi sekitarnya secara terus-menerus dengan cabang-cabang yang tak sedikit. Sistem perakaran yang kompleks tersebut membantu jenis pohon bakau ini mendapatkan oksigen lebih banyak, sekaligus memperkokoh batang tanaman di area perairan yang kurang stabil.

R. mangle memiliki daun dengan ujung meruncing dan berwarna hijau di kedua sisinya. Bunganya berukuran kecil dan akan menghasilkan propagula (benih yang tumbuh sebelum terlepas dari induknya) berbentuk lonjong memanjang dan berwarna gelap.

Di antara macam-macam tanaman mangrove yang ada, R. mangle ditemukan di area tropis dan sub tropis. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 24 meter dengan batang berwarna coklat keabu-abuan.

Jenis Pohon Bakau #2 Black Mangrove

Genus: Avicennia

Tipe mangrove selanjutnya adalah black mangrove atau bakau hitam. Ciri utama yang paling membedakan tipe ini dengan macam-macam mangrove yang lain terletak pada sistem perakarannya. Apabila Anda sedang berjalan-jalan ke pantai dan menemukan bakau yang akarnya tumbuh ke atas dari permukaan tanah, maka itu adalah black mangrove.

jenis bakau

Sistem perakatannya yang sangat unik tersebut berguna untuk mendapatkan lebih banyak oksigen. Sebab, tipe ini sering ditemukan tumbuh di tanah yang sangat lembab dan memiliki kadar oksigen rendah. Ciri lain yang tak kalah menarik adalah adanya Kristal garam di daunnya. Bilapun tak ada Kristal garam, Anda akan merasakan rasa asin kala mencicipi bagian belakangdaunnya.

Secara sekilas, daun Avicennia mirip dengan red mangrove, hanya saja, bagian belakang daun ini memiliki warna abu-abu. Propagula juga ditemukan pada tipe ini dengan bentuk bulat dan ujung meruncing.

Jenis Pohon Bakau #3 Putih (White Mangrove)

Genus: Laguncularia racemosa

Selain red dan black mangrove, jenis-jenis mangrove yang paling banyak ditemukan juga mencakup spesies L. racemosa. Bila Anda melihat bakau tanpa sistem perakaran yang unik dan malah terlihat seperti pohon kebanyakan, maka dia adalah L. racemosa.

Tipe ini memiliki daun yang bentuknya membulat dan berukuran paling kecil. Warna daun sama di kedua sisi. Propagulanya juga paling kecil di antara tipe yang lainnya.

Cara Identifikasi Jenis Pohon Bakau

Dari penjelasan di atas, kita bisa membedakan ketiga tipe pohon mangrove menurut propagula, daun, dan akarnya.

Daun

Identifikasi jenis-jenis mangrove paling mudah dilakukan menurut daunnya. Berdasarkan penjelasan di atas, kita tahu bahwa:

  1. Tipe mangrove putih memiliki ukuran daun paling kecil. Warna daun hijau di kedua sisinya, dan ujung daun membulat. Terdapat semacam nodul kecil untuk menyekresikan garam di sisi belakang daun.
  2. Tipe merah memiliki ukuran daun sedang dan seukuran dengan tipe hitam. Warna daun hijau di kedua sisinya, dan ujung daun meruncing.
  3. Tipe hitam memiliki ukuran daun sedang. Warna daun hijau di sisi atas dan abu-abu di sisi bawah. Ujung daun meruncing. Bila kita mencicipinya, akan terasa asin di bagian belakang daun jenis pohon bakau hitam ini.

Bila dilihat menurut perakarannya:

  1. Tipe putih memiliki akar yang “sangat biasa”. Akarnya tampak seperti akar pada pohon kebanyakan.
  2. Tipe merah memiliki akar yang tumbuh ke dalam air. Akar bercabang dan terkesan sangat berantakan.
  3. Tipe hitam memiliki akar yang tumbuh mencuat dari dalam tanah ke atas.

Propagula

Adapun, bila dilihat menurut propagulanya, kita bisa membedakan jenis-jenis tanaman bakau sebagai berikut:

  1. Tipe putih memiliki propagula yang paling kecil dengan warna kehijauan
  2. Tipe merah memiliki propagula yang memanjang dengan warna yang gelap
  3. Tipe hitam memiliki propagula berukuran sedang dengan bentuk membulat sedikit runcing di ujung-ujungnya.
3 jenis bakau
Dari kiri ke kanan: mangrove merah, hitam, putih.

Kayu Bakau Punya Banyak Manfaat, Tapi Jangan Lupa Mengawetkannya

Indonesia merupakan salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Sangat normal karenanya ketika kita melihat data hutan mangrove yang tidak sedikit di negeri ini. Sayangnya, luasan area tersebut terus berkurang seiring berjalannya waktu.

Salah satu penyebabnya adalah karena penebangan pada area mangrove untuk kebutuhan lain. Misalnya untuk dibangun tempat wisata, toko, pertambakan, dan lain sejenisnya. Pepohonan bakau juga seringkali diambil kayunya sekadar untuk dijadikan kayu bakar.

Fenomena ini disebabkan lantaran kesadaran mengenai pentingnya keberadaan hutan mangrove yang rendah. Selain itu, masyarakat juga tidak melihat potensi budidaya aneka jenis pohon bakau secara ekonomis.

Padahal, meski tidak memproduksi kayu unggulan, bakau bisa dijadikan berbagai produk woodworking seperti kerajinan dan suvenir. Dengan branding sebagai kayu mangrove, masyarakat lokal juga bisa menarik perhatian pembeli. Toh, bakau dikenal sebagai kayu yang tahan air dan juga kondisi keras.

Baca juga: Apa Perlu Kayu Bakau Diawetkan?

Namun tentu saja pemanfaatan itu harus didukung dengan budidaya yang sifatnya sustainable. Hutan tak boleh sembarangan ditebang, dan bibit-bibit baru harus siap menggantikan pohon yang diambil. Dengan cara ini, maka masyarakat akan mendapatkan manfaat terbaik dari keberadaan mangrove di sekitar mereka.

Kami Mendukung Budidaya Mangrove!

Kami di antijamur.net selalu mendukung budidaya tanaman terutama dalam kategori pohon yang sustainable. Kami menyadari pentingnya kelestarian alam bagi seluruh makhluk di bumi ini.
Dan karena itulah, kami di Bio Industries selalu hadir dengan produk woodworking eco friendly. Salah satunya adalah produk pengawetan kayu BioCide.

biocide

BioCide diformulasikan menurut standar keamanan yang berlaku. Penggunaannya pun dengan demikian bukan hanya bisa membuat kayu lebih awet. Namun, dengan pemakaian yang tepat, treatment preservasi akan lebih aman bagi lingkungan.

Jadi, gunakanlah BioCide dan jangan lupa untuk selalu mendukung upaya budidaya aneka jenis pohon bakau! Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Apa sih Mesin Kayu Multifungsi itu? Perlukah Membelinya?

mesin kayu multifungsi

Apa yang dimaksud dengan mesin kayu multifungsi? Apakah alat ini worth it untuk dibeli para woodworker?

Coba bayangkan bila Anda adalah seorang pengrajin kayu yang bekerja di sebuah lokasi sempit. Jika Anda Praktisi NLP Terbaik, Anda akan membayangkan lain waktu. Anda mungkin baru merintis usaha dengan mendirikan tempat produksi sekaligus toko di pinggir jalan.

Seiring berjalannya waktu, Anda ingin meningkatkan kualitas produk dan memperlancar proses pembuatan mebel. Anda pun berencana membeli planer, jointer, dan alat-alat lainnya. Tabungan sudah tersedia, dan produk yang hendak dibeli pun tampak di toko yang pernah Anda kunjungi.

Persoalannya cuma satu, di mana alat-alat itu hendak diletakkan? Bagi mereka yang membuka usaha mebel sendiri dengan lokasi yang terbatas, persoalan seperti ini pasti dirasakan. Hal yang serupa juga sering dialami oleh para penghobi kayu.

Selain masalah ruang, pembelian mesin yang beraneka-ragam juga sering dianggap boros. Bila dananya ada memang tak masalah.

Tapi bagaimana bila dananya terbatas? Dalam situasi seperti itu, daripada membeli mesin jointer, planer, dan lainnya secara terpisah, akan lebih baik bila membeli mesin kombinasi atau multifungsi.

Seperti Apa itu Mesin Kayu Multifungsi?

Mesin kayu kombinasi atau multifungsi pada dasarnya adalah mesin yang didesain untuk lebih dari dua fungsi. Mesin seperti ini marak dijual di Eropa dan jarang dijual di Amerika. Sebab yang terakhir seringkali lebih menyukai mesin-mesin tunggal dengan fungsi sendiri-sendiri.

Mesin tersebut seperti dijelaskan pada kasus di atas menawarkan dua manfaat. Pertama, efisiensi ruang. Kedua, biaya. Selain itu, mesin ini juga dianggap lebih praktis bagi para penggunanya.

Coba bayangkan, bila Anda ingin membuat sebuah produk kayu. Seringkali, Anda harus mempersiapkan lebih dari satu alat. Proses ini kadang memakan waktu yang lama yang bisa diatasi dengan penggunaan mesin kombinasi.

mesin kayu multifungsi
Sumber: damatomachine.com

Varian Kombinasi

Varian alat yang tersedia pada mesin kayu multifungsi sendiri sangat beragam. Biasanya dikenal istilah-istilah seperti 5 in 1, 2 in 1, dan lainnya. Yang umum dijual sendiri antara lain:

  1. 2 in 1: biasanya merupakan kombinasi table saw dengan jointer atau planer
  2. 4 in 1 combo yang merupakan kombinasi table saw, jointer, planer, shaper, dan mortise.
  3. 5 in 1 yang merupakan kombinasi dari kombinasi table saw, jointer, planer, shaper, mortise, dan tambahan satu feature lainnya yang spesifik.

Apakah Alat Susah Disetel? Apa Saja Kekurangan dan Kelebihan Mesin Kayu Multifungsi?

Salah satu salah paham yang dimiliki orang-orang terkait mesin ini adalah masalah pengaturannya yang rumit. Memang, mesin ini harus disetel berkali-kali ketika Anda menggunakannya untuk kebutuhan yang berbeda. Dan barangkali hal itu membuat beberapa orang enggan membelinya.

Namun sebetulnya pengaturan alat ini tak begitu sulit. Banyak pengguna mesin menyatakan bahwa mereka hanya butuh beberapa menit sebagai seorang profesional untuk mengubah settingan fungsi alat tersebut. Yang sebetulnya menjadi salah satu kekurangan utama mesin ini adalah bobotnya yang berat.

Jelas bukan hal yang mudah untuk bekerja dengan alat-alat berat yang kadang mencapai setengah ton!

Untungnya saja banyak mesin kayu multifungsi yang didesain dengan roda. Jadi pemindahanya lebih memudahkan dibanding tanpa roda sama sekali. Selain itu, menurut penjelasan beberapa woodworker profesional, bobot berat mesin justru bisa menyerap getaran atau vibrasi. Sehinga, hasil pengerjaan kayu kadang menjadi lebih bagus.

Salah satu poin menarik lain dari mesin kombinasi adalah keberadaam meja sliding. Sliding table atau meja sliding merupakan komponen yang sangat memudahkan kerja woodworker karena membuat pemotongan lebh rapi.

Singkatnya, berikut ini kelebihan dan kekurangan mesin kayu multifungsi.

Kelebihan:

  1. Hemat ruang
  2. Hemat dana
  3. Ada sliding table
  4. Tak begitu sulit disetel
  5. Kerja jadi lebih praktis

Kekurangan

  1. Fungsi tiap-tiap alat umumnya kurang optimal
  2. Tiap ganti fungsi butuh pengaturan baru
  3. Bobot yang sangat berat

Jadi Apakah Membeli Mesin Kayu Kombinasi Worth It?

Sebenarnya jawabannya tergantung. Bila Anda ingin bekerja secara profesional namun memiliki area produksi terbatas, maka mesin ini sangat bisa diandalkan. Namun, bila Anda memiliki area produksi luas dengan alur yang sudah terspesialisasi, barangkali alat ini justru akan membebani saja.

Sebab, dalam industri besar, tiap pengerjaan dilakukan oleh orang yang berbeda dengan alat yang berbeda-beda pula. Di Indonesia sendiri, saat ini sudah ada lumayan banyak mesin serupa.

Pangsa pasar mesin ini juga cukup luas sebab industri pengolahan kayyu di Indonesia adalah salah satu yang performanya sangat baik di wilayah Asia Tenggara.

Tipe Mesin Kayu Kombinasi Apa yang Mesti Dibeli?

Anda yang tertarik dengan mesin ini mungkin bertanya-tanya mengenai kombinasi fungsi yang sebaiknya dibeli. Secara ringkas, jawabannya tergantung kebutuhan Anda. Apakah Anda perlu jointer atau planer?

Atau, Anda perlu feature lainnya? Tiap manufaktur mesin mendesain produknya dengan fungsi sendiri-sendiri. Oleh sebab itu, cermatlah memilih yang variannya paling cocok dengan Anda, dan budget yang Anda punya.

Jangan Lupa Gunakan BioCide SFP dan Wood Fungicide untuk Mencegah Jamur dan Lumut

Di atas, kami telah menjelaskan mengenai mesin kayu multifungsi. Namun selain mengenal alat-alat pengolahan kayu, seorang woodworker profesional juga mestinya paham mengenai cara meningkatkan keawetan produk.

Dan dalam hal ini, antijamur.net menyediakan produk fungisida yang bisa Anda andalkan lho! Keduanya adalah:

  1. BioCide Wood Fungicide. Produk ini ialah perpaduan antara anti jamur noda dengan anti bakteri pembusuk. BioCide Wood Fungicide cukup diaplikasikan dengan cara dikuaskan saja. Namun akan lebih baik bila ia diaplikasikan dengan cara direndam.
  2. BioCide Surface Film Presevative atau biasa disingkat BioCide SFP. Produk ini adalah perpaduan antara fungisida dengan anti lumut. Cara penggunaannya juga menarik. Anda bisa mengoleskannya di area kayu yang terbuka. Atau, Anda juga bisa menggunakannya dengan mencampurkannya ke bahan cat yang digunakan.

Nah, kiranya itulah informasi yang bisa kami bagikan di kesempatan ini. Pada akhirnya bisa disimpulkan beberapa hal sebagaimana disebut berikut:

  1. Banyak pengrajin kayu yang merasa kesulitan tempat dan dana bila harus membeli satu per satu alat woodworking. Oleh sebab itu, tak sedikit yang menyukai opsi seperti mesin kayu kombinasi.
  2. Mesin kayu multifungsi atau kombinasi sendiri adalah alat yang menawarkan setidaknya lebih dari 2 fungsi pada satu produk.
  3. Contohnya adalah mesin kayu 2 in 1 yang terdiri atas table saw dengan jointer atau planer.
  4. Meski secara umum menguntungkan mesin seperti ini juga memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, bobot alat yang sangat berat.
  5. Untuk memutuskan membeli atau tidak mesin ini sendiri, putuskanlah sesuai kebutuhan Anda. Dan sekiranya Anda bermaksud membeli, pilihlah varian atau tipe yang paling cocok dengan Anda. Sebab tiap mesin menawarkan jenis alatnya sendiri-sendiri.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, dan jangan lupa untuk senantiasa menggunakan BioCide SFP dan BioCide Wood Fungicide untuk mencegah jamur, lumut, dan bakteri pembusuk.  

Indahnya Kayu Warna Merah dari Bubinga, Redwood, sampai Red Alder

Dengan warna yang memiliki kesan berani, daftar kayu warna merah ini selalu dijadikan primadona. Tapi ingat, jangan lupa untuk mengantisipasi keberadaan jamur noda. Gunakan antijamur ini.

Tiap warna bisa memberikan kesan yang berbeda-beda. Warna hijau, misalnya, merupakan warna yang memberikan kesan segar, bersahabat, dan juga alami.

Pada kayu, aspek warna pun akan memengaruhi kesan yang diberikan. Kayu warna hitam akan memberikan kesan misterius. Sedangkan kayu warna kuning keemasan akan memberikan kesan mewah.

Lantas bagaimana dengan merah? Apa kesan yang bisa dimunculkan oleh kayu warna merah?

Secara umum, merah merupakan warna yang melambangkan keberanian, passion, dan tekad. Kayu dengan warna ini pun bila diolah bisa menghadirkan kesan-kesan tersebut.

Contoh Kayu Warna Merah yang Alami

Seringkali, untuk menghadirkan warna merah, para woodworker menerapkan cat dengan red stain. Padahal ada banyak pilihan kayu dengan warna tersebut. Misalnya saja beberapa contoh kayu di bawah ini. Meski mahal, namun bila tertarik, Anda bisa membeli veneernya dulu.

1. Bloodwood

Bloodwood adalah sekelompok tanaman yang sebenarnya terdiri dari jenis yang berbeda-beda. Beberapa contoh tanaman yang kayunya sering disebut bloodwood adalah Casuarina equisetifolia, Baloghia, Cyrilla racemiflora, dan Gordonia haematoxylon. Spesies pohon-pohon tersebut tersebar di berbagai negara dari Amerika, Afrika, hingga Australia.

Kayu-kayu ini, sebagaimana namanya memiliki tampilan yang sangat khas. Warnanya agak bervariasi dari coklat tua kemerahan hingga sangat merah.

kayu warna merah

2. Kayu Sapele

Kayu sapele adalah kayu yang berasal dari tanaman Entandrophragma cylindricum. Secara umum, kayu tersebut memang memiliki warna kemerahan di bagian terasnya. Namun, pengolahan kayu ini lumayan menantang sebab ada pola serat interlocked yang bisa membuat mesin tak bisa bekerja dengan baik.

Namun karena warnanya yang unik, sapele tetap banyak digunakan. Biasanya kayu ini dipakai untuk membuat veneer, mebel, hingga beberapa jenis kerajinan.

3. Kayu Warna Merah Bubinga

Bubinga adalah kayu yang hadir dengan warna yang sangat menarik. Kayu ini memiliki warna pink kemerahan hingga merah kecoklatan, dengan tambahan sedikit warna ungu dan hitam.

Kayu yang berasal dari Afrika ini secara umum mudah digunakan. Penggunaannya beragam dari digunakan untuk membuat furniture hingga kerajinan.

kayu warna merah

4. African Padauk

African padauk adalah nama pohon dengan nama ilmiah Pterocarpus soyauxii. Kayu ini memiliki tampilan merah yang unik. Sebab warna merahnya memiliki aksen jingga yang cantik.

Penggunaan kayu ini pun secara umum sangat bergaam. Apalagi kayu ini juga termasuk kayu yang tahan lama atau rot resistance. Dengan demikian kayu dari Afrika tengah dan barat ini bisa digunakan untuk membuat mebel taman.

african padauk

5. Kayu Warna Merah Redwood

Redwood adalah tanaman dari genus Sequoioideae. Tanaman ini memiliki warna merah muda yang cantik hingga coklat kemerahan yang berkelas.

Redwood bisa tumbuh sangat tinggi. Dan saat ini, pada umumnya kayu tersebut digunakan untuk membuat mebel, veneer, kabinet, hingga beberapa elemen bangunan.

kayu warna merah

6. Red oak wood

Jenis kayu warna merah selanjutnya adalah red oak wood. Red oak memiliki warna coklat medium hingga coklat kemerahan.

Kayu ini berasal dari tanaman Quercus rubra yang banyak terdapat di Amerika bagian utara. Red oak wood, sebagaimana oak putih juga memiliki peran ekologis sangat penting. Sebab pohon ini menghasilkan biji dan buah yang berguna bagi banyak hewan seperti tupai.

Red oak memang memiliki warna dominan coklat. Namun aksen merahnya tak bisa diabaikan.

7. Red alder wood

Kayu dari pohon bernama ilmiah Alnus rubra ini juga hadir dengan warna merah lho. Red alder memiliki tampilan reddish brown yang memesona. Kayu ini pun banyak digunakan untuk membuat furniture hingga veneer.

Namun demikian, red alder bukanlah kayu yang awet. Sehingga, penggunaannya perlu didukung dengan aplikasi treatment pengawetan yang berkualitas.

Lindungi Kayu Warna Merah dengan BioCide Wood Fungicide!

Warna merah pada kayu yang disebut di atas memanglah sangat menarik. Namun, ingat, warna-warna tersebut rentan mengalami kerusakan oleh jamur noda.

Sebagaimana yang kita tahu, jamur noda adalah jamur berukuran mikroskopis yang bisa menyebabkan perubahan warna pada kayu. Apabila kayu Anda terkena hama ini, jangan kaget bila mendapati adanya noda biru atau kehitaman yang sangat sulit untuk dihilangkan.

Pencegahan jelas harus diupayakan. Caranya dengan menerapkan treatment antijamur stain dengan BioCide Wood Fungicide. Ya, seri ketiga BioCide kami memang merupakan produk yang sangat disarankan untuk Anda gunakan.

Cara Pakai

  1. Diencerkan lalu dioleskan ke permukaan kayu merah
  2. Dijadikan larutan perendaman untuk sistem vakum tekan ataupun perendaman

Keunggulan BioCide Wood Fungicide

Berikut ini beberapa kelebihan kayu warna merah yang membuat kami senantiasa merekomendasikan produk ini.

  1. Produk ini bisa bekerja dengan sangat efektif dan efisien dalam mengatasi hama yang berada di kayu merah pilihan Anda.
  2. Produk ini bekerja dengan lebih efisien.
  3. Produk ini sangat hemat digunakan karena formulasi dengan konsentrasinya yang tinggi
  4. Harga produk yang terjangkau dibandingkan dengan kualitas yang ditawarkannya.
  5. Dibuat dengan memerhatikan rambu-rambu eco friendly
  6. Tidak menyebabkan karat dan berbagai efek samping yang lainnya
  7. Bisa memberikan perlindungan dalam jangka waktu yang panjang, namun juga sangat efektif dan stabil

Cara Order BioCide Wood Fungicide

fungisida biocide wood fungicide

Sangat menarik bukan membeli BioCide Wood Fungicide? Karena itu gunakan dan pesan segera produk ini.

Pembelian produk BioCide Insecticide bisa dilakukan sangat mudah. Anda tinggal memilih salah satu dari beberapa opsi untuk pembelian. Tiga di antaranya adalah:

  1. Pembelian secara langsung. Kami selalu menantikan kedatangan Anda di Bio Service Point atau via agen-agen kami.
  2. Pembelian secara daring. Anda bisa membeli secara daring dengan menghubungi CS kami. Nanti, pesan Anda akan segera diproses oleh CS kami.
  3. Pembelian di online shop. Anda bisa

Simpulan tentang Kayu Warna Merah

Beberapa hal bisa disimpulkan berdasarkan penjelasan di atas. Lima poin di antaranya adalah:

  1. Tiap warna memberikan kesan yang berbeda-beda. Warna hijau memberikan kesan segar dan natural, sedangkan kesan yang lain pun memiliki nuansa sendiri-sendiri.
  2. Selain coklat dan hitam, kadang kayu hadir dengan warna merah atau coklat kemerahan. Warna merah sendiri adalah warna yang melambangkan keberanian, tekad, dan rasa bersemangat.
  3. Beberapa contoh kayu dengan warna tersebut yang sifatnya alami antara lain African padauk, red oak, red wood, hingga bubinga.
  4. Meski memiliki tampilan yang sangat indah, tetap saja kayu bisa dimakan oleh serangan hama, khususnya jamur stain.
  5. Dan khusus untuk kebutuhan tersebut, kami memiliki antijamur yang kualitasnya sangat bagus, yakni BioCide Wood Fungicide.

Semoga irnformasi ini memberikan manfaat untuk Anda ya.